<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=103.134.184.142</id>
	<title>OnnoCenterWiki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=103.134.184.142"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Special:Contributions/103.134.184.142"/>
	<updated>2026-04-25T12:11:52Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.45.1</generator>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64037</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI: Jaringan Akses</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64037"/>
		<updated>2021-11-22T06:27:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan belajar mengkonfigurasi jaringan akses untuk sistem Internet OFFLINE. Secara sederhana kita akan melihat beberapa contoh konfigurasi access point peralatan wireless / WiFi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, konfigurasi access point biasanya dilakukan melalui Web. Kita perlu mencari alamat IP address access point tersebut, username dan password - biasanya informasi ini ada di manual. Secara umum tidak banyak sebetulnya yang harus di konfigurasi, minimal kita hanya perlu mengkonfigurasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SSID - nama WiFi hotspot.&lt;br /&gt;
Channel - biasanya di set automatik. Jika ingin menset secara manual, sebaiknya menggunakan pilihan channel 1 atau 6 atau 11, jangan menggunakan channel lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ingin lebih kompleks, kita dapat menset&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DHCP Server - tidak semua Access Point mempunyai kemampuan DHCP dan bisa alokasi IP address untuk client. Alokasi IP address sebaiknya 192.168.x.x atau 172.16.x.x atau 10.x.x.x, tapi jangan menggunakan 192.168.88.x karena digunakan oleh server Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Security WPA2 - hanya diaktifkan jika sistem Internet OFFLINE tersambung ke Internet. Jika Internet OFFLINE benar-benar OFFLINE, maka sebaiknya security tidak diaktifkan agar membuka semua orang untuk akses ke server Internet OFFLINE dan ikut belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Mikrotik]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Linksys WRT610N]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Ubiquiti NanoStation2]]&lt;br /&gt;
* [[Penampakan Fisik Ubiquiti NanoStation2]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Web NanoStation2]]&lt;br /&gt;
* [[Reset Konfigurasi Access Point]]&lt;br /&gt;
* [[Wajanbolic untuk Pelanggan/User]]&lt;br /&gt;
* [[Desain &amp;amp; Ukuran Antena Wajanbolic e-goen]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Penampakan_Fisik_Ubiquiti_NanoStation2&amp;diff=64030</id>
		<title>Penampakan Fisik Ubiquiti NanoStation2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Penampakan_Fisik_Ubiquiti_NanoStation2&amp;diff=64030"/>
		<updated>2021-11-22T06:25:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;   Gambar: Tampilan fisik Ubiquiti NanoStation2.  Tampilan fisik Ubiquiti NanoStation2 sangat sederhana sekali, terdiri dari Access Point yang berwarna putih dimana radio dan...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Tampilan fisik Ubiquiti NanoStation2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampilan fisik Ubiquiti NanoStation2 sangat sederhana sekali, terdiri dari Access Point yang berwarna putih dimana radio dan antena menjadi satu kesatuan. Antena berbentuk kotak merupakan antena sectoral dengan coverage sekitar 120 derajat. Seluruh peralatan dapat diletakan di atau tower diluar ruangan dan dirancang untuk tahan cuaca hujan dan angin, walaupun jika terkena petir akan tetap terbakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Listrik untuk peralatan Ubiquiti di supply dari Power Over Ethernet (PoE) yang sebetulnya charger khusus dengan dua (2) sambungan LAN, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LAN - yang bisa dihubungkan ke peralatan lain di jaringan, misalnya ke router, ke switch atau ke modem.&lt;br /&gt;
PoE - yang harus dihubungkan ke Ubiquiti NanoStation2, tidak bisa di sambungkan ke peralatan lainnya. Biasanya kabel LAN dengan PoE tidak terlalu jauh, mungkin bisa sekitar 10-20 meter saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hati-hati dalam memilih PoE ini, tidak bisa sembarangan dipertukarkan antar merek atau tipe alat. Beberapa PoE akan menggunakan tegangan 19V, beberapa 24V bahkan ada yang lebih tinggi. Kesalahan dalam memilih PoE akan menyebabkan peralatan radio terbakar. Saran-nya gunakan PoE bawaan dari pabrik dari alat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Sambungan PoE ke Ubiquiti NanoStation2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada gambar diatas di perlihatkan PoE dari charger di sambungkan menggunakan kabel LAN straight ke sambungan LAN yang ada di access point Ubiquiti NanoStation2. Kabel LAN adalah straight, bukan cross. Kabel LAN yang digunakan dapat cukup panjang sampai 10-20 meter sehingga access point dapat diletakan di atas tower.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64029</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI: Jaringan Akses</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64029"/>
		<updated>2021-11-22T06:24:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan belajar mengkonfigurasi jaringan akses untuk sistem Internet OFFLINE. Secara sederhana kita akan melihat beberapa contoh konfigurasi access point peralatan wireless / WiFi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, konfigurasi access point biasanya dilakukan melalui Web. Kita perlu mencari alamat IP address access point tersebut, username dan password - biasanya informasi ini ada di manual. Secara umum tidak banyak sebetulnya yang harus di konfigurasi, minimal kita hanya perlu mengkonfigurasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SSID - nama WiFi hotspot.&lt;br /&gt;
Channel - biasanya di set automatik. Jika ingin menset secara manual, sebaiknya menggunakan pilihan channel 1 atau 6 atau 11, jangan menggunakan channel lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ingin lebih kompleks, kita dapat menset&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DHCP Server - tidak semua Access Point mempunyai kemampuan DHCP dan bisa alokasi IP address untuk client. Alokasi IP address sebaiknya 192.168.x.x atau 172.16.x.x atau 10.x.x.x, tapi jangan menggunakan 192.168.88.x karena digunakan oleh server Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Security WPA2 - hanya diaktifkan jika sistem Internet OFFLINE tersambung ke Internet. Jika Internet OFFLINE benar-benar OFFLINE, maka sebaiknya security tidak diaktifkan agar membuka semua orang untuk akses ke server Internet OFFLINE dan ikut belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Mikrotik]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Linksys WRT610N]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Ubiquiti NanoStation2]]&lt;br /&gt;
* [[Penampakan Fisik Ubiquiti NanoStation2]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Konfigurasi_Access_Point_Ubiquiti_NanoStation2&amp;diff=64028</id>
		<title>Konfigurasi Access Point Ubiquiti NanoStation2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Konfigurasi_Access_Point_Ubiquiti_NanoStation2&amp;diff=64028"/>
		<updated>2021-11-22T06:24:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Salah satu peralatan WiFi yang sangat baik di dunia untuk jaringan WiFi jarak jauh adalah Ubiquiti. Pada kesempatan ini akan di perlihatkan beberapa cuplikan dari proses konfi...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Salah satu peralatan WiFi yang sangat baik di dunia untuk jaringan WiFi jarak jauh adalah Ubiquiti. Pada kesempatan ini akan di perlihatkan beberapa cuplikan dari proses konfigurasi Ubiquiti NanoStation2. Saat ini sudah ada beberapa peralatan Ubiquiti yang lebih baik dan lebih baru, seperti,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga AirMax - kecepatan sekitar 300+ MBps.&lt;br /&gt;
Keluarga AirFiber - kecepatan sekitar 1.2Gbps untuk jarak 10-20 km.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64027</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI: Jaringan Akses</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64027"/>
		<updated>2021-11-22T06:24:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan belajar mengkonfigurasi jaringan akses untuk sistem Internet OFFLINE. Secara sederhana kita akan melihat beberapa contoh konfigurasi access point peralatan wireless / WiFi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, konfigurasi access point biasanya dilakukan melalui Web. Kita perlu mencari alamat IP address access point tersebut, username dan password - biasanya informasi ini ada di manual. Secara umum tidak banyak sebetulnya yang harus di konfigurasi, minimal kita hanya perlu mengkonfigurasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SSID - nama WiFi hotspot.&lt;br /&gt;
Channel - biasanya di set automatik. Jika ingin menset secara manual, sebaiknya menggunakan pilihan channel 1 atau 6 atau 11, jangan menggunakan channel lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ingin lebih kompleks, kita dapat menset&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DHCP Server - tidak semua Access Point mempunyai kemampuan DHCP dan bisa alokasi IP address untuk client. Alokasi IP address sebaiknya 192.168.x.x atau 172.16.x.x atau 10.x.x.x, tapi jangan menggunakan 192.168.88.x karena digunakan oleh server Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Security WPA2 - hanya diaktifkan jika sistem Internet OFFLINE tersambung ke Internet. Jika Internet OFFLINE benar-benar OFFLINE, maka sebaiknya security tidak diaktifkan agar membuka semua orang untuk akses ke server Internet OFFLINE dan ikut belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Mikrotik]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Linksys WRT610N]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Ubiquiti NanoStation2]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64023</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI: Jaringan Akses</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64023"/>
		<updated>2021-11-22T06:22:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan belajar mengkonfigurasi jaringan akses untuk sistem Internet OFFLINE. Secara sederhana kita akan melihat beberapa contoh konfigurasi access point peralatan wireless / WiFi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, konfigurasi access point biasanya dilakukan melalui Web. Kita perlu mencari alamat IP address access point tersebut, username dan password - biasanya informasi ini ada di manual. Secara umum tidak banyak sebetulnya yang harus di konfigurasi, minimal kita hanya perlu mengkonfigurasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SSID - nama WiFi hotspot.&lt;br /&gt;
Channel - biasanya di set automatik. Jika ingin menset secara manual, sebaiknya menggunakan pilihan channel 1 atau 6 atau 11, jangan menggunakan channel lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ingin lebih kompleks, kita dapat menset&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DHCP Server - tidak semua Access Point mempunyai kemampuan DHCP dan bisa alokasi IP address untuk client. Alokasi IP address sebaiknya 192.168.x.x atau 172.16.x.x atau 10.x.x.x, tapi jangan menggunakan 192.168.88.x karena digunakan oleh server Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Security WPA2 - hanya diaktifkan jika sistem Internet OFFLINE tersambung ke Internet. Jika Internet OFFLINE benar-benar OFFLINE, maka sebaiknya security tidak diaktifkan agar membuka semua orang untuk akses ke server Internet OFFLINE dan ikut belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Mikrotik]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Menyelenggarakan_Ujian_Online&amp;diff=64017</id>
		<title>Menyelenggarakan Ujian Online</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Menyelenggarakan_Ujian_Online&amp;diff=64017"/>
		<updated>2021-11-22T06:18:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Menyelenggarakan ujian online menjadi seni tersendiri, berbeda dengan ujian konvensional secara fisik yang lebih mudah diawasi. Pada ujian online kondisinya lebih bebas, pada...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Menyelenggarakan ujian online menjadi seni tersendiri, berbeda dengan ujian konvensional secara fisik yang lebih mudah diawasi. Pada ujian online kondisinya lebih bebas, pada sisi ekstrim, peserta bisa melihat buku, tanya ke teman sebelah, bahkan akses ke Internet dan mencari informasi di Google pada saat ujian. Konsekuensinya, penyelenggara ujian online harus memikirkan agar ujian online dapat dilakukan dengan sedemikian banyak kebebasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tips yang mungkin akan membantu penyelenggaraan ujian online dengan kondisi peserta bebas, tanpa pengawasan sama sekali,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujian dapat dilakukan berkali-kali tanpa batas jumlah ujian. Ternyata tidak banyak kaum “jockey” yang bersedia melakukan ujian yang berkali-kali tersebut.&lt;br /&gt;
Sebaiknya ujian berkali-kali, dan diambil nilai tertinggi. Nilai tertinggi akan menambah semangat peserta untuk ujian berkali-kali. Pengalaman selama ini, jika diambil nilai rata-rata, nilai ujian pertama kali, atau nilai ujian terakhir akan menyebabkan peserta mengerjakan ujian hanya satu kali saja.&lt;br /&gt;
Sebaiknya dibuat bank soal yang banyak sekali agar ujian bisa dilakukan berkali-kali dengan soal random, berbeda setiap kali ujian, bahkan seluruh soal berbeda untuk setiap peserta ujian setiap kali ujian. Sehingga percuma bertanya ke teman yang duduk sebelahan.&lt;br /&gt;
Pastikan bank soal minimal 10-20 kali dari jumlah soal yang diujikan agar jika peserta mencoba 10-20 kali ujian, maka seminimal mungkin soal yang sama akan keluar. Hal ini untuk menjaga agar peserta yang mencatat soal akan percuma. Sebaiknya, soal di update setiap semester agar semakin banyak lagi bank soal.&lt;br /&gt;
Sebaiknya waktu sangat dibatasi, misalnya satu (1) atau dua (2) jam untuk 100 soal dan moodle akan men-submit ujian secara otomatis jika waktu habis.&lt;br /&gt;
Pastikan tidak ada soal essay, supaya semua proses pemeriksaan dilakukan secara automatis oleh server moodle, sehingga tidak perlu menunggu guru/dosen menilai.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64014</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64014"/>
		<updated>2021-11-22T06:17:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi guru/dosen]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi admin sekolah/kampus]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi pembuat sistem]]&lt;br /&gt;
* [[Mengupload ebook2 dan video2 referensi ke Perpustakaan Digital]]&lt;br /&gt;
* [[Evaluasi Penilaian Peserta Didik]]&lt;br /&gt;
* [[Menyiapkan Bank Soal untuk Ujian]]&lt;br /&gt;
* [[Beberapa Tip membuat soal]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Menyiapkan_Bank_Soal_untuk_Ujian&amp;diff=64013</id>
		<title>Menyiapkan Bank Soal untuk Ujian</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Menyiapkan_Bank_Soal_untuk_Ujian&amp;diff=64013"/>
		<updated>2021-11-22T06:17:40Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bank soal sebaiknya dibuat dalam jumlah banyak sekali, dan di kelompokan dalam beberapa kategori untuk memudahkan ujian berkali-kali dengan soal random.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhitungan jumlah soal yang dibutuhkan dengan asumsi seorang siswa/mahasiswa untuk mencapai nilai baik di sebuah kuis dari sebuah modul harus 15x ujian maka jumlah soal untuk modul tersebut. Misalnya, kuis per modul akan keluar 15 soal per kuis, maka  jumlah soal untuk kategori modul yang harus dibuat adalah 15 x 15 soal = 200-300 soal / kategori modul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk UTS dan UAS, biasanya merupakan gabungan soal2 dari berbagai modul yang ada di bawahnya. Jika ada 14 kali pertemuan maka kemungkinan UTS ada 7 modul (sekitar 1400-2100 soal), sedang untuk UAS akan ada 14 modul (sekitar 3000-4000 soal). Sehingga kita dapat dengan mudah menyelenggarakan UTS dan UAS dengan 100 soal random.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memudahkan ujian dengan soal random, sebaiknya soal dikelompokkan dalam kategori-kategori, misalnya, kategori modul 1, modul 2, UTS, UAS dll. Proses pembuatan kategori sangat mudah dari masing-masing kuliah&amp;gt; Settings &amp;gt; More &amp;gt; Course administration &amp;gt; Question bank &amp;gt; Categories &amp;gt; Add category &amp;gt; Parent Category (perlu dipilih) &amp;gt; name (di isi) &amp;gt; ADD CATEGORY. Hasilnya kita akan melihat category pada bank soal seperti contoh di gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Contoh Struktur Kategori pada Bank Soal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat pada gambar di atas adalah struktur kategori pada kursus/kuliah cyber security. Pada masing-masing kategori terlihat angka yang menunjukan jumlah soal yang ada di kategori tersebut. Sebaiknya jumlah soal di bank soal sekitar 10 x jumlah soal di ujian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilihan jenis soal banyak sekali variasinya di moodle, ada multiple choice, benar salah, mencocokan dll. yang sebagian besar dapat dinilai secara otomatis oleh server moodle. Sebaiknya tidak menggunakan soal essay, karena essay harus dinilai langsung oleh dosen karena komputer/moodle tidak bisa menilai essay. Pada saat membuat soal, kita perlu memastikan bahwa soal tersebut masuk ke salah satu kategori yang sudah kita buat sebelumnya. Langkah membuat soal dengan kategori dapat dilakukan sangat mudah dari masing-masing kuliah&amp;gt; Settings &amp;gt; More &amp;gt; Course administration &amp;gt; Question bank &amp;gt; Questions &amp;gt; Select a category (pilih salah satu kategori) &amp;gt; CREATE NEW QUESTION.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Pemilihan Tipe Soal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah CREATE NEW QUESTION dipilih, kita dihadapkan banyak pilihan jenis soal yang semua bisa diperiksa secara otomatis oleh komputer/server moodle KECUALI soal essay. Memasukan soal secara online melalui interface web moodle, cukup intuitif dan relatif mudah. Inti dari sebuah soal, kita perlu membuat,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kategori soal.&lt;br /&gt;
Kalimat soal, termasuk semua gambar dan persamaan matematika jika ada, yang akan di tampilkan ke siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Menset jawaban yang benar yang harus dimasukan, supaya server/moodle dapat melakukan penilaian secara otomatis&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Menyiapkan_Bank_Soal_untuk_Ujian&amp;diff=64012</id>
		<title>Menyiapkan Bank Soal untuk Ujian</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Menyiapkan_Bank_Soal_untuk_Ujian&amp;diff=64012"/>
		<updated>2021-11-22T06:17:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Bank soal sebaiknya dibuat dalam jumlah banyak sekali, dan di kelompokan dalam beberapa kategori untuk memudahkan ujian berkali-kali dengan soal random.  Perhitungan jumlah so...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bank soal sebaiknya dibuat dalam jumlah banyak sekali, dan di kelompokan dalam beberapa kategori untuk memudahkan ujian berkali-kali dengan soal random.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhitungan jumlah soal yang dibutuhkan dengan asumsi seorang siswa/mahasiswa untuk mencapai nilai baik di sebuah kuis dari sebuah modul harus 15x ujian maka jumlah soal untuk modul tersebut. Misalnya, kuis per modul akan keluar 15 soal per kuis, maka  jumlah soal untuk kategori modul yang harus dibuat adalah 15 x 15 soal = 200-300 soal / kategori modul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk UTS dan UAS, biasanya merupakan gabungan soal2 dari berbagai modul yang ada di bawahnya. Jika ada 14 kali pertemuan maka kemungkinan UTS ada 7 modul (sekitar 1400-2100 soal), sedang untuk UAS akan ada 14 modul (sekitar 3000-4000 soal). Sehingga kita dapat dengan mudah menyelenggarakan UTS dan UAS dengan 100 soal random.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memudahkan ujian dengan soal random, sebaiknya soal dikelompokkan dalam kategori-kategori, misalnya, kategori modul 1, modul 2, UTS, UAS dll. Proses pembuatan kategori sangat mudah dari masing-masing kuliah&amp;gt; Settings &amp;gt; More &amp;gt; Course administration &amp;gt; Question bank &amp;gt; Categories &amp;gt; Add category &amp;gt; Parent Category (perlu dipilih) &amp;gt; name (di isi) &amp;gt; ADD CATEGORY. Hasilnya kita akan melihat category pada bank soal seperti contoh di gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Contoh Struktur Kategori pada Bank Soal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat pada gambar di atas adalah struktur kategori pada kursus/kuliah cyber security. Pada masing-masing kategori terlihat angka yang menunjukan jumlah soal yang ada di kategori tersebut. Sebaiknya jumlah soal di bank soal sekitar 10 x jumlah soal di ujian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilihan jenis soal banyak sekali variasinya di moodle, ada multiple choice, benar salah, mencocokan dll. yang sebagian besar dapat dinilai secara otomatis oleh server moodle. Sebaiknya tidak menggunakan soal essay, karena essay harus dinilai langsung oleh dosen karena komputer/moodle tidak bisa menilai essay. Pada saat membuat soal, kita perlu memastikan bahwa soal tersebut masuk ke salah satu kategori yang sudah kita buat sebelumnya. Langkah membuat soal dengan kategori dapat dilakukan sangat mudah dari masing-masing kuliah&amp;gt; Settings &amp;gt; More &amp;gt; Course administration &amp;gt; Question bank &amp;gt; Questions &amp;gt; Select a category (pilih salah satu kategori) &amp;gt; CREATE NEW QUESTION.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Pemilihan Tipe Soal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah CREATE NEW QUESTION dipilih, kita dihadapkan banyak pilihan jenis soal yang semua bisa diperiksa secara otomatis oleh komputer/server moodle KECUALI soal essay. Memasukan soal secara online melalui interface web moodle, cukup intuitif dan relatif mudah. Inti dari sebuah soal, kita perlu membuat,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kategori soal.&lt;br /&gt;
Kalimat soal, termasuk semua gambar dan persamaan matematika jika ada, yang akan di tampilkan ke siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Menset jawaban yang benar yang harus dimasukan, supaya server/moodle dapat melakukan penilaian secara otomatis,&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Evaluasi_Penilaian_Peserta_Didik&amp;diff=64010</id>
		<title>Evaluasi Penilaian Peserta Didik</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Evaluasi_Penilaian_Peserta_Didik&amp;diff=64010"/>
		<updated>2021-11-22T06:16:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Hal yang mungkin paling penting dalam menyelenggarakan Internet OFFLINE, adalah bagaimana cara mengakses evaluasi para siswa/mahasiswa. Pada dasarnya ada tiga (3) hal besar ya...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang mungkin paling penting dalam menyelenggarakan Internet OFFLINE, adalah bagaimana cara mengakses evaluasi para siswa/mahasiswa. Pada dasarnya ada tiga (3) hal besar yang perlu dilakukan, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyiapkan bank soal untuk ujian yang dapat dinilai secara otomatis oleh server.&lt;br /&gt;
Menyelenggarakan ujian online.&lt;br /&gt;
Mengambil hasil ujian online.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64009</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64009"/>
		<updated>2021-11-22T06:16:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi guru/dosen]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi admin sekolah/kampus]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi pembuat sistem]]&lt;br /&gt;
* [[Mengupload ebook2 dan video2 referensi ke Perpustakaan Digital]]&lt;br /&gt;
* [[Evaluasi Penilaian Peserta Didik]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64007</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64007"/>
		<updated>2021-11-22T06:16:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi guru/dosen]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi admin sekolah/kampus]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi pembuat sistem]]&lt;br /&gt;
* [[Mengupload ebook2 dan video2 referensi ke Perpustakaan Digital]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Bisnis_Proses_bagi_pembuat_sistem&amp;diff=64006</id>
		<title>Bisnis Proses bagi pembuat sistem</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Bisnis_Proses_bagi_pembuat_sistem&amp;diff=64006"/>
		<updated>2021-11-22T06:16:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Ada beberapa dua (2) hal utama  yang perlu dilakukan dalam pembuatan sistem Internet Offline, yaitu,  Penyiapan Server Penyiapan jaringan akses.  Penyiapan server Internet OFF...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Ada beberapa dua (2) hal utama  yang perlu dilakukan dalam pembuatan sistem Internet Offline, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyiapan Server&lt;br /&gt;
Penyiapan jaringan akses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyiapan server Internet OFFLINE, meliputi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyiapan hardware server&lt;br /&gt;
Penyiapan software, yang dapat dilakukan satu kali saja. Image harddisk yang dihasilkan dapat di copykan ke server lainnya untuk menyingkat waktu.&lt;br /&gt;
Software yang di siapkan meliputi antara lain,&lt;br /&gt;
Instalasi sistem operasi Ubuntu 20.04.2 (atau yang terakhir).&lt;br /&gt;
Instalasi dan konfigurasi Apache (web server), PHP dan MariaDB&lt;br /&gt;
Instalasi dan konfigurasi Moodle&lt;br /&gt;
Instalasi dan konfigurasi DHCP Server&lt;br /&gt;
Instalasi dan konfigurasi BIND DNS Server.&lt;br /&gt;
Mereplikasi image server ke SETIAP hardware server yang akan dioperasikan di daerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyiapan jaringan akses, meliputi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendataan koordinat GPS lokasi server lokal.&lt;br /&gt;
Pendataan koordinat GPS semua siswa/mahasiswa. Melakukan pengelompokan siswa/mahasiswa berdasarkan jarak jangkau, sebaiknya dalam radius 1 km-an.&lt;br /&gt;
Perencanaan jaringan akses dari server lokal ke masing-masing siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Perencanaan jaringan hotspot lokal, bagi mahasiswa/siswa yang kesulitan akses di rumah-nya.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64001</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64001"/>
		<updated>2021-11-22T06:14:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi guru/dosen]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=63999</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=63999"/>
		<updated>2021-11-22T06:14:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Bisnis_Proses_pelayanan_masyarakat_sekitar&amp;diff=63998</id>
		<title>Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Bisnis_Proses_pelayanan_masyarakat_sekitar&amp;diff=63998"/>
		<updated>2021-11-22T06:14:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Sebaiknya sistem Internet OFFLINE dibuka lebar bagi masyarakat sekitar untuk akses tanpa perlu membuat user dan login. Tapi masuk ke server Internet OFFLINE sebagai tamu/guest...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sebaiknya sistem Internet OFFLINE dibuka lebar bagi masyarakat sekitar untuk akses tanpa perlu membuat user dan login. Tapi masuk ke server Internet OFFLINE sebagai tamu/guest dengan password “tamu”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sederhananya, seluruh masyarakat di sekitar server Internet OFFLINE dapat membaca-baca materi pelajaran tanpa mengerjakan ujian dan tanpa perlu login. Hal ini dapat digunakan sebagai proses membantu pemberdayaan masyarakat maupun sebagai media marketing / pemasaran bagi kampus yang mengoperasikan sistem Internet OFFLINE seperti Universitas Terbuka (UT).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaiknya password guest semua kuliah/kursus (satu per satu) di aktifkan oleh admin sekolah dan password sebaiknya di standarkan, misalnya, “tamu” untuk memudahkan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Sambungan_Fiber_Optik_di_Garut&amp;diff=63995</id>
		<title>Sambungan Fiber Optik di Garut</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Sambungan_Fiber_Optik_di_Garut&amp;diff=63995"/>
		<updated>2021-11-22T06:07:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Saat buku ini ditulis, sebetulnya secara perlahan tapi pasti sedang terjadi migrasi pada jaringan Internet di pedesaan. Peralatan fiber optik untuk sambungan ke rumah-rumah ya...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saat buku ini ditulis, sebetulnya secara perlahan tapi pasti sedang terjadi migrasi pada jaringan Internet di pedesaan. Peralatan fiber optik untuk sambungan ke rumah-rumah yang dikenal dengan FTTH (Fiber To The Home) saat ini sudah sangat murah, terjangkau dan tersedia secara bebas di toko-toko online. Kata kunci penting yang dapat digunakan untuk mencari peralatan FTTH di toko online, antara lain, “FTTH OLT”, “FTTH ONT”, “FTTP splitter”, dan “Kabel Fiber Drop”, maka akan terlihat harga peralatan fiber sangat terjangkau sekali. Kecepatan fiber optik FTTH sekitar 1Gbps jadi sangat menarik untuk diimplementasikan karena menjadikan Internet sangat murah sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Sambungan salma.net.id di Garut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu ISP yang berjuang secara serius untuk menyambungkan desa ke Internet menggunakan fiber optik adalah SALMA.NET.ID. Pada gambar terlihat titik “tower” yang digunakan untuk sambungan fiber optik SALMA.NET.ID. Terlihat dari peta bahwa wilayah operasi SALMA.NET.ID antara lain di desa-desa sekitar Wanaraja di antara Garut-Tasikmalaya. Saat ini SALMA.NET.ID terus berkembang ke berbagai lokasi di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kita membayangkan kabel fiber di sambungkan menggunakan tiang telekomunikasi atau tiang listrik, tampaknya kita tidak boleh terlalu optimis. Pada gambar di perlihatkan salah seorang teknisi dari SALMA.NET.ID sedang berjuang untuk menarik kabel fiber optik melalui pohon sebagai yang digunakan sebagai “tower”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata untuk sebagian orang desa, biaya Internet bulanan menggunakan fiber optik yang hanya sekitar Rp. 50-100.000 / bulan unlimited masih terasa mahal. Akibatnya provider seperti SALMA.NET.ID harus berfikir keras agar user/pelanggan tetap bisa akses Internet dengan murah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu solusi yang paling sederhana adalah menambahkan WiFi HotSpot di ujung kabel fiber. Tampak pada gambar para teknisi SALMA.NET.ID sedang menginstal peralatan WiFi HotSpot agar user dapat meng-ecer Internet dengan biaya lebih murah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan WiFi HotSpot akses Internet dapat di ecer dengan biaya Rp. 3000/hari atau Rp. 5000/2 hari. Ternyata animo masyarakat sangat besar untuk meng-ecer biaya Internet yang sangat murah tersebut.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Memperlihatkan Pak Dadang dari SALMA.NET.ID mengajari anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada gambar di perlihatkan Pak Dadang dari SALMA.NET.ID sedang memberikan penjelasan kepada anak2 SD di wilayah Garut tentang fiber optik. Sehingga anak-anak SD tersebut menjadi terbuka wawasan tentang bagaimana Internet dibuat, dan beroperasi. Semoga anak-anak SD ini nantinya bisa memaksimalkan pemanfaatan Internet untuk pendidikan mereka.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=STUDI_KASUS:_Jaringan_Wireless_Jarak_Jauh&amp;diff=63994</id>
		<title>STUDI KASUS: Jaringan Wireless Jarak Jauh</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=STUDI_KASUS:_Jaringan_Wireless_Jarak_Jauh&amp;diff=63994"/>
		<updated>2021-11-22T06:06:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini kita akan membahas beberapa studi kasus proses desain dan implementasi jaringan akses wireless jarak jauh yang dibutuhkan oleh Internet OFFLINE. Dalam proses desain ini, biasanya yang akan menjadi pembatas adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MINIMAL jumlah tower. Seminimal mungkin jumlah tower yang digunakan untuk bisa menjangkau sebanyak mungkin pengguna. Tower merupakan investasi paling mahal dalam jaringan wireless.&lt;br /&gt;
JARAK sependek mungkin. Sebisa mungkin jarak client ke tower terdekat sekitar 1-2 km agar mudah mengarahkan antenna.&lt;br /&gt;
LISTRIK &amp;amp; KEAMANAN pada server dan tower. Tower sebaiknya di letakan di sekolah atau lokasi yang disepakati, dimana ada orang, listrik yang memungkinkan server dinyalakan 24 jam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Desain Jaringan Akses Wireless di Jasinga]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Wireless Manado Ternate Talaud]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Wireless di Banten Lampung]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Fiber Optik di Garut]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=STUDI_KASUS:_Jaringan_Wireless_Jarak_Jauh&amp;diff=63992</id>
		<title>STUDI KASUS: Jaringan Wireless Jarak Jauh</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=STUDI_KASUS:_Jaringan_Wireless_Jarak_Jauh&amp;diff=63992"/>
		<updated>2021-11-22T06:06:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini kita akan membahas beberapa studi kasus proses desain dan implementasi jaringan akses wireless jarak jauh yang dibutuhkan oleh Internet OFFLINE. Dalam proses desain ini, biasanya yang akan menjadi pembatas adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MINIMAL jumlah tower. Seminimal mungkin jumlah tower yang digunakan untuk bisa menjangkau sebanyak mungkin pengguna. Tower merupakan investasi paling mahal dalam jaringan wireless.&lt;br /&gt;
JARAK sependek mungkin. Sebisa mungkin jarak client ke tower terdekat sekitar 1-2 km agar mudah mengarahkan antenna.&lt;br /&gt;
LISTRIK &amp;amp; KEAMANAN pada server dan tower. Tower sebaiknya di letakan di sekolah atau lokasi yang disepakati, dimana ada orang, listrik yang memungkinkan server dinyalakan 24 jam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Desain Jaringan Akses Wireless di Jasinga]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Wireless Manado Ternate Talaud]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Wireless di Banten Lampung]]&lt;br /&gt;
* [[&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=STUDI_KASUS:_Jaringan_Wireless_Jarak_Jauh&amp;diff=63990</id>
		<title>STUDI KASUS: Jaringan Wireless Jarak Jauh</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=STUDI_KASUS:_Jaringan_Wireless_Jarak_Jauh&amp;diff=63990"/>
		<updated>2021-11-22T06:04:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini kita akan membahas beberapa studi kasus proses desain dan implementasi jaringan akses wireless jarak jauh yang dibutuhkan oleh Internet OFFLINE. Dalam proses desain ini, biasanya yang akan menjadi pembatas adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MINIMAL jumlah tower. Seminimal mungkin jumlah tower yang digunakan untuk bisa menjangkau sebanyak mungkin pengguna. Tower merupakan investasi paling mahal dalam jaringan wireless.&lt;br /&gt;
JARAK sependek mungkin. Sebisa mungkin jarak client ke tower terdekat sekitar 1-2 km agar mudah mengarahkan antenna.&lt;br /&gt;
LISTRIK &amp;amp; KEAMANAN pada server dan tower. Tower sebaiknya di letakan di sekolah atau lokasi yang disepakati, dimana ada orang, listrik yang memungkinkan server dinyalakan 24 jam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Desain Jaringan Akses Wireless di Jasinga]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Wireless Manado Ternate Talaud]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Desain_Jaringan_Akses_Wireless_di_Jasinga&amp;diff=63989</id>
		<title>Desain Jaringan Akses Wireless di Jasinga</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Desain_Jaringan_Akses_Wireless_di_Jasinga&amp;diff=63989"/>
		<updated>2021-11-22T06:04:40Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Pada bagian ini kita akan mencoba memperlihatkan desain jaringan akses wireless untuk 7 mahasiswa Universitas Terbuka yang berada di Jasinga, Kabupaten Bogor. Untuk contoh per...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini kita akan mencoba memperlihatkan desain jaringan akses wireless untuk 7 mahasiswa Universitas Terbuka yang berada di Jasinga, Kabupaten Bogor. Untuk contoh perencanaan jaringan disini, data koordinat lokasi mahasiswa adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.454047,106.460922&lt;br /&gt;
-6.441695,106.462051&lt;br /&gt;
-6.446236,106.460457&lt;br /&gt;
-6.411963,106.490471&lt;br /&gt;
-6.426875,106.475693&lt;br /&gt;
-6.451865,106.461388&lt;br /&gt;
-6.478530,106.462738&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alternatif lokasi server ada di&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	-6.447597,106.46081	- SMPN2 Jasinga&lt;br /&gt;
-6.482854,106.468242	- SDN Jasinga 01&lt;br /&gt;
	-6.46436,106.459506	- SDN Sukamanah 03&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah yang perlu dilakukan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat sambungan PtMP (Point to Multi Point).&lt;br /&gt;
Klik lokasi salah satu sekolah.&lt;br /&gt;
Gunakan Ubiquiti Bullet AC 2.4GHz antenna omni di lokasi sekolah.&lt;br /&gt;
Cek satu per satu kondisi sambungan untuk masing-masing client, asumsi antenna parabola, seperti, ubiquiti PowerBeam, di client. Pada kenyataannya kemungkinan client akan menggunakan antenna wajanbolic yang murah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Sambungan 2.4GHz dari SMPN2 Jasinga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tower diletakan tower di belakang SMPN2 Jasinga yang merupakan bukit  yang agak tinggi pada koordinat -6.447597,106.46081. Konstruksi lokasi agak lumayan karena ini merupakan hutan kecil. Hasil analisa sambungan untuk masing-masing client.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Client&lt;br /&gt;
Jarak (m)&lt;br /&gt;
Kec. (Mbps)&lt;br /&gt;
Tower (m)&lt;br /&gt;
-6.454047,106.460922&lt;br /&gt;
720&lt;br /&gt;
153&lt;br /&gt;
12&lt;br /&gt;
-6.441695,106.462051&lt;br /&gt;
672&lt;br /&gt;
153&lt;br /&gt;
12&lt;br /&gt;
-6.446236,106.460457&lt;br /&gt;
157&lt;br /&gt;
153&lt;br /&gt;
12&lt;br /&gt;
-6.411963,106.490471&lt;br /&gt;
5,15 km&lt;br /&gt;
126&lt;br /&gt;
20&lt;br /&gt;
-6.426875,106.475693&lt;br /&gt;
2.83 km&lt;br /&gt;
145&lt;br /&gt;
12&lt;br /&gt;
-6.451865,106.461388&lt;br /&gt;
480&lt;br /&gt;
153&lt;br /&gt;
12&lt;br /&gt;
-6.478530,106.462738&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
3.45 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat hanya satu (1) client yang tidak bisa diberikan akses karena terlalu rendah lokasinya. Yang lain bisa diberi akses dengan kecepatan rata-rata sekitar 150Mbps.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Sambungan 2.4 GHz dari  SDN Jasinga 01&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tower diletakan tower di halaman SDN Jasinga 01 jadi relatif aman pada koordinat -6.482854,106.468242. Ketinggian tower dibuat 20 meter, dengan peralatan Ubiquiti Bullet AC supaya agak baik coveragenya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Client&lt;br /&gt;
Jarak (m)&lt;br /&gt;
Kec. (Mbps)&lt;br /&gt;
Tower (m)&lt;br /&gt;
-6.454047,106.460922&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
3.31 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.441695,106.462051&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
4.63 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.446236,106.460457&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
4.17 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.411963,106.490471&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
8.27 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.426875,106.475693&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
6.29 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.451865,106.461388&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
3.53 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.478530,106.462738&lt;br /&gt;
777 m&lt;br /&gt;
153&lt;br /&gt;
12&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbeda dengan sebelumnya terlihat hanya satu (1) client yang bisa diberikan akses, sedang 6 client lainnya semua terhalang bukit. Kecepatan rata-rata sekitar 150Mbps.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Sambungan 2.4 GHz dari SDN Sukamanah 03&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tower diletakan di halaman SDN Sukamanah 03 jadi relatif aman pada koordinat -6.46436,106.459506. Ketinggian tower dibuat 20 meter, dengan peralatan Ubiquiti Bullet AC supaya agak baik coveragenya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Client&lt;br /&gt;
Jarak (m)&lt;br /&gt;
Kec. (Mbps)&lt;br /&gt;
Tower (m)&lt;br /&gt;
-6.454047,106.460922&lt;br /&gt;
1.16 km&lt;br /&gt;
153&lt;br /&gt;
12&lt;br /&gt;
-6.441695,106.462051&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
2.54 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.446236,106.460457&lt;br /&gt;
2.03 km&lt;br /&gt;
153&lt;br /&gt;
20&lt;br /&gt;
-6.411963,106.490471&lt;br /&gt;
6.76 km&lt;br /&gt;
80&lt;br /&gt;
20&lt;br /&gt;
-6.426875,106.475693&lt;br /&gt;
4.54 km&lt;br /&gt;
103&lt;br /&gt;
20&lt;br /&gt;
-6.451865,106.461388&lt;br /&gt;
1.41 km&lt;br /&gt;
153&lt;br /&gt;
12&lt;br /&gt;
-6.478530,106.462738&lt;br /&gt;
(TERHALANG)&lt;br /&gt;
1.62 km&lt;br /&gt;
0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat ada dua (2) client yang tidak bisa diberikan akses karena terhalang bukit. Tower yang harus digunakan di sisi client rata-rata sekitar 20 meter jadi sangat tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulan sementara, sambungan terbaik adalah dari SMPN2 Jasinga yang dapat memberikan layanan ke sebagian besar client dengan ketinggian tower rata-rata 12 meter saja.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=STUDI_KASUS:_Jaringan_Wireless_Jarak_Jauh&amp;diff=63988</id>
		<title>STUDI KASUS: Jaringan Wireless Jarak Jauh</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=STUDI_KASUS:_Jaringan_Wireless_Jarak_Jauh&amp;diff=63988"/>
		<updated>2021-11-22T06:04:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini kita akan membahas beberapa studi kasus proses desain dan implementasi jaringan akses wireless jarak jauh yang dibutuhkan oleh Internet OFFLINE. Dalam proses desain ini, biasanya yang akan menjadi pembatas adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MINIMAL jumlah tower. Seminimal mungkin jumlah tower yang digunakan untuk bisa menjangkau sebanyak mungkin pengguna. Tower merupakan investasi paling mahal dalam jaringan wireless.&lt;br /&gt;
JARAK sependek mungkin. Sebisa mungkin jarak client ke tower terdekat sekitar 1-2 km agar mudah mengarahkan antenna.&lt;br /&gt;
LISTRIK &amp;amp; KEAMANAN pada server dan tower. Tower sebaiknya di letakan di sekolah atau lokasi yang disepakati, dimana ada orang, listrik yang memungkinkan server dinyalakan 24 jam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Desain Jaringan Akses Wireless di Jasinga]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Perencanaan_Aplikasi_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63986</id>
		<title>Perencanaan Aplikasi Server Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Perencanaan_Aplikasi_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63986"/>
		<updated>2021-11-22T05:56:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Tujuan utama sistem/server Internet OFFLINE adalah untuk membantu para siswa/mahasiswa terutama yang berada di daerah untuk bisa belajar online tanpa Internet. Oleh karena itu...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Tujuan utama sistem/server Internet OFFLINE adalah untuk membantu para siswa/mahasiswa terutama yang berada di daerah untuk bisa belajar online tanpa Internet. Oleh karena itu, aplikasi utama yang harus di instalasi di server tersebut adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aplikasi e-learning, dalam hal ini menggunakan moodle yang merupakan aplikasi e-learning yang terbaik dan open source.&lt;br /&gt;
Aplikasi kiwix, untuk mengcopy wikipedia agar bisa di akses secara offline.&lt;br /&gt;
Aplikasi Perpustakaan Digital, yang dapat dibangun dari folder di web server biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ke tiga aplikasi tersebut hanya bisa jalan dengan baik, jika didukung oleh aplikasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Web Server, ada 3 pilihan utama, yaitu, Apache, Openlitespeed, nginx. Apache walaupun paling lambat diantara ketiga-nya, cukup mudah dan cukup banyak digunakan untuk moodle. &lt;br /&gt;
Database server, ada 3 pilihan utama, yaitu, MySQL, mariadb atau Percona. Disini disarankan untuk menggunakan mariadb yang relatif lebih sederhana dibandingkan MySQL dan Percona.&lt;br /&gt;
PHP versi terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dukungan sistem operasi agar jaringan dapat berjalan dengan baik, kita perlu menginstal beberapa aplikasi tambahan, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SSH Server, agar admin dapat dengan mudah masuk ke server dengan aman.&lt;br /&gt;
DHCP Server, agar jika tidak ada router di jaringan maka Server Internet OFFLINE dapat memberikan IP address bagi client/user.&lt;br /&gt;
DNS Server, agar user dapat mengakses server dengan menggunakan nama.&lt;br /&gt;
Kesepakatan IP Address, Domain name yang digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sistem Internet OFFLINE yang dioperasikan di Universitas Terbuka, kesepakatan yang digunakan adalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	OS			Ubuntu LTS 20.04 (atau versi terakhir)&lt;br /&gt;
	Nama server		utakses.ac.id, utakses.id&lt;br /&gt;
	IP address server	192.168.88.8&lt;br /&gt;
	IP address		192.168.88.0/24&lt;br /&gt;
	IP address gateway	192.168.88.1 (Mikrotik default 192.168,.88.1)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63983</id>
		<title>DISAIN: Server Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63983"/>
		<updated>2021-11-22T05:55:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dalam sistem Internet OFFLINE sebetulnya kita mengcopykan konten / materi yang ada di Internet ke server lokal di jaringan di sekolah atau di desa. Dengan adanya copy materi di server lokal, maka kita dapat mengakses tanpa perlu adanya Internet. Pada kesempatan ini, kita akan mencoba membahas secara sederhana tentang server untuk sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Apa Itu Server?]]&lt;br /&gt;
* [[Tip Membangun Server Sendiri Internet Offline]]&lt;br /&gt;
* [[Faktor-faktor penting server]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Beban Server]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63981</id>
		<title>DISAIN: Server Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63981"/>
		<updated>2021-11-22T05:54:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dalam sistem Internet OFFLINE sebetulnya kita mengcopykan konten / materi yang ada di Internet ke server lokal di jaringan di sekolah atau di desa. Dengan adanya copy materi di server lokal, maka kita dapat mengakses tanpa perlu adanya Internet. Pada kesempatan ini, kita akan mencoba membahas secara sederhana tentang server untuk sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Apa Itu Server?]]&lt;br /&gt;
* [[Tip Membangun Server Sendiri Internet Offline]]&lt;br /&gt;
* [[Faktor-faktor penting server]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Tip_Membangun_Server_Sendiri_Internet_Offline&amp;diff=63980</id>
		<title>Tip Membangun Server Sendiri Internet Offline</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Tip_Membangun_Server_Sendiri_Internet_Offline&amp;diff=63980"/>
		<updated>2021-11-22T05:54:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Berikut adalah beberapa tip dalam penentuan pilihan server.  Kebutuhan Performance Server. Performance yang dibutuhkan sebuah server biasanya akan tergantung jumlah pengguna y...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Berikut adalah beberapa tip dalam penentuan pilihan server.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebutuhan Performance Server. Performance yang dibutuhkan sebuah server biasanya akan tergantung jumlah pengguna yang harus dilayani  dan jenis aplikasi / layanan yang dijalankan. Dalam sistem Internet OFFLINE, aplikasi yang kita gunakan adalah e-learning yang akan digunakan oleh segelintir siswa/mahasiswa yang ada di lokasi/desa.&lt;br /&gt;
Waktu downtime. Reliabilitas sistem dan server akan menentukan waktu downtime. Dalam sistem Internet OFFLINE, akan ada banyak hal yang akan menyebabkan sistem down, contoh, listrik mati, peralatan kena petir dll. Solusi yang paling sederhana adalah menyiapkan listrik cadangan menggunakan UPS atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS / Solar Sel.&lt;br /&gt;
Fitur keamanan/security. Kita biasanya tidak ingin komunikasi di sadap atau di hack. Cara yang paling sederhana adalah mengaktifkan fitur Secure Web HTTPS di server web.&lt;br /&gt;
Mengikuti Perkembangan Teknologi. Kita biasanya ingin supaya server dapat tetap mengikuti perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi biasanya merepresentasikan diri-nya dalam bentuk RAM dan harddisk yang semakin besar dan cepat. Pada sistem Internet OFFLINE, kita sebaiknya pakai teknologi komputer yang dapat dengan mudah menambah RAM dan harddisk-nya. Bahkan mungkin menambahkan harddisk jenis SSD yang lebih cepat.&lt;br /&gt;
Scalability. Scalability merupakan kebutuhan dimana saat jumlah user meningkat, maka sistem dengan mudah di tambahkan. Alternatif lain, sistem / software di cloning ke server yang lebih besar kapasitas dll-nya. Ini dapat dengan mudah dilakukan di Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Budget. Budget / anggaran barangkali merupakan faktor pendorong utama keberadaan sistem Internet OFFLINE, supaya kita bisa menghemat anggaran dan juga ketiadaan sinyal operator telekomunikasi di daerah tersebut. &lt;br /&gt;
Technical Support. Technical support merupakan hal yang sangat langka, terutama di daerah dan di pedesaan. Oleh karena itu sebisa mungkin sistem Internet OFFLINE menggunakan peralatan yang banyak digunakan oleh orang sekitar-nya tidak menggunakan hardware dan software yang canggih.&lt;br /&gt;
Layanan Backup. Keberadaan layanan backup adalah sesuatu yang plus. Backup dilakukan secara internal dalam database e-learning moodle. Semoga tidak ada masalah / crash di harddisk di server Internet OFFLINE yang akan merusak database.&lt;br /&gt;
Kualitas Jaringan. Pada sistem Internet OFFLINE, jaringan akses dibuat sendiri menggunakan WiFi hotspot sendiri. Kecepatan yang akan diperoleh sangat cepat, bahkan bisa diatas 100 Mbps sehingga jika semua sistem berjalan dengan lancar, tidak ada gangguan hujan, petir dll maka kemungkinan besar kualitas jaringan akan mumpuni.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63979</id>
		<title>DISAIN: Server Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63979"/>
		<updated>2021-11-22T05:54:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dalam sistem Internet OFFLINE sebetulnya kita mengcopykan konten / materi yang ada di Internet ke server lokal di jaringan di sekolah atau di desa. Dengan adanya copy materi di server lokal, maka kita dapat mengakses tanpa perlu adanya Internet. Pada kesempatan ini, kita akan mencoba membahas secara sederhana tentang server untuk sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Apa Itu Server?]]&lt;br /&gt;
* [[Tip Membangun Server Sendiri Internet Offline]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63975</id>
		<title>DISAIN: Server Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63975"/>
		<updated>2021-11-22T05:52:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Dalam sistem Internet OFFLINE sebetulnya kita mengcopykan konten / materi yang ada di Internet ke server lokal di jaringan di sekolah atau di desa. Dengan adanya copy materi d...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dalam sistem Internet OFFLINE sebetulnya kita mengcopykan konten / materi yang ada di Internet ke server lokal di jaringan di sekolah atau di desa. Dengan adanya copy materi di server lokal, maka kita dapat mengakses tanpa perlu adanya Internet. Pada kesempatan ini, kita akan mencoba membahas secara sederhana tentang server untuk sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Menggabungkan_beberapa_sambungan_menjadi_satu&amp;diff=63974</id>
		<title>Menggabungkan beberapa sambungan menjadi satu</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Menggabungkan_beberapa_sambungan_menjadi_satu&amp;diff=63974"/>
		<updated>2021-11-22T05:45:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Seringkali kita perlu menggabungkan beberapa perencanaan sambungan / jaringan menjadi satu kesatuan. Misalnya kita mempunyai sambungan PtP dari kota ke desa. Kemudian disebark...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Seringkali kita perlu menggabungkan beberapa perencanaan sambungan / jaringan menjadi satu kesatuan. Misalnya kita mempunyai sambungan PtP dari kota ke desa. Kemudian disebarkan lagi ke user yang berada di desa menggunakan PtMP bakan mungkin dibuatkan sambungan PtP lagi ke desa lain. Kebutuhan ini sangat mudah di penuhi di link.ui.com, cukup mengklik sambungan yang kita inginkan dan meletakan posisi radio di tower sebelumnya. Tentunya kita harus menggunakan dua (2) radio yang saling terhubung menggunakan kabel LAN di belakangnya agar ini bisa terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penampakan konfigurasi sebuah relay dari sambungan jarak jauh dengan parabola ke WiFi HotSpot diperlihatkan pada gambar. Pada kenyataannya tidak sesederhana itu, karena kita perlu menambahkan PoE untuk injeksi daya di kedua sisi radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk lebih lebih jelas-nya pada gambar di bawah di perlihatkan beberapa jaringan yang di sambungkan di link.ui.com.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Relay Jarak Jauh ke HotSpot Lokal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Sambungan Kp. Sanggei ke Radoewaja I.&lt;br /&gt;
Pada gambar di perlihatkan sambungan antara Kp. Sanggei di Papua ke Radoewaja I di pulau Japen menggunakan tiga tower 12m. Radio yang digunakan PowerBeam 5AC dan Bullet 5AC antenna omni. Lokasi tower ada di koordinat,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	-2.208912,136.445964&lt;br /&gt;
	-1.891756,136.530497&lt;br /&gt;
	-1.840918,136.543092&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak terjauh antara sambungan PtP antar Kp. Sanggei -2.208912,136.445964 dengan bukit -1.891756,136.530497 sekitar 36.5 km menyeberangi laut. Kecepatan yang di peroleh sekitar 200 Mbps.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Membuat_WiFi_HotSpot_di_link.ui.com&amp;diff=63970</id>
		<title>Membuat WiFi HotSpot di link.ui.com</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Membuat_WiFi_HotSpot_di_link.ui.com&amp;diff=63970"/>
		<updated>2021-11-22T05:44:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Jika kita ingin menyebarkan sambungan WiFi ke rumah-rumah sekitar kita, atau membuat WiFi HotSpot kita dapat menggunakan fitur Point-to-Multi-Point (PtMP). Langkah yang perlu...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Jika kita ingin menyebarkan sambungan WiFi ke rumah-rumah sekitar kita, atau membuat WiFi HotSpot kita dapat menggunakan fitur Point-to-Multi-Point (PtMP). Langkah yang perlu dilakukan cukup mudah, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Login ke link.ui.com&lt;br /&gt;
Masukan koordinat lokasi tower, dalam gambar akan dimasukan koordinat -6.440587, 106.450597 yang merupakan koordinat SDN Parungkembang, di Jasinga, Kabupaten Bogor.&lt;br /&gt;
Klik Point-to-Multi-Point agar meletakan tower PtMP di lokasi koordinat.&lt;br /&gt;
Ubah koordinat client, ke koordinat client yang kita miliki.&lt;br /&gt;
Ubah arah antena sectoral menuju konsentrasi pengguna yang banyak/yang kita inginkan.&lt;br /&gt;
Alternatif lain, ubah device name menggunakan device yang dapat menggunakan antena omni seperti Ubiquiti Bullet M2 dan antenna omni, supaya lebih mudah mengarahkan antenna. Ubiquiti Bullet M2 harga sekitar Rp 1.5-1.8 juta, antenna omni sekitar Rp. 150-400.000-an.&lt;br /&gt;
“Optional” dapat mengubah lokasi tower, ke tempat yang lebih tinggi di sekitar itu agar pancaran lebih baik.&lt;br /&gt;
“Optional” ubah tinggi tower dengan mengubah parameter “Installation Height”. Nilai default 12 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh hasil perencanaan coverage WiFi HotSpot lokal terlihat pada gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Coverage WiFi Lokal SDN Parungkembang, Jasinga, Kabupaten Bogor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada gambar di perlihatkan sambungan WiFi untuk sekitar-nya sekitar 1-2 km. User dapat menggunakan antena wajanbolic dengan kecepatan sambungan sekitar 150+ Mbps.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Koordinat_GPS_Lokasi&amp;diff=63966</id>
		<title>Koordinat GPS Lokasi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Koordinat_GPS_Lokasi&amp;diff=63966"/>
		<updated>2021-11-22T05:43:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Salah satu hal yang agak sulit untuk memperoleh adalah koordinat GPS lokasi dimana radio akan ditempatkan. Koordinat GPS yang diinginkan biasanya menggunakan format,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.164753, 106.850329&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di mana angka yang pertama adala latitude, angka yang ke dua adalah longitude. Koordinat latitude mempunyai nilai antara -90 s/d 90. Koordinat longitude mempunyai nilai antara -180 s/d 180. Di Indonesia biasanya latitude antara -10 s/d 0 jika berada di selatan khatulistiwa, antara 0 s/d 5 berada di utara khatulistiwa. Sementara longitude Indonesia biasanya antara 95 sekitar sabang, s/d 141-an di perbatasan Papua New Guinea.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa alternatif cara untuk memperoleh koordinat lokasi GPS, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meminta orang yang berada dilokasi untuk share location (shareloc) dari handphone. &lt;br /&gt;
Menginstal apps GPS di smartphone. Ke lokasi tempat antena akan di pasang, dan mencatat lokasi yang di tampilkan di apps GPS.&lt;br /&gt;
Melihat Google Maps, zoom in ke lokasi tempat akan di pasang tower dan ambil koordinat GPS-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah lebih detail dari penjelasan di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan shareloc WhatsApp. WA barangkali merupakan aplikasi favorit bangsa Indonesia. Ada beberapa cara untuk melakukan share loc di WA, salah satunya adalah menggunakan fasilitas Send Your Location. Diamkan HP beberapa saat sebelum shareloc dilakukan, agar mem koordinat yang diperoleh lebih presisi. Dengan cara ini kita dapat mengirimkan lokasi / koordinat GPS lokasi.  Setelah shareloc dilakukan, si penerima share loc masih tetap harus mengkonversikan ke koordinat GPS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Fasilitas Send your current location via WA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan apps GPS di SmartPhone. Cara yang lebih memudahkan bagi tim survey adalah dengan menginstal apps GPS di SmartPhone. Cukup banyak apps GPS di SmartPhone yang dapat pilih menggunakan keyword, misalnya, “gps coordinates” atau “gps koordinat”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Pilihan apps “GPS Coordinates”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada gambar di perlihatkan apps GPS dapat secara langsung memberikan koordinat GPS tempat HP tersebut berada. Koordinat GPS tersebut dapat di copy-paste dan dikirim ke tim survey yang membutuhkan koordinat GPS tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Penampakan Koordinat GPS di apps GPS di Smartphone.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan Google Maps. Bagi kita yang benar-benar tahu lokasi, dapat menggunakan Google Maps, dan zoom in ke lokasi tempat titik tower berada. Untuk memudahkan ada baiknya mengaktifkan fitur foto udara (satellite view) sehingga memudahkan melihat lokasi dari udara. Klik pada titik di Google Maps akan memperlihatkan koordinat GPS titik tersebut. Biasanya untuk memudahkan ada baiknya klik pada titik, kemudian tekan tombol mouse sebelah kanan, pilih menu Ada Apa Disini? (What’s Here) akan memperlihatkan koordinat GPS secara gamblang dan sangat mudah untuk di copy paste.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Koordinat GPS di Google Maps saat klik sebuah titik.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63962</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63962"/>
		<updated>2021-11-22T05:39:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 4 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[link.ui.com: Langkah merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Merancang_jaringan_wireless_jarak_jauh&amp;diff=63961</id>
		<title>Merancang jaringan wireless jarak jauh</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Merancang_jaringan_wireless_jarak_jauh&amp;diff=63961"/>
		<updated>2021-11-22T05:39:33Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Bagian yang tidak kalah rumit adalah merancang jaringan wireless jarak jauh. Jarak jauh disini biasanya sekitar 10-20 km. Tapi bagi mereka yang ahli dan profesional, beberapa...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bagian yang tidak kalah rumit adalah merancang jaringan wireless jarak jauh. Jarak jauh disini biasanya sekitar 10-20 km. Tapi bagi mereka yang ahli dan profesional, beberapa teman dengan mudah merancang dan mengimplementasikan jaringan wireless jarak jauh dari 50 km sampai dengan 300 km di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk proses desain jaringan wireless jarak jauh ini, kita akan sangat membutuhkan bantuan tool software. Beberapa tool yang dapat dipakai dengan bebas/free, diantaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radio Mobile Wireless (RMW) - berbentuk aplikasi yang dapat download dari Internet secara bebas dan di instalasi di komputer yang kita gunakan. RMW dapat digunakan untuk berbagai jenis radio yang bekerja pada frekuensi tinggi di atas 30MHz.&lt;br /&gt;
Airlink Ubiquity - berbentuk Web yang dapat diakses secara bebas. Terutama ditujukan untuk peralatan Ubiquity yang bekerja pada frekuensi 2.4GHz, 5.8GHz, 11GHz dan 24 GHz.&lt;br /&gt;
LinkCalc LigoWave - berbentuk Web yang dapat diakses secara bebas. Terutama ditujukan untuk peralatan LigoWave yang bekerja pada frekuensi 2.4GHz dan 5.8GHz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara ketiga (3), yang cukup baik dan sangat mudah untuk digunakan adalah Airlink Ubiquity yang bisa di akses melalui alamat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	https://link.ui.com/#&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63960</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63960"/>
		<updated>2021-11-22T05:39:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 4 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Disain_MAN_4_Non-Overlapping_Channel_dengan_antena_Sectoral&amp;diff=63959</id>
		<title>Disain MAN 4 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Disain_MAN_4_Non-Overlapping_Channel_dengan_antena_Sectoral&amp;diff=63959"/>
		<updated>2021-11-22T05:39:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Implementasi yang efektif pada sebuah infrastruktur WiFi berbasis pada empat (4) non-overlapping channel dapat dilakukan dengan menggunakan model jangkauan segi empat. Antena...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Implementasi yang efektif pada sebuah infrastruktur WiFi berbasis pada empat (4) non-overlapping channel dapat dilakukan dengan menggunakan model jangkauan segi empat. Antena sectoral 90 derajat biasanya digunakan pada Access Point untuk empat (4) non-overlapping channel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada konfigurasi dengan empat (4) non-overlapping channel kita dapat meletakan empat (4) Access Point yang bekerja pada frekuensi yang berbeda pada satu tower yang sama. Setiap antenna sektoral di arahkan 90 derajat berbeda satu sama lain dan masing-masing akan menjangkau sel sejauh 6-8 km jauhnya. Konfigurasi ini di perlihatkan di gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: P2MP dengan empat (4) non-overlapping channel&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: P2MP dengan empat (4) non-overlapping channel pada tiga (3) tower&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya dengan menggunakan empat (4) non-overlapping channel akan mengcover wilayah yang jauh lebih besar daripada apa yang kita lihat sebelumnya. Tampak efek penggunaan empat (4) non-overlapping channel lebih dahsyat lagi, dengan tiga (3) buah tower, kita dapat menjangkau dua belas (12) sel. Tentunya jumlah node WiFi menjadi bertambah, jumlah komputer yang tersambung juga bertambah tapi investasi tower dan supportingnya tidak perlu bertambah.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63958</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63958"/>
		<updated>2021-11-22T05:38:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 4 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63954</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63954"/>
		<updated>2021-11-22T05:37:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63946</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63946"/>
		<updated>2021-11-22T05:35:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63940</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63940"/>
		<updated>2021-11-22T05:34:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Perangkat_Site_Survey&amp;diff=63937</id>
		<title>Perangkat Site Survey</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Perangkat_Site_Survey&amp;diff=63937"/>
		<updated>2021-11-22T05:33:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Pada masa lalu, perangkat untuk melakukan Site Survey cukup banyak dan rumit. Dengan berkembangnya teknologi SmartPhone yang menyediakan banyak aplikasi untuk survey WiFi maka...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada masa lalu, perangkat untuk melakukan Site Survey cukup banyak dan rumit. Dengan berkembangnya teknologi SmartPhone yang menyediakan banyak aplikasi untuk survey WiFi maka peralatan yang perlu disiapkan tidak banyak. Berikut adalah beberapa perangkat yang akan bermanfaat saat melakukan site survey, seperti,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa WLAN Access Point mempunyai kemampuan untuk melakukan site survey jika di set pada mode client. Mode ini sangat bermanfaat dalam mengarahkan antenna dll.&lt;br /&gt;
Sekumpulan antenna external, omnidirectional antenna dan directional antenna, termasuk pigtail dan berbagai konektor.&lt;br /&gt;
Senter yang kuat, Strobe Light, Flashlight, Cermin, Teropong atau Telescope. Sangat baik untuk untuk mengevaluasi kondisi Optical Line Of Sight antar dua titik.&lt;br /&gt;
Laptop + dongle USB WiFi&lt;br /&gt;
SmartPhone, terinstall Google Maps, GPS, WiFi Analyzer.&lt;br /&gt;
Meteran, minimum 10m.&lt;br /&gt;
Safety hat&lt;br /&gt;
Tangga&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63936</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63936"/>
		<updated>2021-11-22T05:33:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63934</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63934"/>
		<updated>2021-11-22T05:33:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63932</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63932"/>
		<updated>2021-11-22T05:32:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63929</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63929"/>
		<updated>2021-11-22T05:32:03Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yan...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Alternatif_Bisnis_Proses_Belajar&amp;diff=63928</id>
		<title>Alternatif Bisnis Proses Belajar</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Alternatif_Bisnis_Proses_Belajar&amp;diff=63928"/>
		<updated>2021-11-22T04:42:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Mungkin ada baiknya kita melakukan explorasi bisnis proses belajar yang mungkin tidak terlalu konvensional. Bisnis proses ini merupakan pengalaman pribadi OWP dalam mengoperas...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Mungkin ada baiknya kita melakukan explorasi bisnis proses belajar yang mungkin tidak terlalu konvensional. Bisnis proses ini merupakan pengalaman pribadi OWP dalam mengoperasikan e-learning rakyat di lms.onnocenter.or.id/moodle/ digambarkan dalam bentuk mind mapping di gambar. Mind mapping bisnis proses belajar ini difokuskan pada orang/siswa yang ingin menjadi pandai, yang ingin sukses di masa depannya terletak di bawah dari gambar. Sederhananya, tujuan yang ingin dicapai orang/siswa/mahasiswa tersebut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
menjadi pandai&lt;br /&gt;
mudah dalam bekerja&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi pemberi kerja, masyarakat umum dapat dengan mudah mengecek sertifikat yang dimiliki oleh siswa tersebut. Secara teknologi, proses cek sertifikat sudah sangat dimudahkan dengan mencetak QR Code di sertifikat tersebut. QR Code merupakan URL yang akan berhubungan langsung dengan server e-learning pemberi sertifikat.&lt;br /&gt;
Gambar: Bisnis Proses Ajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pesatnya teknologi komputer dan Internet, saat ini siswa yang mencari ilmu, sangat mungkin untuk memperoleh ilmu secara FREE dari berbagai sumber di Internet, contoh yang nyata sekali adalah youtube, e-learning rakyat lms.onnocenter.or.id/moodle/. Bahkan di sisi yang lebih ekstrim dipersilahkan untuk mengcopy perpustakaan OWP yang berisi ratusan ribu ebook besarnya sekitar 2-7 Terabyte dan semuanya FREE. Tentunya biasanya ilmu yang FREE ini  tidak bisa memberikan sertifikat keahlian atau kelulusan siswa.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INTRO:_Mengapa_Internet_OFFLINE%3F&amp;diff=63927</id>
		<title>INTRO: Mengapa Internet OFFLINE?</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INTRO:_Mengapa_Internet_OFFLINE%3F&amp;diff=63927"/>
		<updated>2021-11-22T04:42:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dengan adanya pandemi covid-19, sekolah/kuliah dari rumah merupakan sebuah keharusan. Bagi daerah yang tersedia infrastruktur telekomunikasi &amp;amp; selular, dengan berbekal dana secukupnya maka kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan melalui Internet. Siswa / mahasiswa dapat melakukannya dari rumah, jika&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada akses Internet&lt;br /&gt;
Ada Server yang memadai&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Sayangnya, akses Internet terutama di daerah / perkampungan / rural biasanya akan sangat tergantung pada keberadaan operator seluler / 3G / 4G. Sayangnya, banyak daerah di Indonesia yang masih kesulitan untuk akses Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar:. Kondisi Sinyal Telkomsel di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Pada Gambar diatas diperlihatkan kondisi sinyal telkomsel di seluruh Indonesia yang dapat diakses melalui situs npref.com. Terlihat banyak sekali blank spot terutama di luar jawa. Pada situs npref.com kita dapat mengevaluasi coverage operator seluler di Indonesia dengan data yang dikumpulkan oleh npef.com sejak tahun 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar:Kondisi Sinyal Telkomsel di Jawa Barat &amp;amp; Banten.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Untuk melihat lebih detail kondisi sinyal sebaik kita zoom in ke wilayah yang kita inginkan. Gambar di atas memperlihatkan kondisi sinyal di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Terlihat dengan sangat jelas sekali terutama di wilayah selatan Jakarta sinyal sangat sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Kondisi Sinyal 5G di kawasan ASEAN&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Jika kita tertarik untuk menggunakan 5G, pada gambar di atas di perlihatkan kondisi sinyal 5G di kawasan ASEAN. Terlihat jelas bahwa negara yang sudah dengan baik menggelar 5G di ASEAN adalah Thailand dan Singapore. Di Indonesia 5G tampaknya hanya tergelar di beberapa kota besar saja,  yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jabodetabek – Jakarta &amp;amp; Bekasi.&lt;br /&gt;
Karawang&lt;br /&gt;
Bandung&lt;br /&gt;
Surakarta / Solo&lt;br /&gt;
Surabaya&lt;br /&gt;
Makassar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan sinyal tersebut adalah, memberikan akses pengetahuan dan akses proses belajar mengajar secara lokal TANPA melalui Internet yang dikenal dengan sistem Internet OFFLINE. Akses lokal dapat diberikan dengan cara,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat &amp;amp; mengoperasikan server e-learning lokal, berisi semua materi pembelajaran dan yang penting adalah bank soal agar ujian dapat dilakukan secara lokal.&lt;br /&gt;
Membuat &amp;amp; mengoperasikan akses LAN / wireless lokal.&lt;br /&gt;
Menarik / mengcopy nilai2 yang dihasilkan untuk bisa di evaluasi di pusat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara sederhana apa Internet Offline memungkinkan proses belajar dapat dilakukan tanpa tergantung jaringan Internet. Hal ini diimplementasikan secara serius oleh teman-teman di Universitas Terbuka (UT), semoga akan menjadi contoh bagi seluruh dunia pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Pemikiran Sederhana Tentang e-Learning]]&lt;br /&gt;
* [[Filosofy Naif e-learning]]&lt;br /&gt;
* [[Pendapat yang sering beredar tentang e-learning &amp;amp; perpustakaan digital]]&lt;br /&gt;
* [[Alternatif Mindset e-Learning]]&lt;br /&gt;
* [[Sumber Daya Ajar]]&lt;br /&gt;
* [[Alternatif Bisnis Proses Belajar]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INTRO:_Mengapa_Internet_OFFLINE%3F&amp;diff=63923</id>
		<title>INTRO: Mengapa Internet OFFLINE?</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INTRO:_Mengapa_Internet_OFFLINE%3F&amp;diff=63923"/>
		<updated>2021-11-22T04:41:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dengan adanya pandemi covid-19, sekolah/kuliah dari rumah merupakan sebuah keharusan. Bagi daerah yang tersedia infrastruktur telekomunikasi &amp;amp; selular, dengan berbekal dana secukupnya maka kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan melalui Internet. Siswa / mahasiswa dapat melakukannya dari rumah, jika&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada akses Internet&lt;br /&gt;
Ada Server yang memadai&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Sayangnya, akses Internet terutama di daerah / perkampungan / rural biasanya akan sangat tergantung pada keberadaan operator seluler / 3G / 4G. Sayangnya, banyak daerah di Indonesia yang masih kesulitan untuk akses Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar:. Kondisi Sinyal Telkomsel di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Pada Gambar diatas diperlihatkan kondisi sinyal telkomsel di seluruh Indonesia yang dapat diakses melalui situs npref.com. Terlihat banyak sekali blank spot terutama di luar jawa. Pada situs npref.com kita dapat mengevaluasi coverage operator seluler di Indonesia dengan data yang dikumpulkan oleh npef.com sejak tahun 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar:Kondisi Sinyal Telkomsel di Jawa Barat &amp;amp; Banten.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Untuk melihat lebih detail kondisi sinyal sebaik kita zoom in ke wilayah yang kita inginkan. Gambar di atas memperlihatkan kondisi sinyal di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Terlihat dengan sangat jelas sekali terutama di wilayah selatan Jakarta sinyal sangat sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Kondisi Sinyal 5G di kawasan ASEAN&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Jika kita tertarik untuk menggunakan 5G, pada gambar di atas di perlihatkan kondisi sinyal 5G di kawasan ASEAN. Terlihat jelas bahwa negara yang sudah dengan baik menggelar 5G di ASEAN adalah Thailand dan Singapore. Di Indonesia 5G tampaknya hanya tergelar di beberapa kota besar saja,  yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jabodetabek – Jakarta &amp;amp; Bekasi.&lt;br /&gt;
Karawang&lt;br /&gt;
Bandung&lt;br /&gt;
Surakarta / Solo&lt;br /&gt;
Surabaya&lt;br /&gt;
Makassar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan sinyal tersebut adalah, memberikan akses pengetahuan dan akses proses belajar mengajar secara lokal TANPA melalui Internet yang dikenal dengan sistem Internet OFFLINE. Akses lokal dapat diberikan dengan cara,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat &amp;amp; mengoperasikan server e-learning lokal, berisi semua materi pembelajaran dan yang penting adalah bank soal agar ujian dapat dilakukan secara lokal.&lt;br /&gt;
Membuat &amp;amp; mengoperasikan akses LAN / wireless lokal.&lt;br /&gt;
Menarik / mengcopy nilai2 yang dihasilkan untuk bisa di evaluasi di pusat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara sederhana apa Internet Offline memungkinkan proses belajar dapat dilakukan tanpa tergantung jaringan Internet. Hal ini diimplementasikan secara serius oleh teman-teman di Universitas Terbuka (UT), semoga akan menjadi contoh bagi seluruh dunia pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Pemikiran Sederhana Tentang e-Learning]]&lt;br /&gt;
* [[Filosofy Naif e-learning]]&lt;br /&gt;
* [[Pendapat yang sering beredar tentang e-learning &amp;amp; perpustakaan digital]]&lt;br /&gt;
* [[Alternatif Mindset e-Learning]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Pendapat_yang_sering_beredar_tentang_e-learning_%26_perpustakaan_digital&amp;diff=63922</id>
		<title>Pendapat yang sering beredar tentang e-learning &amp; perpustakaan digital</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Pendapat_yang_sering_beredar_tentang_e-learning_%26_perpustakaan_digital&amp;diff=63922"/>
		<updated>2021-11-22T04:40:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;Dengan e-learning guru tidak perlu mengajar! - SALAH, manusia dan peserta didik tetap lebih mudah mengerti jika di ajar oleh manusia daripada mesin. e-learning mahal! - SALAH,...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dengan e-learning guru tidak perlu mengajar! - SALAH, manusia dan peserta didik tetap lebih mudah mengerti jika di ajar oleh manusia daripada mesin.&lt;br /&gt;
e-learning mahal! - SALAH, kita bisa membuat e-learning dengan software open source seperti Moodle dan sistem operasi Linux yang semua gratis.&lt;br /&gt;
e-learning butuh Internet yang mahal - SALAH, e-learning dengan moodle dapat dibuat dengan server sendiri di sekolah di jaringan LAN / Wifi lokal di sekolah sehingga bisa diakses tanpa perlu Internet / pulsa sama sekali.&lt;br /&gt;
Perpustakaan digital mahal! - SALAH, perpustakaan digital bisa di bangun dari ebook / video yang ada gratis di Internet. Bahkan kalau kita kreatif, kita bisa memaksa / menugaskan siswa / mahasiswa untuk menulis ebook untuk materi perpustakaan digital tersebut. Kita bisa menggunakan komputer dengan harddisk yang ada.&lt;br /&gt;
e-learning butuh listrik yang handal! - BETUL, ini akan menjadi masalah besar bagi daerah yang PLN-nya tidak stabil. Untuk itu mungkin perlu dilirik komputer dengan USB flashdisk sebagai hardisk supaya kalau crash / rusak tidak terlalu mahal.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Filosofy_Naif_e-learning&amp;diff=63920</id>
		<title>Filosofy Naif e-learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Filosofy_Naif_e-learning&amp;diff=63920"/>
		<updated>2021-11-22T04:40:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;103.134.184.142: Created page with &amp;quot;e-learning memungkinkan untuk menaikan kualitas siswa karena membebaskan siswa untuk melakukan explorasi dan mengulang sumber ajar yang sangat banyak dan beragam dengan mudah...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;e-learning memungkinkan untuk menaikan kualitas siswa karena membebaskan siswa untuk melakukan explorasi dan mengulang sumber ajar yang sangat banyak dan beragam dengan mudah dan murah.&lt;br /&gt;
e-learning memungkinkan siswa untuk melakukan eksplorasi pengetahuan secara mandiri melalui pengetahuan yang ada di e-learning server / digital library yang kita siapkan sebelumnya. Akan lebih baik jika guru / dosen memaksa-nya melalui berbagai kuis agar siswa harus membaca / mengeksplorasi pengetahuan tersebut.&lt;br /&gt;
e-learning memungkinkan siswa untuk mengerjakan ujian secara berulang-ulang. Proses pemeriksaan ujian dilakukan secara otomatis oleh komputer, akibatnya siswa yang gigih / mau berjuang akan naik nilai-nya, dan kita akan mengurangi siswa yang remedial.&lt;br /&gt;
e-learning memungkinan siswa untuk ujian dan belajar kapan saja dan dimana saja. Ini menjadi menarik karena BAAK tidak usah pusing meliburkan siswa untuk memberikan ruang bagi mereka yang kelas 3 atau yang ujian. Di samping itu, tidak perlu mengalokasikan asisten untuk menjaga / memeriksa ujian.&lt;br /&gt;
e-learning murah. Biaya ATK untuk ujian di banyak sekolah sekarang ini berkisar dari Rp. 2-5 juta / semester atau sekitar Rp. 4-10 juta / tahun. Padahal sebuah server biasa harganya maksimum Rp. 10 juta dan mempunyai waktu hidup 5 tahun kalau listrik-nya bisa dijaga dengan baik. Jadi sebetulnya jauh lebih murah daripada harus ujian secara manual / konvensional.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>103.134.184.142</name></author>
	</entry>
</feed>