<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=124.158.181.198</id>
	<title>OnnoCenterWiki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=124.158.181.198"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Special:Contributions/124.158.181.198"/>
	<updated>2026-04-22T00:12:01Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.45.1</generator>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64039</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI: Jaringan Akses</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64039"/>
		<updated>2021-11-22T06:27:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan belajar mengkonfigurasi jaringan akses untuk sistem Internet OFFLINE. Secara sederhana kita akan melihat beberapa contoh konfigurasi access point peralatan wireless / WiFi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, konfigurasi access point biasanya dilakukan melalui Web. Kita perlu mencari alamat IP address access point tersebut, username dan password - biasanya informasi ini ada di manual. Secara umum tidak banyak sebetulnya yang harus di konfigurasi, minimal kita hanya perlu mengkonfigurasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SSID - nama WiFi hotspot.&lt;br /&gt;
Channel - biasanya di set automatik. Jika ingin menset secara manual, sebaiknya menggunakan pilihan channel 1 atau 6 atau 11, jangan menggunakan channel lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ingin lebih kompleks, kita dapat menset&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DHCP Server - tidak semua Access Point mempunyai kemampuan DHCP dan bisa alokasi IP address untuk client. Alokasi IP address sebaiknya 192.168.x.x atau 172.16.x.x atau 10.x.x.x, tapi jangan menggunakan 192.168.88.x karena digunakan oleh server Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Security WPA2 - hanya diaktifkan jika sistem Internet OFFLINE tersambung ke Internet. Jika Internet OFFLINE benar-benar OFFLINE, maka sebaiknya security tidak diaktifkan agar membuka semua orang untuk akses ke server Internet OFFLINE dan ikut belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Mikrotik]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Linksys WRT610N]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Ubiquiti NanoStation2]]&lt;br /&gt;
* [[Penampakan Fisik Ubiquiti NanoStation2]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Web NanoStation2]]&lt;br /&gt;
* [[Reset Konfigurasi Access Point]]&lt;br /&gt;
* [[Wajanbolic untuk Pelanggan/User]]&lt;br /&gt;
* [[Desain &amp;amp; Ukuran Antena Wajanbolic e-goen]]&lt;br /&gt;
* [[Cuplikan Bahan dan Konstruksi Antena Wajan]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64025</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI: Jaringan Akses</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64025"/>
		<updated>2021-11-22T06:23:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan belajar mengkonfigurasi jaringan akses untuk sistem Internet OFFLINE. Secara sederhana kita akan melihat beberapa contoh konfigurasi access point peralatan wireless / WiFi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, konfigurasi access point biasanya dilakukan melalui Web. Kita perlu mencari alamat IP address access point tersebut, username dan password - biasanya informasi ini ada di manual. Secara umum tidak banyak sebetulnya yang harus di konfigurasi, minimal kita hanya perlu mengkonfigurasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SSID - nama WiFi hotspot.&lt;br /&gt;
Channel - biasanya di set automatik. Jika ingin menset secara manual, sebaiknya menggunakan pilihan channel 1 atau 6 atau 11, jangan menggunakan channel lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ingin lebih kompleks, kita dapat menset&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DHCP Server - tidak semua Access Point mempunyai kemampuan DHCP dan bisa alokasi IP address untuk client. Alokasi IP address sebaiknya 192.168.x.x atau 172.16.x.x atau 10.x.x.x, tapi jangan menggunakan 192.168.88.x karena digunakan oleh server Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Security WPA2 - hanya diaktifkan jika sistem Internet OFFLINE tersambung ke Internet. Jika Internet OFFLINE benar-benar OFFLINE, maka sebaiknya security tidak diaktifkan agar membuka semua orang untuk akses ke server Internet OFFLINE dan ikut belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Mikrotik]]&lt;br /&gt;
* [[Konfigurasi Access Point Linksys WRT610N]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64022</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI: Jaringan Akses</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI:_Jaringan_Akses&amp;diff=64022"/>
		<updated>2021-11-22T06:22:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Pada bagian ini, kita akan belajar mengkonfigurasi jaringan akses untuk sistem Internet OFFLINE. Secara sederhana kita akan melihat beberapa contoh konfigurasi access point pe...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan belajar mengkonfigurasi jaringan akses untuk sistem Internet OFFLINE. Secara sederhana kita akan melihat beberapa contoh konfigurasi access point peralatan wireless / WiFi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, konfigurasi access point biasanya dilakukan melalui Web. Kita perlu mencari alamat IP address access point tersebut, username dan password - biasanya informasi ini ada di manual. Secara umum tidak banyak sebetulnya yang harus di konfigurasi, minimal kita hanya perlu mengkonfigurasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SSID - nama WiFi hotspot.&lt;br /&gt;
Channel - biasanya di set automatik. Jika ingin menset secara manual, sebaiknya menggunakan pilihan channel 1 atau 6 atau 11, jangan menggunakan channel lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ingin lebih kompleks, kita dapat menset&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DHCP Server - tidak semua Access Point mempunyai kemampuan DHCP dan bisa alokasi IP address untuk client. Alokasi IP address sebaiknya 192.168.x.x atau 172.16.x.x atau 10.x.x.x, tapi jangan menggunakan 192.168.88.x karena digunakan oleh server Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Security WPA2 - hanya diaktifkan jika sistem Internet OFFLINE tersambung ke Internet. Jika Internet OFFLINE benar-benar OFFLINE, maka sebaiknya security tidak diaktifkan agar membuka semua orang untuk akses ke server Internet OFFLINE dan ikut belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64020</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64020"/>
		<updated>2021-11-22T06:19:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi guru/dosen]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi admin sekolah/kampus]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi pembuat sistem]]&lt;br /&gt;
* [[Mengupload ebook2 dan video2 referensi ke Perpustakaan Digital]]&lt;br /&gt;
* [[Evaluasi Penilaian Peserta Didik]]&lt;br /&gt;
* [[Menyiapkan Bank Soal untuk Ujian]]&lt;br /&gt;
* [[Beberapa Tip membuat soal]]&lt;br /&gt;
* [[Menyelenggarakan Ujian Online]]&lt;br /&gt;
* [[Mengambil Nilai Ujian Online]]&lt;br /&gt;
* [[Paradigma Ujian Online]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Mengambil_Nilai_Ujian_Online&amp;diff=64019</id>
		<title>Mengambil Nilai Ujian Online</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Mengambil_Nilai_Ujian_Online&amp;diff=64019"/>
		<updated>2021-11-22T06:19:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Internet OFFLINE sebetulnya awalnya dirancang dengan pemikiran bahwa ini digunakan di sekolah-sekolah di daerah dengan guru lokal yang ada di sekolah tersebut walaupun peserta...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Internet OFFLINE sebetulnya awalnya dirancang dengan pemikiran bahwa ini digunakan di sekolah-sekolah di daerah dengan guru lokal yang ada di sekolah tersebut walaupun peserta didik berada di rumah masing-masing dalam jarak jangkau RT/RW-net lokal. Jika kondisi-nya ada guru lokal yang dekat dengan server Internet OFFLINE, maka pengambilan nilai setiap kursus/course dapat dilakukan dengan mengambil dengan mudah melalui menu kuliah &amp;gt; Grades &amp;gt; Export dan kita dapat memilih salah satu format, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
OpenDocument spreadsheet&lt;br /&gt;
Plain text file&lt;br /&gt;
Excel spreadsheet&lt;br /&gt;
XML file&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi sebagian besar kita mungkin menggunakan format Excel akan lebih memudahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi kampus seperti Universitas Terbuka (UT), dimana kantor pusat berada di Jakarta, maka mau tidak mau proses pengambilan nilai perlu dilakukan oleh admin lokal. Kemudian file nilai dikirim ke Jakarta menggunakan Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alternatif lain, jika server Internet OFFLINE dapat di sambungkan ke Internet, maka dosen dari Jakarta dapat mengambil nilai tersebut. Tentunya hal ini hanya dapat dilakukan jika tidak ada kendala di jaringan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64016</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64016"/>
		<updated>2021-11-22T06:18:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi guru/dosen]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi admin sekolah/kampus]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi pembuat sistem]]&lt;br /&gt;
* [[Mengupload ebook2 dan video2 referensi ke Perpustakaan Digital]]&lt;br /&gt;
* [[Evaluasi Penilaian Peserta Didik]]&lt;br /&gt;
* [[Menyiapkan Bank Soal untuk Ujian]]&lt;br /&gt;
* [[Beberapa Tip membuat soal]]&lt;br /&gt;
* [[Menyelenggarakan Ujian Online]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Beberapa_Tip_membuat_soal&amp;diff=64015</id>
		<title>Beberapa Tip membuat soal</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Beberapa_Tip_membuat_soal&amp;diff=64015"/>
		<updated>2021-11-22T06:18:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Yang perlu kita semua sadari adalah perilaku sebagian besar mahasiswa di Republik Indonesia, terutama yang belajar online adalah tidak mempersiapkan diri baik2 sebelum ujian,...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Yang perlu kita semua sadari adalah perilaku sebagian besar mahasiswa di Republik Indonesia, terutama yang belajar online adalah tidak mempersiapkan diri baik2 sebelum ujian, seperti,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa/mahasiswa malas untuk membaca ulang materi/modul pelajaran.&lt;br /&gt;
Siswa/mahasiswa malas melakukan explorasi ilmu dari sumber2 lain.&lt;br /&gt;
Sering kali siswa/mahasiswa justru belajar pada saat ujian. Bahkan, mengandalkan google pada saat ujian online.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, bank soal sebaiknya dibuat untuk mengeksploitasi budaya tersebut yang belajar pada saat ujian, seperti melalui Google.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah beberapa tip sederhana yang dapat di gunakan agar kita dapat membuat soal dengan cepat dalam jumlah banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sharing bank soal oleh beberapa guru / dosen, contoh di sebuah wilayah jika ada 10 sekolah, dan masing-masing sekolah ada 2 guru satu mata pelajaran … jika masing-masing guru sharing 10 soal maka dengan mudah kita akan memperoleh 10 x 2 x 10 soal = 200 soal di bank soal.&lt;br /&gt;
Soal dibuat dari copy paste (copas) dari paragraf2 yang ada di modul2 kuliah. Hal ini akan memaksa mahasiswa untuk membaca modul pada saat mengerjakan ujian.&lt;br /&gt;
Membuat beberapa soal yang mirip satu sama lain, dengan jawaban yang bervariasi tingkat kebenarannya. Kemiripan di banyak soal akan memaksa peserta membaca soal baik2 agar tidak tertipu.&lt;br /&gt;
Contoh jenis soal True-False (Benar-Salah), kita dapat copas sebuah paragraf dari modul yang pasti jawabannya benar. Soal tersebut kita copy menjadi soal ke dua, soal kedua ini diubah sedikit kalimat-nya (misalnya ditambah kata “tidak”) yang membuat jawaban soal adalah salah. Soal pertama kita bisa copy lagi menjadi soal ketiga, soal ketiga ini diubah sedikit kalimatnya (misalnya di buat kata2 yang salah) yang membuat jawaban soal adalah salah. Hal ini bisa kita buat beberapa kali, sehingga hanya ada 1-2 soal yang benar sementara soal lainnya salah, hal ini akan memaksa siswa/mahasiswa untuk membaca paragraf soal baik2 untuk bisa menjawab dengan benar.&lt;br /&gt;
Contoh jenis soal mencocokan, kita dapat copas dari sebuah paragraf. Mengambil beberapa kata yang harus di cocokan. Trik-nya adalah membuat pilihan jawaban yang perlu di cocokan minimal 2x lebih banyak daripada yang harus di cocokan. Jangan membuat jumlah jawaban dan jumlah yang di cocokan sama, ini akan sangat memudahkan. Sama seperti sebelumnya, kita dapat mengulang beberapa kali soal mencocokan ini untuk sebuah paragraf.&lt;br /&gt;
Contoh jenis soal multiple choice, kita dapat dengan mudah membuat pilihan jawaban lebih besar dari 5 pilihan. Bahkan kita dapat membuat pilihan lebih dari 10 pilihan jawaban. Yang menarik dengan moodle, kita dapat membuat pilihan yang benar lebih dari satu (1), dengan persentase nilai yang berbeda2 dengan total tetap 100%. Misalnya, kita dapat membuat sebuah soal multiple choice dengan pilihan jawaban 12, dengan pilihan yang benar 3 buah - dengan nilai pilihan besar 1 (20%), pilihan besar 2 (40%), dan pilihan besar 3 (50%). Sehingga soal menjadi sangat menantang untuk dikerjakan.&lt;br /&gt;
Membuat soal dalam jumlah besar akan sangat lambat jika di lakukan secara online di server e-learning moodle. Akan jauh lebih mudah jika semua soal diedit menggunakan text editor dulu secara lokal di komputer guru/dosen sebelumnya nantinya di upload ke moodle. Pilihan format text soal untuk di edit menggunakan notepad, adalah GIFT atau AIKEN yang kedua-nya relatif mudah untuk digunakan.&lt;br /&gt;
Format GIFT sebetulnya dapat di generate melalui web seperti http://text2gift.atwebpages.com/Text2GiftConverter.html. Kita cukup men-paste soal dalam bentuk text yang kemudian akan di konversikan dalam format GIFT. Untuk yang agak rajin untuk membuat soal dapat membuat file GIFT sendiri.&lt;br /&gt;
Format GIFT dapat dibaca di https://docs.moodle.org/311/en/GIFT_format contoh format file-nya GIFT adalah sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
// true/false&lt;br /&gt;
::Q1:: 1+1=2 {T}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
// multiple choice with specified feedback for right and wrong answers&lt;br /&gt;
::Q2:: What&#039;s between orange and green in the spectrum? &lt;br /&gt;
{ =yellow # right; good! ~red # wrong, it&#039;s yellow ~blue # wrong, it&#039;s yellow }&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
// fill-in-the-blank&lt;br /&gt;
::Q3:: Two plus {=two =2} equals four.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
// matching&lt;br /&gt;
::Q4:: Which animal eats which food? { =cat -&amp;gt; cat food =dog -&amp;gt; dog food }&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
// math range question&lt;br /&gt;
::Q5:: What is a number from 1 to 5? {#3:2}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
// math range specified with interval end points&lt;br /&gt;
::Q6:: What is a number from 1 to 5? {#1..5}&lt;br /&gt;
// translated on import to the same as Q5, but unavailable from Moodle question interface&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
// multiple numeric answers with partial credit and feedback&lt;br /&gt;
::Q7:: When was Ulysses S. Grant born? {#&lt;br /&gt;
         =1822:0      # Correct! Full credit.&lt;br /&gt;
         =%50%1822:2  # He was born in 1822. Half credit for being close.&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Format AIKEN jauh lebih mudah daripada GIFT. Format AIKEN dapat di baca di web https://docs.moodle.org/311/en/Aiken_format . Berikut adalah contoh soal yang ditulis menggunakan format AIKEN,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
What is the correct answer to this question?&lt;br /&gt;
A. Is it this one?&lt;br /&gt;
B. Maybe this answer?&lt;br /&gt;
C. Possibly this one?&lt;br /&gt;
D. Must be this one!&lt;br /&gt;
ANSWER: D&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Which LMS has the most quiz import formats?&lt;br /&gt;
A) Moodle&lt;br /&gt;
B) ATutor&lt;br /&gt;
C) Claroline&lt;br /&gt;
D) Blackboard&lt;br /&gt;
E) WebCT&lt;br /&gt;
F) Ilias&lt;br /&gt;
ANSWER: A&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Q: The sky is blue.&lt;br /&gt;
A. True&lt;br /&gt;
B. False&lt;br /&gt;
ANSWER: A&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64005</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=64005"/>
		<updated>2021-11-22T06:15:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi guru/dosen]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi admin sekolah/kampus]]&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses bagi pembuat sistem]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Bisnis_Proses_bagi_admin_sekolah/kampus&amp;diff=64004</id>
		<title>Bisnis Proses bagi admin sekolah/kampus</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Bisnis_Proses_bagi_admin_sekolah/kampus&amp;diff=64004"/>
		<updated>2021-11-22T06:15:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Sebagian besar pekerjaan admin Internet Offline berkaitan dengan (1) siswa/mahasiswa dan (2) update materi ajar/kuliah. Berikut adalah beberapa detail-nya,  Aktifkan akses gue...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sebagian besar pekerjaan admin Internet Offline berkaitan dengan (1) siswa/mahasiswa dan (2) update materi ajar/kuliah. Berikut adalah beberapa detail-nya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aktifkan akses guest dengan password “tamu”, untuk setiap kursus/kuliah. Prosedur setting password “tamu” untuk akses user guest adalah,&lt;br /&gt;
Login sebagai admin situs atau dosen mata kuliah.&lt;br /&gt;
Klik Edit Setting &amp;gt; More &amp;gt; Users &amp;gt; Enrollment Methods &amp;gt; Guest access &amp;gt;  klik “Mata” agar Guest Access di ENABLE.&lt;br /&gt;
Klik Edit Setting &amp;gt; More &amp;gt; Users &amp;gt; Enrollment Methods &amp;gt; Guest access &amp;gt; Edit Settings -&amp;gt; masukan “tamu” pada parameter password seperti tampak pada gambar.&lt;br /&gt;
Setelah selesai, scroll ke bawah dan klik “Save Changes”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Set password “tamu” pada guest.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melakukan manual registrasi semua siswa/mahasiswa. Manual registrasi adalah secara manual satu per satu mendaftarkan siswa/mahasiswa ke lms moodle. Admin server perlu mengakses menu Site administration &amp;gt; Users &amp;gt; Accounts &amp;gt; Add a new user, dan memasukkan,&lt;br /&gt;
username&lt;br /&gt;
password&lt;br /&gt;
first name&lt;br /&gt;
surname (nama keluarga)&lt;br /&gt;
email address&lt;br /&gt;
city/town/kota&lt;br /&gt;
country&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Tampilan Admin Server saat memasukan user baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melakukan upload registrasi semua siswa/mahasiswa secara bersamaan. Registrasi menggunakan file text berisi data siswa/mahasiswa yang di upload ke lms moodle. Format file text menggunakan Comma Separated Values CSV di edit menggunakan notepad++ / text editor biasa, seperti contoh di bawah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
		username,firstname,lastname,email,course1,type1&lt;br /&gt;
		amir,amir,purba,amir@ut.ac.id,ITTS-OC-CyberSecurity,1&lt;br /&gt;
		sam,sam,bodo,sam@ut.ac.id,ITTS-OC-CyberSecurity,1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalimat pertama dengan parameter username,firstname,lastname,email,course1,type1 harus benar menulis-nya. course1,type1 menentukan course yang akan di daftar ke mahasiswa tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika diinginkan menset dengan password mahasiswa, dapat dilakukan dengan mengedit file text dengan format,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
username,password,firstname,lastname,email,course1,type1&lt;br /&gt;
		amir,Ab123!@#,amir,purba,amir@ut.ac.id,ITTS-OC-CyberSecurity,1&lt;br /&gt;
		sam,Ab123!@#,sam,bodo,sam@ut.ac.id,ITTS-OC-CyberSecurity,1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses upload file text (CSV) dapat dilakukan melalui menu Dashboard &amp;gt; Site administration &amp;gt; Users &amp;gt; Upload users &amp;gt; Choose a File - pilih file .CSV . Klik Upload Users.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Saat upload file .csv user.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menset enrollment key di masing2 kuliah jika diperlukan. Prosedur setting enrollment key adalah,&lt;br /&gt;
Login sebagai admin situs atau dosen mata kuliah.&lt;br /&gt;
Klik Edit Setting &amp;gt; More &amp;gt; Users &amp;gt; Enrollment Methods &amp;gt; Self enrollment &amp;gt; Edit Settings -&amp;gt; masukan “Enrollment Key” seperti tampak pada gambar.&lt;br /&gt;
Setelah selesai, scroll ke bawah dan klik “Save Changes”. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Menu Setting Enrollment Key.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendata Kuliah yang diambil oleh para mahasiswa. &lt;br /&gt;
membantu siswa/mahasiswa untuk bisa enroll ke kuliah/kursus masing-masing. Hal ini dapat dilakukan oleh masing-masing siswa atau dilakukan oleh admin server. Jika dilakukan oleh admin, maka perlu masuk ke menu Kursus &amp;gt; Settings &amp;gt; More &amp;gt; Users &amp;gt; Enrollment Methods&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Menu Enrolment Methods.&lt;br /&gt;
Pada menu Enrolment Methods, pilih Manual Enrolments &amp;gt; klik orang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Manual Enrolments.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita bisa select mahasiswa yang belum di enroll &amp;gt; ADD untuk memasukan mahasiswa tersebut secara manual ke kursus yang kita inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengupdate materi kuliah, jika diperlukan. Materi/konten spesifik biasanya akan ditangani oleh dosen. Admin biasanya melakukan restore backup kuliah, melalui menu Dashboard &amp;gt; Site administration &amp;gt; Courses &amp;gt; Restore course &amp;gt; Choose a file &amp;gt; UPLOAD THIS FILE &amp;gt; RESTORE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya ikuti prosedur yang diarahkan oleh moodle. Klik CONTINUE &amp;gt; Restore as a new course &amp;gt; CONTINUE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Menu restore backup sebuah kursus/course.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manajemen ujian siswa/mahasiswa&lt;br /&gt;
Menset waktu ujian siswa/mahasiswa. Sebaiknya ujian dapat dilakukan kapan saja, dengan soal random.&lt;br /&gt;
Mengambil nilai hasil ujian. Pengambilan nilai dapat dilakukan dengan pilihan, (1) secara OFFLINE , petugas UPBJJ ke lokasi server, atau (2) secara ONLINE, di sambungkan ke Internet&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil/download nilai hasil ujian dari masing-masing kuliah. Bisa berbentuk file excel, csv atau format ods dari masing-masing kuliah/kursus, satu per satu. File ini yang kemudian dikirimkan ke sekolah / administrasi sekolah untuk menjadi nilai akhir siswa/mahasiswa. Langkah yang perlu dilakukan untuk mengambil file hasil ujian tersebut adalah login sebagai admin/dosen/teacher &amp;gt; masuk ke kuliah tersebut &amp;gt; Grades &amp;gt; Export. Kita selanjutnya dapat memilih format file yang akan di download berbentuk OpenDocument spreadsheet, Plain text (CSV), Excel spreadsheet, XML file &amp;gt; DOWNLOAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Saat memilih format nilai yang akan di download.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengupdate perpustakaan digital jika di perlukan. Ini sangat tergantung pada server perpustakaan digital yang tersedia. Pada Internet OFFLINE, server perpustakaan digital dapat tersedia dalam folder di bawah folder web, misalnya, /var/www/html/pustaka/ Untuk mengupdate isi perpustakaan digital dapat menggunakan perintah scp dari folder perpustakaan yang ada di laptop kita, seperti,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	scp -r /folder/perpustakaan* user@ip-address-server:/var/www/html/pustaka/&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=63997</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=63997"/>
		<updated>2021-11-22T06:13:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=63996</id>
		<title>BISNIS PROSES: e-Learning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=BISNIS_PROSES:_e-Learning&amp;diff=63996"/>
		<updated>2021-11-22T06:13:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.  Secara umum ada bebe...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang cukup penting untuk di bahas / di kembangkan adalah prosedur / bisnis proses yang perlu diadopsi oleh sistem informasi seperti Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum ada beberapa bisnis proses yang perlu di kembangkan dan di adopsi oleh para penyelenggara Internet OFFLINE di kampus / sekolah. Beberapa di antaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis Proses pelayanan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi guru/dosen.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi admin lokal di kampus/sekolah.&lt;br /&gt;
Bisnis Proses bagi pembuat sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Sambungan_Wireless_Manado_Ternate_Talaud&amp;diff=63991</id>
		<title>Sambungan Wireless Manado Ternate Talaud</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Sambungan_Wireless_Manado_Ternate_Talaud&amp;diff=63991"/>
		<updated>2021-11-22T06:05:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Jaringan wireless jarak jauh yang sangat legend di Indonesia adalah jaringan Manado Ternate Talaud yang dioperasikan oleh teman-teman di Manado yang di pimpin oleh Insan Balan...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Jaringan wireless jarak jauh yang sangat legend di Indonesia adalah jaringan Manado Ternate Talaud yang dioperasikan oleh teman-teman di Manado yang di pimpin oleh Insan Balandatu dan Nielson Assa dari PT. Infotek Global Network. Mereka mem-push limit dari jaringan wireless jarak jauh antar pulau di Utara Manado hingga Ternate di Maluku. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
Gambar: Sambungan Manado Ternate Menggunakan AirFiber&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam gambar di perlihatkan peta jaringan wireless kecepatan tinggi menggunakan peralatan Ubiquiti AirFiber dengan kecepatan sekitar 100 Mbps-an antar pulau. Di utara manado mereka berhasil membuat sambungan melalui beberapa pulau hingga pulau Talaud yang cukup dekat dengan Filipina. Ke sebelah timur Manado, teman-teman ini berhasil menyambungkan Manado ke Halmahera dan Ternate yang kemudian menjadi hub bagi pulau-pulau sekitarnya. Jarak terjauh yang harus ditempuh pada sistem ini sekitar 130 km.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sisi harga, peralatan Ubiquiti AirFiber dapat diperoleh dengan harga antara US$500-1000+ per unit tergantung jenis yang inginkan. Untuk jarak 10-20 km, kita dapat menggunakan produk Ubiquiti AirMax yang lebih murah sekitar US$100-an per unit. Dengan harga yang sedemikian terjangkau, warga desa atau wilayah rural cukup men-justifikasi warga untuk membeli dan membangun sendiri infrastruktur wireless kecepatan tinggi secara swadaya masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah beberapa foto-foto peralatan Ubiquiti yang di pasang di berbagai pulau tersebut untuk memberikan gambaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Menara Relay di Pulau Batang Dua antara Manado Ternate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar di atas adalah menara relay di pulau Batang Dua yang berada kira-kira di tengah-tengah antara manado dan ternate. Total jarak antara Manado dan Ternate sekitar 300 km-an. Sehingga masing-masing antena yang ada pada foto di atas sebetulnya harus mendorong sinyal wireless untuk bisa menempuh jarak masing-masing sekitar 150 km. Ini merupakan jarak yang amat sangat jauh untuk sebuah sambungan wireless.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat peralatan solar cell dipasang menara ini, karena di pulau Batang Dua jangan terlalu berharap untuk bisa mengandalkan listrik dari PLN karena memang jauh dari mana-mana. Teman-teman di Manado termasuk piawai dalam membuat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sehingga tidak harus tergantung pada PLN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Tower Jaringan Wireless di Sidangoli, Halmahera Barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar di atas memperlihatkan foto tower jaringan wireless di Sidangoli, Halmahera Barat yang tersambung ke Pulau Batang Dua yang berjarak sekitar 130-150 km-an. Untuk selanjutnya tersambung ke Manado. Dari Sidangoli juga tersambung ke Ternate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat dengan jelas peralatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terpasang di bawah tower. Dengan adanya PLTS, maka pasokan listrik untuk peralatan wireless dapat mandiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Tower jaringan Wireless di Pulau Bunaken.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti kita ketahui bersama Pulau Bunaken merupakan salah satu wilayah pariwisata bahari yang terkenal bagi Indonesia. Teman-teman di Manado tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini dengan membangun tower untuk bisa mengcover wilayah Bunaken dan memberikan layanan akses Internet bagi wisatawan yang mengunjungi Bunaken. Sama dengan tower lainnya, peralatan PLTS terpasang di bawah tower.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63985</id>
		<title>DISAIN: Server Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Server_Internet_OFFLINE&amp;diff=63985"/>
		<updated>2021-11-22T05:56:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dalam sistem Internet OFFLINE sebetulnya kita mengcopykan konten / materi yang ada di Internet ke server lokal di jaringan di sekolah atau di desa. Dengan adanya copy materi di server lokal, maka kita dapat mengakses tanpa perlu adanya Internet. Pada kesempatan ini, kita akan mencoba membahas secara sederhana tentang server untuk sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Apa Itu Server?]]&lt;br /&gt;
* [[Tip Membangun Server Sendiri Internet Offline]]&lt;br /&gt;
* [[Faktor-faktor penting server]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Beban Server]]&lt;br /&gt;
* [[Perencanaan Aplikasi Server Internet OFFLINE]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Faktor-faktor_penting_server&amp;diff=63982</id>
		<title>Faktor-faktor penting server</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Faktor-faktor_penting_server&amp;diff=63982"/>
		<updated>2021-11-22T05:55:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;  Gambar: Komponen Utama di Komputer/Server.  Pada komputer, terdapat 3 komponen utama yang terlibat dalam proses alur kerja secara umum yaitu Processor, RAM dan HDD. Ketigany...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Komponen Utama di Komputer/Server.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada komputer, terdapat 3 komponen utama yang terlibat dalam proses alur kerja secara umum yaitu Processor, RAM dan HDD. Ketiganya dapat kita sebut sebagai komponen utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kita pertama kali menyalakan sebuah komputer, maka komponen yang pertama kali bekerja adalah Processor. Processor berfungsi mengolah data menjadi sebuah informasi, dan untuk melakukan itu dibutuhkan data yang umumnya disimpan di dalam HDD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi proses diatas memiliki satu masalah yang serius, yaitu perbedaan teknologi antara Processor dan HDD yang membuat performa keduanya berbeda jauh. Processor merupakan komponen digital yang bekerja sangat cepat dalam satuan gigabytes / detik, sedangkan HDD merupakan perangkat mekanis (semi digital) yang bekerja dalam satuan megabytes / detik. Sebagai perbandingan, pengolahan internal Processor memiliki Clock Speed mencapai 3 GHz (atau 1/3 miliar per-detik), sedangkan HDD memiliki pengolahan setara dengan 15K (atau 15000 putaran per-menit). Perbedaan performa ini tentu membawa masalah, karena processor akan terus-menerus membutuhkan pasokan data dari HDD, tapi HDD selalu terlambat memberikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk itu diciptakan komponen RAM untuk menjembatani masalah ini. RAM merupakan memori berkecepatan tinggi karena seluruhnya bekerja dengan proses digital seperti processor. Dengan RAM, maka data-data yang dibutuhkan processor dengan cepat bisa diberikan karena berjalan dalam arsitektur bus yang sama dengan Processor (Front Side Bus). Jadi fungsi RAM adalah jembatan data antara processor dengan HDD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabel Kelebihan dan kekurangan Processor, RAM &amp;amp; HDD&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelebihan&lt;br /&gt;
Kekurangan&lt;br /&gt;
Processor&lt;br /&gt;
Kecepatan tinggi&lt;br /&gt;
Bersifat Volatile&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknologi Digital&lt;br /&gt;
Berharga Mahal&lt;br /&gt;
RAM&lt;br /&gt;
Kecepatan transfer sama dengan Processor&lt;br /&gt;
Bersifat Volatile&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknologi Digital&lt;br /&gt;
Kapasitas data terbatas&lt;br /&gt;
HDD&lt;br /&gt;
Bersifat Non-Volatile&lt;br /&gt;
Kecepatan relatif rendah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapasitas data besar&lt;br /&gt;
Teknologi mekanik (semi digital)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kenyataannya, biasanya komputer/server yang di rakit biasanya sudah di optimasi secara maksimum antara Processor, RAM dan HDD yang digunakan sehingga kita akan memperoleh performance maksimum dari hardware yang kita beli.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Apa_Itu_Server%3F&amp;diff=63977</id>
		<title>Apa Itu Server?</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Apa_Itu_Server%3F&amp;diff=63977"/>
		<updated>2021-11-22T05:52:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Dalam dunia komputer, server adalah bagian dari perangkat keras atau perangkat lunak komputer (program komputer) yang melayani program atau perangkat lain, yang disebut &amp;quot;klien...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dalam dunia komputer, server adalah bagian dari perangkat keras atau perangkat lunak komputer (program komputer) yang melayani program atau perangkat lain, yang disebut &amp;quot;klien&amp;quot; (client/user/pengguna). Arsitektur ini disebut model client-server. Server dapat menyediakan berbagai fungsi, sering disebut &amp;quot;layanan&amp;quot; (service), seperti berbagi data atau sumber daya di antara banyak klien, atau melakukan komputasi untuk klien. Satu server dapat melayani banyak klien, dan satu klien dapat menggunakan beberapa server. Proses klien dapat berjalan pada perangkat yang sama atau dapat terhubung melalui jaringan ke server pada perangkat yang berbeda. Ada banyak server, seperti server database, server file, server mail, server printer, server web, server game, dan server aplikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem klien-server saat ini paling sering diimplementasikan oleh (dan sering diidentifikasi dengan) model request-response: klien mengirim permintaan ke server, yang melakukan beberapa tindakan dan mengirimkan respons kembali ke klien, biasanya dengan hasil atau acknowledgement. Jika kita mengacu pada komputer sebagai &amp;quot;perangkat keras kelas server&amp;quot; menyiratkan bahwa itu khusus untuk menjalankan server di atasnya. Ini sering menyiratkan bahwa itu lebih kuat dan handal daripada komputer pribadi standar, tetapi sebagai alternatif, cluster komputasi besar dapat terdiri dari banyak komponen server yang relatif sederhana dan dapat diganti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khusus untuk Internet OFFLINE, kita akan memperkenalkan penggunaan komputer standar biasa, bahkan komputer kecil seperti RaspberryPi sebagai server. Memang komputer jenis ini tidak dirancang sebagai server, akan tetapi untuk kebutuhan kita memberikan layanan materi ajar di daerah/desa dengan jumlah siswa/mahasiswa yang aktif pada saat bersamaan yang mungkin hanya puluhan akan cukup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aplikasi / layanan pada Internet OFFLINE, yang perlu dukung tidak banyak. Layanan yang diberikan terutama adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Web server&lt;br /&gt;
e-Learning&lt;br /&gt;
Perpustakaan Digital&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layanan ini cukup mudah diberikan oleh server yang dibangun menggunakan hardware standard yang di peruntukan bagi user biasa.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Membuat_Sambungan_WiFi_Jarak_Jauh_di_link.ui.com&amp;diff=63972</id>
		<title>Membuat Sambungan WiFi Jarak Jauh di link.ui.com</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Membuat_Sambungan_WiFi_Jarak_Jauh_di_link.ui.com&amp;diff=63972"/>
		<updated>2021-11-22T05:44:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Jika kita ingin membuat sambungan WiFi jarak jauh, dapat dengan mudah dibantu menggunakan link.ui.com dengan fitur Point-to-Point (PtP). Langkah yang perlu dilakukan adalah,...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Jika kita ingin membuat sambungan WiFi jarak jauh, dapat dengan mudah dibantu menggunakan link.ui.com dengan fitur Point-to-Point (PtP). Langkah yang perlu dilakukan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Login ke link.ui.com&lt;br /&gt;
Masukan koordinat sambungan jarak jauh Point-to-Point (PtP). Pada kesempatan ini kita akan mencoba merancang menyambungkan dari Taman Wisata Alam Posong, di kaki gunung Sindoro ke kita Stasiun Parakan di Temanggung. Koordinat lokasi adalah -7.317418, 110.023245 dan -7.282899,110.106839 .&lt;br /&gt;
Klik Point-to-Point agar meletakan tower PtP di lokasi koordinat.&lt;br /&gt;
Ubah koordinat di kedua sisi, agar sesuai koordinat lokasi dengan yang kita inginkan.&lt;br /&gt;
Alternatif lain, ubah device name menggunakan device yang lebih murah misalnya PowerBeam M5 yang bisa diperoleh di toko online dengan harga Rp 1.3-1.5 juta / buah.&lt;br /&gt;
“Optional” dapat mengubah lokasi tower, ke tempat yang lebih tinggi di sekitar itu agar pancaran lebih baik.&lt;br /&gt;
“Optional” ubah tinggi tower dengan mengubah parameter “Installation Height”. Nilai default 12 meter.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Sambungan dari Wisata Alam Posong ke Temanggung (10+ km).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada contoh sambungan ini, diperlihatkan kita bisa menyambungkan dua lokasi pada jarak 10+ km. Dengan ketinggian tower 12 meter (3 stack tower). Peralatan yang digunakan adalah PowerBeam 5AC dengan kecepatan sambungan sekitar 300 Mbps.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63971</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63971"/>
		<updated>2021-11-22T05:44:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 4 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[link.ui.com: Langkah merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[Koordinat GPS Lokasi]]&lt;br /&gt;
* [[Buka link.ui.com]]&lt;br /&gt;
* [[Membuat WiFi HotSpot di link.ui.com]]&lt;br /&gt;
* [[Membuat Sambungan WiFi Jarak Jauh di link.ui.com]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63969</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63969"/>
		<updated>2021-11-22T05:44:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 4 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[link.ui.com: Langkah merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[Koordinat GPS Lokasi]]&lt;br /&gt;
* [[Buka link.ui.com]]&lt;br /&gt;
* [[Membuat WiFi HotSpot di link.ui.com]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Buka_link.ui.com&amp;diff=63968</id>
		<title>Buka link.ui.com</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Buka_link.ui.com&amp;diff=63968"/>
		<updated>2021-11-22T05:43:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Setelah semua koordinat GPS lokasi yang kita inginkan, seperti, lokasi tower server, rumah siswa, rumah mahasiswa, berhasil diperoleh dan dicatat dalam notepad. Langkah selanj...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Setelah semua koordinat GPS lokasi yang kita inginkan, seperti, lokasi tower server, rumah siswa, rumah mahasiswa, berhasil diperoleh dan dicatat dalam notepad. Langkah selanjutnya adalah login ke link.ui.com dengan cara  mengklik tombol login di sebelah kanan atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Menu Login pada link.ui.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang belum mempunyai account di link.ui.com, dapat membuat account secara free / gratis dengan cara mengklik menu “Create Account” dan memasukan informasi seperti nama, first name, last name, email dan password, seperti tampak pada gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Tampilan menu saat Create Account di link.ui.com.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah account dibuat, kita dapat login ke link.ui.com dan memperoleh gambar tampilan homepage seperti tampak pada gambar. Menu penting yang perlu kita kenali ada disebelah kiri atas untuk memasukan koordinat GPS dan dua (2) lingkaran me-representasikan dua (2) jenis sambungan yang akan kita gunakan dalam merancang, yaitu (1) Point-to-Point (PtP), dan (2) Point-to-Multipoint (PtMP).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Homepage saat login ke link.ui.com.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63967</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63967"/>
		<updated>2021-11-22T05:43:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 4 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[link.ui.com: Langkah merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[Koordinat GPS Lokasi]]&lt;br /&gt;
* [[Buka link.ui.com]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Koordinat_GPS_Lokasi&amp;diff=63965</id>
		<title>Koordinat GPS Lokasi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Koordinat_GPS_Lokasi&amp;diff=63965"/>
		<updated>2021-11-22T05:42:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Salah satu hal yang agak sulit untuk memperoleh adalah koordinat GPS lokasi dimana radio akan ditempatkan. Koordinat GPS yang diinginkan biasanya menggunakan format,  -6.16475...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Salah satu hal yang agak sulit untuk memperoleh adalah koordinat GPS lokasi dimana radio akan ditempatkan. Koordinat GPS yang diinginkan biasanya menggunakan format,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-6.164753, 106.850329&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di mana angka yang pertama adala latitude, angka yang ke dua adalah longitude. Koordinat latitude mempunyai nilai antara -90 s/d 90. Koordinat longitude mempunyai nilai antara -180 s/d 180. Di Indonesia biasanya latitude antara -10 s/d 0 jika berada di selatan khatulistiwa, antara 0 s/d 5 berada di utara khatulistiwa. Sementara longitude Indonesia biasanya antara 95 sekitar sabang, s/d 141-an di perbatasan Papua New Guinea.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa alternatif cara untuk memperoleh koordinat lokasi GPS, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meminta orang yang berada dilokasi untuk share location (shareloc) dari handphone. &lt;br /&gt;
Menginstal apps GPS di smartphone. Ke lokasi tempat antena akan di pasang, dan mencatat lokasi yang di tampilkan di apps GPS.&lt;br /&gt;
Melihat Google Maps, zoom in ke lokasi tempat akan di pasang tower dan ambil koordinat GPS-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah lebih detail dari penjelasan di atas.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63964</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63964"/>
		<updated>2021-11-22T05:40:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 4 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;br /&gt;
* [[Merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[link.ui.com: Langkah merancang jaringan wireless jarak jauh]]&lt;br /&gt;
* [[Koordinat GPS Lokasi]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Disain_MAN_3_Non-Overlapping_Channel_dengan_antena_Sectoral&amp;diff=63957</id>
		<title>Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Disain_MAN_3_Non-Overlapping_Channel_dengan_antena_Sectoral&amp;diff=63957"/>
		<updated>2021-11-22T05:38:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Jika kita menggunakan antena sektoral di Access Point, dengan tiga (3) non-overlapping channel yang dioperasikan pada tiga (3) Access Point yang berbeda, kita dapat meletakan...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Jika kita menggunakan antena sektoral di Access Point, dengan tiga (3) non-overlapping channel yang dioperasikan pada tiga (3) Access Point yang berbeda, kita dapat meletakan semuanya pada sebuah tower yang sama. Ke tiga (3) antenna sectoral di arahkan dengan 120 derajat arah yang berbeda dari tower yang sama. Setiap antenna akan menjangkau sel berjarak 6-8 km. Konfigurasi ini dapat kita lihat pada gambar terlampir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: P2MP menggunakan tiga (3) non-overlapping channel dengan antenna sectoral di Access Point dengan tiga (3) tower&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tergantung pada traffic, total WiFi station / node setiap sel terbatas pada 10-30 node. Karena WiFi station / node biasanya digunakan sebagai gateway dari sebuah RT/RW-net atau LAN local di kantor-kantor, maka sebetulnya total computer yang tersambung ke jaringan jumlahnya jauh lebih besar daripada jumlah node WiFi di jaringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menjangkau wilayah 35 x 35 km persegi yang hampir sama dengan jangkauan contoh sebelumnya dengan antena sektoral, tampak pada gambar ada sembilan (9) sel . Masing-masing warna yang berbeda merepresentasi non-overlapping channel 1, 6 dan 11.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fitur utama yang kita lihat disini adalah walaupun kita mempunyai lebih banyak sel, dalam hal ini 9 buah sel, dan lebih banyak node, yaitu 9 x 30 node atau 270 node WiFi, tapi kita hanya membutuhkan tiga (3) buah tower saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulan yang penting yang kita dapat dari penjelasan ini adalah dengan menggunakan antena sektoral kita dapat menekan biaya investasi tower tapi dapat memberikan servis pada lebih banyak pengguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: P2MP menggunakan tiga (3) non-overlapping channel dengan antenna sectoral di Access Point dengan tiga (3) tower&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63956</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63956"/>
		<updated>2021-11-22T05:38:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;br /&gt;
* [[Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni]]&lt;br /&gt;
* [[Disain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena Sectoral]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Desain_MAN_3_Non-Overlapping_Channel_dengan_antena_omni&amp;diff=63955</id>
		<title>Desain MAN 3 Non-Overlapping Channel dengan antena omni</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Desain_MAN_3_Non-Overlapping_Channel_dengan_antena_omni&amp;diff=63955"/>
		<updated>2021-11-22T05:38:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot; Pada bagian ini di perlihatkan contoh menggunakan model jangkauan hexagonal untuk tiga (3) non-overlapping channel, yaitu, channel 1, 6 dan 11.  Karena kita menginginkan agar...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
Pada bagian ini di perlihatkan contoh menggunakan model jangkauan hexagonal untuk tiga (3) non-overlapping channel, yaitu, channel 1, 6 dan 11.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kita menginginkan agar masing-masing channel tidak meng-interferensi / mengganggu satu sama lain, logika yang sederhana adalah menggunakan konfigurasi seperti tampak pada gambar. Dengan keterbatasan jarak oleh EIRP yang hanya 30 dBm atau sekitar 4-5 radius, tampak Access Point dengan channel yang sama akan terpisah jarak 15 km jauh satu sama lain dan tidak saling mengganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: P2MP menggunakan tiga (3) non-overlapping channel dan antenna omnidirectional pada Access Point&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampak pada contoh, sebuah Metropolitan Area Network (MAN) dengan tujuh (7) sel. MAN ini menjangkau sebuah kota dengan wilayah sekitar 35x35 km persegi. Jika sebuah sel dapat menampung 10-30 node / station, maka kita melihat sebuah infrastruktur WiFi yang dapat menampung sekitar 70-210 node tergantung jenis traffic-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya infrastruktur WiFi ini kemudian dapat di sambungkan ke jaringan RT/RW-net dan dapat menyambungkan lebih banyak komputer ke Internet. Oleh karenanya, sebetulnya total komputer yang tersambung sebetulnya lebih banyak daripada total node WiFi yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, karena kita menggunakan antena omnidirectional, kita membutuhkan tujuh (7) buah tower untuk meletakan ke tujuh (7) Access Point. Topologi bukanlah topologi yang efisien karena tower merupakan komponen investasi paling besar dari semua peralatan yang dibutuhkan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63952</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63952"/>
		<updated>2021-11-22T05:37:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Multipoint (PtMP)]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Sambungan_Point_to_Point_(PtP)&amp;diff=63951</id>
		<title>Sambungan Point to Point (PtP)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Sambungan_Point_to_Point_(PtP)&amp;diff=63951"/>
		<updated>2021-11-22T05:37:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Sambungan point-to-point biasanya menyediakan sebuah koneksi internet dimana akses lain tidak tersedia. Satu sisi dari sambungan point-to-point memiliki koneksi internet, seme...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sambungan point-to-point biasanya menyediakan sebuah koneksi internet dimana akses lain tidak tersedia. Satu sisi dari sambungan point-to-point memiliki koneksi internet, sementara yang lain menggunakan sambungan tersebut untuk mencapai Internet. Misalnya, sebuah universitas mungkin mempunyai sambungan frame relay atau VSAT yang cepat di tengah kampus, tetapi tidak mampu untuk membuat sambungan tersebut bagi bangunan penting yang ada di luar kampus. Jika bangunan utama di kampus memiliki pandangan terbuka ke bangunan di luar kampus, sambungan point-to-point dapat digunakan untuk membuat kedua bangunan tersebut tersambung. Hal ini dapat berupa tambahan atau bahkan menggantikan sambungan dial-up. Dengan antena yang tepat dan line of sight, sambungan point-to-point yang melebihi tiga puluh kilometer adalah mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, setelah sebuah sambungan point-to-point dibuat, banyak yang dapat dilakukan untuk memperluas jaringan lebih lanjut. Jika bangunan jauh seperti di contoh berada di bagian atas bukit yang tinggi, mungkin dapat melihat lokasi penting lainnya yang tidak dapat dilihat secara langsung dari pusat kampus. Dengan menginstal sambungan point-to-point di daerah terpencil, node lain dapat bergabung dengan jaringan dan menggunakan koneksi internet dari pusat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambungan point-to-point belum tentu harus melibatkan akses Internet. Misalnya anda harus secara fisik berkendaraan ke stasiun pemantauan cuaca yang jauh, yang tinggi di bukit, dalam rangka untuk mengumpulkan data dan mencatat dari waktu ke waktu. Anda dapat menghubungkan tempat tersebut dengan menggunakan sambungan point-to-point, yang memungkinkan pemantauan data secara realtime, tanpa harus melakukan perjalanan ke situs. Jaringan nirkabel dapat menyediakan bandwidth yang cukup besar untuk membawa data yang besar (termasuk audio dan video) antara dua titik yang memiliki sambungan ke masing-masing, bahkan tanpa adanya sambungan langsung ke internet.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63950</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63950"/>
		<updated>2021-11-22T05:36:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Mengatasi Interferensi]]&lt;br /&gt;
* [[Perhitungan Link Budget]]&lt;br /&gt;
* [[Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth]]&lt;br /&gt;
* [[Sambungan Point to Point (PtP)]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Perkiraan_Keperluan_Kapasitas_Bandwidth&amp;diff=63949</id>
		<title>Perkiraan Keperluan Kapasitas Bandwidth</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Perkiraan_Keperluan_Kapasitas_Bandwidth&amp;diff=63949"/>
		<updated>2021-11-22T05:36:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Sambungan wireless dapat secara signifikan memberikan throughput lebih besar daripada sambungan Internet tradisional, seperti VSAT, dial-up, atau DSL. Throughput juga disebut...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sambungan wireless dapat secara signifikan memberikan throughput lebih besar daripada sambungan Internet tradisional, seperti VSAT, dial-up, atau DSL. Throughput juga disebut sebagai kapasitas kanal, atau bandwidth (walaupun ini adalah istilah yang tidak ada hubungannya dengan bandwidth di radio). Penting untuk memahami bahwa perangkat nirkabel mencantumkan kecepatan (data rate) merujuk ke kecepatan radio dapat bertukar simbol, bukan throughput yang akan anda lihat. Sebuah sambungan WiFi, misalnya menggunakan protokol 802.11g, akan memperoleh kecepatan data di radio 54 Mbps. Akan tetapi karena radio bekerja half-duplex, transmit dan receiver bergantian, maka hanya akan menyediakan throughput hingga 22 Mbps saja. Sisanya adalah overhead yang dibutuhkan radio untuk proses koordinasi mereka menggunakan protokol 802.11g.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlu dicatat bahwa throughput adalah sebuah ukuran bit dari waktu ke waktu. 22 Mbps berarti bahwa dalam suatu waktu, hingga 22 megabits dapat dikirim dari satu tempat ke tempat yang lain. Jika pengguna mencoba untuk mendorong lebih dari 22 megabits melalui sambungan tersebut, akan diperlukan lebih dari satu detik. Karena data tidak dapat dikirim secara langsung, data diletakkan dalam antrian, dan dikirim secepat mungkin. Antrian data ini akan meningkatkan waktu yang diperlukan untuk menyeberangkan bit terakhir di antrian. Waktu yang diperlukan untuk menyeberang data disebut latensi, latensi tinggi umumnya disebut &#039;lag&#039;. Sambungan anda pada akhirnya akan mengirimkan semua trafik di antrian, namun pengguna anda mungkin akan mengeluh karena lag meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa besar throughput yang dibutuhkan pengguna anda? Hal ini tergantung pada berapa banyak pengguna anda, dan bagaimana mereka menggunakan sambungan nirkabel. Berbagai aplikasi Internet yang berbeda memerlukan throughput yang berbeda pula. Tabel berikut ini akan memberikan gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aplikasi&lt;br /&gt;
BW / Pengguna&lt;br /&gt;
Catatan&lt;br /&gt;
Pesan teks / IM&lt;br /&gt;
&amp;lt;1 kbps&lt;br /&gt;
Karena lalu lintas adalah jarang dan asynchronous, IM akan mentolerir latensi tinggi.&lt;br /&gt;
Email&lt;br /&gt;
1-100 kbps&lt;br /&gt;
Seperti IM, dan e-mail asynchronous tidak perlu tersambung terus, sehingga akan mentolerir latensi. Besar lampiran, virus, spam dan menambahkan untuk penggunaan bandwidth. Catatan bahwa email layanan web (seperti Yahoo atau Hotmail) harus dianggap sebagai akses web, tidak seperti email.&lt;br /&gt;
Web&lt;br /&gt;
50-100+ kbps&lt;br /&gt;
Web browser hanya menggunakan jaringan bila ada data yang diminta. Komunikasi adalah asinkron, sehingga lag sampai jumlah tertentu masih dapat di tolerir. Jika web browser meminta lebih banyak data (gambar yang besar, download yang lama, dll) penggunaan bandwidth akan naik secara signifikan.&lt;br /&gt;
Streaming audio&lt;br /&gt;
96-160 kbps&lt;br /&gt;
Setiap pengguna layanan streaming audio akan menggunakan bandwidth yang relatif besar secara konstan selama di mainkan / di request. Latensi dapat ditolerir sementara dengan menggunakan buffer yang besar pada klien. Tetapi lag yang terlalu panjang akan menyebabkan audio yang putus-putus atau kegagalan.&lt;br /&gt;
Voice over IP&lt;br /&gt;
24-100 kbps	&lt;br /&gt;
Seperti halnya dengan audio streaming, VoIP yang menggunakan bandwidth yang konstan untuk setiap pengguna selama panggilan. Tetapi dengan VoIP, bandwidth yang digunakan adalah dua arah dan sama besarnya. Latency pada VoIP akan langsung terasa pada pengguna. Lag yang lebih besar dari beberapa mili detik tidak dapat di terima oleh pengguna VoIP.&lt;br /&gt;
Streaming video&lt;br /&gt;
64-200 kbps&lt;br /&gt;
Seperti streaming audio, beberapa delay latensi dihindari dengan menggunakan buffer pada klien. Streaming video memerlukan throughput yang tinggi dan latency rendah untuk bekerja dengan benar&lt;br /&gt;
Peer-to-peer aplikasi file sharing (BitTorrent, KaZaA, Gnutella, eDonkey, dll)&lt;br /&gt;
0-tidak terbatas Mbps&lt;br /&gt;
Sementara aplikasi yang lain mentolerir sejumlah latensi, aplikasi ini cenderung menghabiskan semua bandwidth yang tersedia dengan cara mengirim ke sebanyak mungkin client, secepat mungkin. Pengguna aplikasi ini cenderung akan menyebabkan masalah di jaringan kecuali jika anda menggunakan bandwidth manajemen yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
		&lt;br /&gt;
Untuk memperkirakan keperluan throughput yang anda perlukan di jaringan anda, kalikan jumlah pengguna diharapkan dengan aplikasi yang mungkin mereka gunakan. Misalnya, 50 pengguna yang terutama browsing web akan mengkonsumsi 2,5 sampai 5 Mbps atau lebih dari throughput saat trafik puncak, dan akan mentolerir beberapa latensi. Di sisi lain, 50 penggunaan serentak VoIP akan memerlukan 5 Mbps atau lebih dari throughput dalam kedua arah, tanpa adanya latensi. Karena peralatan nirkabel 802.11g adalah half duplex (artinya, hanya menerima atau mengirim / transmit bergantian, tidak keduanya secara bersamaan) anda perlu mengali dua throughput yang diperlukan, untuk total 10 Mbps. Penyedia sambungan wireless harus menyediakan kapasitas tersebut setiap detik, atau percakapan VoIP yang dilakukan akan terasa delay / lag.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena pengguna anda juga tidak mungkin untuk menggunakan sambungan di saat yang sama, hal yang sering dilakukan adalah membeli lebih (oversubscribe) dari throughput yang tersedia (yang, memungkinkan lebih banyak pengguna daripada jumlah maksimum bandwidth yang tersedia). Oversubscribe dengan faktor 2 sampai 5 sangat umum. Pada umumnya, anda akan oversubscribe ketika membangun jaringan infrastruktur. Dengan pemantauan throughput secara hati-hati di seluruh jaringan anda, anda akan dapat untuk merencanakan kapan meng-upgrade berbagai bagian jaringan, dan berapa banyak sumber daya tambahan akan diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersiaplah bahwa tidak peduli berapa kapasitas pasokan anda, pengguna anda akan menemukan aplikasi yang akan menggunakan semua. Dengan menggunakan manajemen bandwidth, web cache, dan teknik lainnya, anda dapat secara signifikan mengurangi latensi dan meningkatkan throughput keseluruhan jaringan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Perhitungan_Link_Budget&amp;diff=63947</id>
		<title>Perhitungan Link Budget</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Perhitungan_Link_Budget&amp;diff=63947"/>
		<updated>2021-11-22T05:36:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;CATATAN: BIASAKAN dalam melakukan perhitungan untuk tidak menggunakan amplifier. Biasakan tetap menggunakan daya pancar maksimum 100mW. Itu sudah jauh lebih cukup untuk banyak...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;CATATAN: BIASAKAN dalam melakukan perhitungan untuk tidak menggunakan amplifier. Biasakan tetap menggunakan daya pancar maksimum 100mW. Itu sudah jauh lebih cukup untuk banyak keperluan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menghitung Sistem Operating Margin&lt;br /&gt;
Tampak pada gambar adalah perhitungan Sistem Operating Margin (SOM). Ada banyak parameter input yang dibutuhkan, sementara ada tiga output yang dihasilkan, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Level sinyal RX (dBm)&lt;br /&gt;
Free Space Loss (dB)&lt;br /&gt;
Theoretical System Operating Margin (dB)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pastikan kita mempunyai paling tidak 10-15 dB System Operating Margin (SOM) untuk memberikan sedikit ruang bagi sinyal yang naik turun / fading.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dapat menghitung ketiga (3) output tersebut, kita perlu memasukan parameter-parameter berikut, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Frequency (MHz) yang digunakan pada komunikasi.&lt;br /&gt;
Distance (Miles) antara dua stasiun.&lt;br /&gt;
TX Power (dBm), WLAN biasanya mempunyai daya sekitar 30-100mW.&lt;br /&gt;
TX Cable Loss (dB), redaman di kabel coaxial &amp;amp; konektor antara pemancar ke antena. Sebaiknya tidak menggunakan coax sama sekali, hubungan antara antena dan pemancar hanya menggunakan pigtail yang tidak lebih dari satu (1) meter.&lt;br /&gt;
TX Antenna Gain (dBi)&lt;br /&gt;
Free Space Loss (FSL)&lt;br /&gt;
RX Antenna Gain (dBi)&lt;br /&gt;
RX Cable Loss (dB), redaman di kabel coax dari Antena ke penerima.&lt;br /&gt;
RX Sensitivity (dBm), sensitivitas penerima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kita mempunyai semua data / parameter yang dibutuhkan kita dapat menghitung System Operating Margin (SOM) untuk meyakinkan bahwa system yang kita kerjakan akan bekerja secara benar. Pada dasarnya System Operating Margin (SOM) menghitung selisih antara sinyal yang diterima dengan sensitivitas penerima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SOM = Rx signal level - Rx sensitivity.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara sinyal yang diterima (Rx signal level) dapat dihitung dengan menambahkan dan mengurangi daya pancar (TX power) dengan berbagai parameter yang ada dalam sebuah persamaan yang sederhana, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rx signal level = Tx power - Tx cable loss + Tx antenna gain – FSL&lt;br /&gt;
+ Rx antenna gain - Rx cable loss.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umumnya semua data yang dibutuhkan ada di manual / spesifikasi peralatan yang kita gunakan. Jika tidak maka di perintah iwconfig di Linux dapat dengan mudah melihat parameter TX power yang kita gunakan. Umumnya card WLAN mempunyai daya sekitar 15-20 dBm (sekitar 30-100mW).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pastikan minimal kita mempunyai 10-15 dB operating margin untuk memberikan tempat yang aman bagi fading, refleksi, multipath pada sinyal radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memberikan sedikit gambar, umumnya radio IEEE 802.11 mempunyai sensifitas penerima sekitar -80 sampai -85 dBm. Disisi client kita biasanya menggunakan antena pengarah, seperti parabola dengan gain antenna sebesar 19-24 dBi. Peralatan wireless yang baru biasanya tidak lagi menggunakan pigtail (kabel pendek penghubung antena ke radio), sehingga loss di kabel coax biasanya &amp;quot;NOL&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangkauan system sangat tergantung pada jenis antena yang digunakan di Access Point, jangan melupakan bahwa kita harus memberikan system operating margin sekitar 10-15 dB. Untuk antena omni di Access Point, yang umumnya mempunyai gain antenna sekitar 10-12 dBi, kita akan melihat jarak jangkau sekitar 4-5 km. Jika kita menggunakan antena sektoral dengan gain antenna sekitar 12-15 dBi, maka kita akan melihat jarak sekitar 6-8 km.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya untuk komunikasi Point To Point dengan menggunakan antena parabola 24 dBi di kedua sisi, tidak terlalu sukar untuk mencapai jarak s/d 15 km bahkan lebih. Peralatan dengan antena parabola yang baik, bisa menjangkau jarak s/d 50 km karena dibatasi lengkungan bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan power amplifier untuk memperpanjang jarak SANGAT TIDAK DISARANKAN karena akan menyebabkan hancurnya frekuensi dan mengganggu pengguna lain di frekuensi. Kerjasama antar pengguna sangat dibutuhkan untuk menjamin kita semua mempunyai share yang sama di frekuensi yang terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa pembuat peralatan menyediakan software yang dapat membantu menghitung System Operating Margin (SOM) juga berbagai parameter lainnya. Beberapa diantaranya adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AirLink https://link.ui.com/# RECOMMENDED&lt;br /&gt;
LinkCalc https://linkcalc.ligowave.com/Account/login&lt;br /&gt;
Radio Mobile Wireless&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari ketiga (3) aplikasi di atas, yang terbaik adalah AirLink dari Ubiquity.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Teknik_Mengatasi_Interferensi&amp;diff=63945</id>
		<title>Teknik Mengatasi Interferensi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Teknik_Mengatasi_Interferensi&amp;diff=63945"/>
		<updated>2021-11-22T05:35:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Pada operasional infrastruktur WiFi di outdoor, salah satu tantangan yang cepat atau lambat tapi pasti akan kita hadapi bersama adalah berkurangnya thruput karena tinggi-nya i...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada operasional infrastruktur WiFi di outdoor, salah satu tantangan yang cepat atau lambat tapi pasti akan kita hadapi bersama adalah berkurangnya thruput karena tinggi-nya interferensi &amp;amp; noise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinyal yang kuat tidak cukup untuk menjamin reliabilitas pada sebuah penerima wireless broadband. Sinyal level harus secara konsisten jauh lebih besar daripada noise yang di terima di penerima. Dengan kata lain, perbandingan antara sinyal kepada noise, Signal To Noise Ratio (SNR) harus setinggi mungkin. Untuk memperoleh SNR yang tinggi, ada dua (2) kondisi yang harus dipenuhi sekaligus, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinyal yang diterima oleh pesawat penerima harus lebih tinggi dari sensitivitas penerima.&lt;br /&gt;
Level noise di input penerima harus lebih rendah dari sinyal yang masuk. Noise didefinisikan sebagai “segala sesuatu yang bukan sinyal yang kita inginkan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gagal untuk memenuhi kedua (2) kondisi tersebut akan menyebabkan SNR yang rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita sebetulnya mempunyai kemampuan untuk mengontrol secara langsung proses untuk memaksimalkan sinyal yang diterima. Beberapa prosedur standard yang biasa digunakan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Link budget – daya pancar yang cukup, sensitivitas penerima, fade margin, dan penguatan antena yang cukup untuk mengatasi loss di kabel coaxial dan free space loss.&lt;br /&gt;
Line-of-sight (LOS) – jalur LOS harus tanpa hambatan / penghalang dari ujung ke ujung.&lt;br /&gt;
Fresnel zone – harus cukup daerah yang bebas tidak ada halangan.&lt;br /&gt;
Instalasi – yakinkan bahwa antenna di pasang dengan aman dan benar, arah yang benar, konektor N yang di isolasi tahan air, menggunakan konektor N dan coax yang baik yang biasanya harganya lumayan mahal.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Software_Site_Survey_di_Komputer&amp;diff=63943</id>
		<title>Software Site Survey di Komputer</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Software_Site_Survey_di_Komputer&amp;diff=63943"/>
		<updated>2021-11-22T05:35:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Secara umum ada tiga (3) aplikasi untuk perencanaan dan site survey yang lumayan baik dan free, yaitu: AirLink https://link.ui.com/# LinkCalc https://linkcalc.ligowave.com/Acc...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Secara umum ada tiga (3) aplikasi untuk perencanaan dan site survey yang lumayan baik dan free, yaitu:&lt;br /&gt;
AirLink https://link.ui.com/#&lt;br /&gt;
LinkCalc https://linkcalc.ligowave.com/Account/login&lt;br /&gt;
Radio Mobile Wireless http://www.ve2dbe.com/english1.html&lt;br /&gt;
Untuk lebih jelas cara menggunakan aplikasi ini akan dijelaskan di bagian lain.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63942</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63942"/>
		<updated>2021-11-22T05:34:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Global Positioning System (GPS)]]&lt;br /&gt;
* [[Software Site Survey di Komputer]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63938</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63938"/>
		<updated>2021-11-22T05:34:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Desain Jaringan Wireless]]&lt;br /&gt;
* [[Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Perangkat Site Survey]]&lt;br /&gt;
* [[Pertanyaan / Ceklist Site Survey]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Site_Survey&amp;diff=63935</id>
		<title>Site Survey</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Site_Survey&amp;diff=63935"/>
		<updated>2021-11-22T05:33:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Sebelum melakukan instalasi jaringan secara luas dan serius, sebaiknya kita melakukan “Site Survey” untuk mengetahui dengan pasti keadaan lapangan yang harus dihadapi. Seh...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sebelum melakukan instalasi jaringan secara luas dan serius, sebaiknya kita melakukan “Site Survey” untuk mengetahui dengan pasti keadaan lapangan yang harus dihadapi. Sehingga persiapan yang dilakukan tidak salah.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63930</id>
		<title>DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=DISAIN:_Jaringan_Akses_Internet_OFFLINE&amp;diff=63930"/>
		<updated>2021-11-22T05:32:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Agar sistem Internet Offline dapat diakses oleh penggunanya, kita perlu menggelar jaringan akses agar pengguna dapat mencapai server e-Learning lokal. Salah satu teknologi yang relatif murah untuk dapat melakukan hal tersebut adalah teknologi WiFi. Hal yang perlu dipastikan adalah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua pengguna dapat mengakses dengan baik dari rumah masing-masing atau dari lokasi yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;
Memastikan jaringan akses tersebut dapat mengatasi medan di sekitar lokasi server, seperti bukit, pepohonan atau bangunan.&lt;br /&gt;
Kemungkinan wilayah yang harus diberi akses mencapai beberapa kilometer saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian awal bab ini akan membahas lebih ke arah teori tentang desain jaringan wireless yang baik. Pembahasan disini merupakan intro sekitar perencanaan jaringan wireless akses, dan tidak mungkin di bahas secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang ingin langsung praktek merancang jaringan wireless langkah praktis yang perlu dilakukan sebetulnya tidak banyak, dan dapat dilakukan melalui Web sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat account dan login ke https://link.ui.com/&lt;br /&gt;
Masukan koordinat GPS lokasi yang ingin kita analisa/rancang jaringan wireless-nya. Koordinat GPS dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Google Maps.&lt;br /&gt;
Pilih sambungan (1) Point-to-Point (PtP), atau (2) Point-to-MultiPoint (PtMP).&lt;br /&gt;
Analisa dapat dilakukan untuk beberapa jaringan sekaligus, campuran PtP dan PtMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih detail tentang praktek proses desain di jelaskan di bagian akhir bab ini, tentang link.ui.com langkah merancang jaringan akses wireless. Bagi mereka yang benar-benar ingin mendalami teknik perancangan jaringan wireless akses sangat disarankan untuk membaca-baca buku terkait topik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Gambaran Umum Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Sumber_Daya_Ajar&amp;diff=63926</id>
		<title>Sumber Daya Ajar</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Sumber_Daya_Ajar&amp;diff=63926"/>
		<updated>2021-11-22T04:42:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Gambaran umum sumber daya ajar di perlihatkan dalam mind mapping di bawah ini. Tampak agak berantakan, karena mind mapping ini dibuat sambil memberikan webinar.  Gambar: Sumbe...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Gambaran umum sumber daya ajar di perlihatkan dalam mind mapping di bawah ini. Tampak agak berantakan, karena mind mapping ini dibuat sambil memberikan webinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Sumber Daya Ajar.&lt;br /&gt;
Secara teknologi, sering kali kita lupa bahwa,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e-learning secara praktis tidak dibatasi ruang &amp;amp; waktu. e-learning dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, tidak dibatasi oleh absensi, kehadiran, aturan2, birokrasi lainnya.&lt;br /&gt;
e-learning akan dibatasi oleh kemampuan sistem yang digunakan, seperti, core CPU, kapasitas RAM/memory,  kapasitas harddisk, kualitas ISP, bandwidth jaringan.&lt;br /&gt;
Untuk di daerah, solusi yang berbentuk text, seperti SMS, WA, telegram, Palapa menjadi menarik dan lebih di sukai daripada Video / ZOOM. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya akan menjadi menarik jika semua orang di bebas-kan untuk dapat pandai dan mengakses ilmu/pengetahuan yang dia inginkan tanpa batas-batas buatan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akses ke pengetahuan tentunya akan sangat tergantung pada sumber ajar-nya. Secara umum ada tiga (3) sumber daya ajar yang akan sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar terutama jika dilakukan secara elektronik melalui jaringan, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perpustakaan Digital. Perpustakaan digital menyimpan berbagai materi/pengetahuan secara elektronik. Materi/pengetahuan dapat berbentuk slide/ebook (PDF), video (MP4), audio (MP3), gambar (PNG/JPG), aplikasi (EXE) dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara sederhana perpustakaan digital dapat berbentuk harddisk tempat berbagai media/file ini berada, dan dapat di share melalui jaringan/web. Pengalaman selama ini, yang paling berat adalah ke-telaten-an seorang pustakawan untuk mengumpulkan dan mengorganisasi berbagai materi2 ini agar tersusun rapi dalam folder yang mudah untuk di copy dll. Sekedar info, perpustakaan digital OWP saat buku ini ditulis cukup besar sekitar 7TB berisi berbagai ilmu, termasuk buku2 sekolah SD, SMP, SMA dan dapat di copy “gratis”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyampaian Materi. Secara umum penyampaian materi/diskusi dapat dilakukan secara sinkron dimana siswa/mahasiswa berpartisipasi bersamaan saat pengajar menyampaikan materi. Alternatif lain, dilakukan secara asinkron dimana pengajar merekam materi dan siswa/mahasiswa mengakses materi/diskusi tidak bersamaan dengan pengajar. Teknologi Internet memungkinkan proses penyampaian dilakukan secara asinkron, sehingga absen dan kehadiran menjadi tidak penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh sinkron, mengajar menggunakan ZOOM. Pengajar yang kreatif dapat langsung berinteraksi dengan siswa/mahasiswa melalui chat. Pengajar yang kreatif dapat secara live men-stream kuliah ke live streaming di youtube. Siswa/mahasiswa bahkan bangsa Indonesia yang belum berpartisipasi dapat mengakses materi secara asinkron. Bahkan diskusi dapat dilakukan melalui media sosial, twitter, group dll secara asinkron. Proses asinkron menjadi sangat nyata karena kemampuan teknologi untuk mengarsip, mendokumentasikan proses pengajaran baik melalui youtube, wiki, e-learning dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Evaluasi &amp;amp; Monitoring. Bagian yang tampaknya akan memegang peran penting adalah evaluasi dan monitoring perkembangan siswa/mahasiswa. Ujian sering kali digunakan untuk mengevaluasi pemahaman siswa/mahasiswa. Jarang sekali proses evaluasi &amp;amp; monitoring digunakan untuk memacu proses pemahaman tentang ilmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh paling sederhana, sebagian besar orang akan sangat senang sekali jika memperoleh sertifikat walaupun isinya hanya “telah menyelesaikan dengan baik kuliah …..”. Bayangkan jika menggunakan moodle, sertifikat PDF dapat secara otomatis di buat jika nilai yang diperoleh di atas 85.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh lain, sebagian besar kuliah hanya mengandalkan beberapa kuis/ulangan, satu UTS, satu UAS untuk menentukan kelulusan. Bayangkan jika semua kuis, UTS, dan UAS dapat dilakukan berkali-kali selama satu semester dan diambil nilai tertinggi. Pengalaman selama ini, ujian berkali2 dengan soal random dengan nilai tertinggi yang diambil akan memacu &amp;amp; membuat optimis siswa/mahasiswa karena kemungkinan untuk lulus menjadi besar, di samping akan menghilangkan remedial sama sekali. Disamping itu, ujian berkali2 akan memaksa siswa/mahasiswa untuk membaca materi berulang2 sehingga akan meningkatkan pemahaman terhadap ilmu-nya. Memang, membuat bank soal yang besar agar bisa memberikan soal random menjadi beban yang bukan main disisi guru/dosen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alternatif lain, memberikan pilihan bagi mahasiswa untuk menulis buku untuk kelulusannya. Intinya sederhana saja, pola ujian yang selama ini dilakukan kebanyakan mengecek apakah siswa/mahasiswa sudah menjadi konsumen ilmu yang baik. Sementara menulis buku adalah mengecek apakah siswa/mahasiswa tersebut adalah PRODUSEN ilmu yang baik. Bagi kita yang pernah bekerja sebagai penulis akan tahu bahwa untuk bisa menjadi produsen yang baik, seseorang harus menjadi konsumen yang baik. Yang menarik dengan buku, mahasiswa akan memperoleh royalti mungkin sekitar Rp. 3-5 juta / buku untuk mahasiswa tersebut. Yang justru menjadi sangat penting, menulis buku akan sangat menaikan nilai jual mahasiswa pada saat lulus dan kemudian mencari kerja karena akan sangat memudahkan lulusan tersebut untuk bersaing dengan lulusan lain yang hanya mengandalkan ijazah saja.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INTRO:_Mengapa_Internet_OFFLINE%3F&amp;diff=63921</id>
		<title>INTRO: Mengapa Internet OFFLINE?</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INTRO:_Mengapa_Internet_OFFLINE%3F&amp;diff=63921"/>
		<updated>2021-11-22T04:40:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dengan adanya pandemi covid-19, sekolah/kuliah dari rumah merupakan sebuah keharusan. Bagi daerah yang tersedia infrastruktur telekomunikasi &amp;amp; selular, dengan berbekal dana secukupnya maka kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan melalui Internet. Siswa / mahasiswa dapat melakukannya dari rumah, jika&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada akses Internet&lt;br /&gt;
Ada Server yang memadai&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Sayangnya, akses Internet terutama di daerah / perkampungan / rural biasanya akan sangat tergantung pada keberadaan operator seluler / 3G / 4G. Sayangnya, banyak daerah di Indonesia yang masih kesulitan untuk akses Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar:. Kondisi Sinyal Telkomsel di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Pada Gambar diatas diperlihatkan kondisi sinyal telkomsel di seluruh Indonesia yang dapat diakses melalui situs npref.com. Terlihat banyak sekali blank spot terutama di luar jawa. Pada situs npref.com kita dapat mengevaluasi coverage operator seluler di Indonesia dengan data yang dikumpulkan oleh npef.com sejak tahun 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar:Kondisi Sinyal Telkomsel di Jawa Barat &amp;amp; Banten.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Untuk melihat lebih detail kondisi sinyal sebaik kita zoom in ke wilayah yang kita inginkan. Gambar di atas memperlihatkan kondisi sinyal di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Terlihat dengan sangat jelas sekali terutama di wilayah selatan Jakarta sinyal sangat sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar: Kondisi Sinyal 5G di kawasan ASEAN&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Jika kita tertarik untuk menggunakan 5G, pada gambar di atas di perlihatkan kondisi sinyal 5G di kawasan ASEAN. Terlihat jelas bahwa negara yang sudah dengan baik menggelar 5G di ASEAN adalah Thailand dan Singapore. Di Indonesia 5G tampaknya hanya tergelar di beberapa kota besar saja,  yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jabodetabek – Jakarta &amp;amp; Bekasi.&lt;br /&gt;
Karawang&lt;br /&gt;
Bandung&lt;br /&gt;
Surakarta / Solo&lt;br /&gt;
Surabaya&lt;br /&gt;
Makassar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	Salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan sinyal tersebut adalah, memberikan akses pengetahuan dan akses proses belajar mengajar secara lokal TANPA melalui Internet yang dikenal dengan sistem Internet OFFLINE. Akses lokal dapat diberikan dengan cara,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat &amp;amp; mengoperasikan server e-learning lokal, berisi semua materi pembelajaran dan yang penting adalah bank soal agar ujian dapat dilakukan secara lokal.&lt;br /&gt;
Membuat &amp;amp; mengoperasikan akses LAN / wireless lokal.&lt;br /&gt;
Menarik / mengcopy nilai2 yang dihasilkan untuk bisa di evaluasi di pusat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara sederhana apa Internet Offline memungkinkan proses belajar dapat dilakukan tanpa tergantung jaringan Internet. Hal ini diimplementasikan secara serius oleh teman-teman di Universitas Terbuka (UT), semoga akan menjadi contoh bagi seluruh dunia pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Pemikiran Sederhana Tentang e-Learning]]&lt;br /&gt;
* [[Filosofy Naif e-learning]]&lt;br /&gt;
* [[Pendapat yang sering beredar tentang e-learning &amp;amp; perpustakaan digital]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INTERNET_OFFLINE:_Konsep&amp;diff=63913</id>
		<title>INTERNET OFFLINE: Konsep</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INTERNET_OFFLINE:_Konsep&amp;diff=63913"/>
		<updated>2021-11-22T04:35:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Kerangka Berfikir Internet Offline yang di kembangkan pertama kali kami presentasikan di youtube pada pada Channel OnnoCenter alamat video https://www.youtube.com/watch?v=cKui...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kerangka Berfikir Internet Offline yang di kembangkan pertama kali kami presentasikan di youtube pada pada Channel OnnoCenter alamat video https://www.youtube.com/watch?v=cKuiRIQMZFE tentang “Konsep Internet Offline untuk Sekolah” pada tanggal 1/10/2018.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum akan ada tiga (3) fungsi / bagian, yaitu, (1) pengatur dan mengumpul content, (2) pengoperasian fasilitas Internet Offline di sekolah, dan (3) pengguna / pengakses content dapat siswa / guru yang menggunakan smartphone / komputer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara sederhana bagian pengumpul content yang sifatnya bisa terpusat, content di kumpulkan di SD / microsd dan siap tayang. Content disebarkan ke sekolah2, dan di instalasi di server lokal yang bisa menggunakan raspberry pi atau mini pc. Guru dan siswa dapat mengakses melalui fasilitas jaringan lokal seperti LAN maupun WiFi.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Internet_Offline:_Modul_Training&amp;diff=63910</id>
		<title>Internet Offline: Modul Training</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Internet_Offline:_Modul_Training&amp;diff=63910"/>
		<updated>2021-11-22T04:33:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
* [[INTRO: Mengapa Internet OFFLINE?]]&lt;br /&gt;
* [[OVERVIEW: Sistem Internet OFFLINE Sebagai Solusi untuk Desa]]&lt;br /&gt;
* [[DISAIN: Server Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[DISAIN: Jaringan Akses Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[INSTALASI &amp;amp; KONFIGURASI: Server PC Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[INSTALASI &amp;amp; KONFIGURASI Server RaspberryPi Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[CONTENT: e-Learning Internet OFFLINE]]&lt;br /&gt;
* [[INSTALASI &amp;amp; KONFIGURASI: Jaringan Akses]]&lt;br /&gt;
* [[STUDI KASUS: Jaringan Wireless Jarak Jauh]]&lt;br /&gt;
* [[LISTRIK: Listrik di Pedesaan]]&lt;br /&gt;
* [[BISNIS PROSES: e-Learning]]&lt;br /&gt;
* [[OPTIONAL: Instalasi &amp;amp; Konfigurasi Mikrotik]]&lt;br /&gt;
* [[BENCHMARKING: mengukur kemampuan system]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Strategi_Ujian/Evaluasi_belajar_dan_Bank_Soal&amp;diff=63909</id>
		<title>Strategi Ujian/Evaluasi belajar dan Bank Soal</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Strategi_Ujian/Evaluasi_belajar_dan_Bank_Soal&amp;diff=63909"/>
		<updated>2021-11-22T04:30:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Hal yang penting sekali dalam proses belajar terutama Internet OFFLINE adalah proses ujian/evaluasi belajar. Materi ajar kemungkinan dapat diambil dari berbagai sumber lain di...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hal yang penting sekali dalam proses belajar terutama Internet OFFLINE adalah proses ujian/evaluasi belajar. Materi ajar kemungkinan dapat diambil dari berbagai sumber lain diluar server Internet OFFLINE, evaluasi belajar mau tidak mau harus ditangani oleh server Internet OFFLINE untuk menilai. Konsekuensinya, server e-Learning moodle sebaiknya lebih dikonsentrasikan untuk melayani ujian para siswa/mahasiswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategi ujian yang diusulkan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memudahkan penyelenggaraan ujian. Sebaiknya ujian bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, tanpa pengawasan proctor.&lt;br /&gt;
Soal di bank soal sebanyak mungkin, minimal 10-20x jumlah soal ujian.&lt;br /&gt;
Soal yang digunakan di ujian di random dari bank soal yang besar.&lt;br /&gt;
Soal ujian dari siswa/mahasiswa yang seluruhnya. Artinya, soalnya ujian setiap peserta tidak ada yang sama satupun, walaupun duduk bersebelahan.&lt;br /&gt;
Ujian sebaiknya dapat dilakukan berkali-kali, artinya,&lt;br /&gt;
Penyiapan bank soal yang besar, agar setiap ujian akan digunakan soal yang berbeda untuk setiap peserta.&lt;br /&gt;
Sebaiknya diambil nilai tertinggi agar peserta bersemangat untuk melakukan ujian berkali-kali.&lt;br /&gt;
Menghilangkan remedial, sangat di mungkinkan semua peserta akan lulus dengan baik (nilai A).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategi penyiapan bank soal,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Soal-soal dapat digunakan untuk memaksa peserta didik untuk membaca materi ajar.&lt;br /&gt;
Sebaiknya dibuat kategori di bank soal. Paling mudah kategori dibuat untuk setiap modul dalam course.&lt;br /&gt;
Kategori soal akan sangat membantu memisahkan soal untuk kuis per modul yang soalnya berbeda2.&lt;br /&gt;
Kategori soal akan sangat membantu memisahkan soal kuis, UTS dan UAS.&lt;br /&gt;
Soal-soal dimasukan ke masing-masing kategori.&lt;br /&gt;
Soal-soal sebaiknya hindari soal Essay karena harus dinilai oleh guru/dosen bukan oleh komputer. Sebaiknya dipilih yang dapat dinilai secara otomatis oleh komputer, seperti, multiple choice, betul-salah, atau mencocokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategi penyiapan soal yang banyak,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Copy paste soal dari materi ajar, secara tidak langsung memaksa peserta didik untuk membaca materi ajar. Ambil beberapa kata sebagai hal yang harus di jawab, seperti multiple choice.&lt;br /&gt;
Strategi copy-paste soal akan sangat mempercepat pembuatan soal. Copy soal dari soal sebelumnya, diubah sedikit supaya berbeda. TIdak masalah ada beberapa soal yang hampir sama tapi berbeda sedikit sekali saja. Hal ini akan memaksa peserta didik untuk membaca secara teliti masing-masing soal.&lt;br /&gt;
Moodle memungkinkan untuk membuat soal multiple choice,&lt;br /&gt;
Pilihan jawaban lebih dari 5, jika jawaban pendek bisa sampai 10+ pilihan jawaban.&lt;br /&gt;
Pilihan jawaban yang benar bisa lebih dari satu dengan total nilai 100, tapi bobot yang berbeda untuk jawaban-jawaban yang berbeda.&lt;br /&gt;
Moodle memungkinkan untuk membuat soal mencocokan,&lt;br /&gt;
Dengan pilihan jawaban jauh lebih banyak dari yang di cocokan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=CONTENT:_e-Learning_Internet_OFFLINE&amp;diff=63902</id>
		<title>CONTENT: e-Learning Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=CONTENT:_e-Learning_Internet_OFFLINE&amp;diff=63902"/>
		<updated>2021-11-22T04:26:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan membahas tentang materi ajar yang diberikan di Internet OFFLINE. Pada dasarnya materi ajar yang disediakan di server Internet Offline sama dengan server e-Learning biasa. Dalam bahasa yang lebih sederhana, materi Internet OFFLINE merupakan copy dari materi ajar yang biasa kita berikan di LMS / e-Learning di Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Media untuk memberikan materi ajar tidak berbeda dengan pola e-Learning biasa, media dapat berupa:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide&lt;br /&gt;
Mirror Web&lt;br /&gt;
Video&lt;br /&gt;
eBook (pdf)&lt;br /&gt;
dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja, pada sistem Internet OFFLINE, perlu dipastikan semua materi ini tersedia pada server lokal bukan di Internet yang besar. Hal ini diperlukan agar semua materi dapat diakses dengan mudah dari jaringan lokal tanpa perlu akses ke Internet yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Restore Backup Course e-Learning]]&lt;br /&gt;
* [[Perpustakaan Digital Offline]]&lt;br /&gt;
* [[Mirror Web Internet]]&lt;br /&gt;
* [[Wikipedia Offline]]&lt;br /&gt;
* [[Membuat Layanan Otomatis Start Saat Server ON]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=CONTENT:_e-Learning_Internet_OFFLINE&amp;diff=63900</id>
		<title>CONTENT: e-Learning Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=CONTENT:_e-Learning_Internet_OFFLINE&amp;diff=63900"/>
		<updated>2021-11-22T04:25:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan membahas tentang materi ajar yang diberikan di Internet OFFLINE. Pada dasarnya materi ajar yang disediakan di server Internet Offline sama dengan server e-Learning biasa. Dalam bahasa yang lebih sederhana, materi Internet OFFLINE merupakan copy dari materi ajar yang biasa kita berikan di LMS / e-Learning di Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Media untuk memberikan materi ajar tidak berbeda dengan pola e-Learning biasa, media dapat berupa:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide&lt;br /&gt;
Mirror Web&lt;br /&gt;
Video&lt;br /&gt;
eBook (pdf)&lt;br /&gt;
dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja, pada sistem Internet OFFLINE, perlu dipastikan semua materi ini tersedia pada server lokal bukan di Internet yang besar. Hal ini diperlukan agar semua materi dapat diakses dengan mudah dari jaringan lokal tanpa perlu akses ke Internet yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Restore Backup Course e-Learning]]&lt;br /&gt;
* [[Perpustakaan Digital Offline]]&lt;br /&gt;
* [[Mirror Web Internet]]&lt;br /&gt;
* [[Wikipedia Offline]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Mirror_Web_Internet&amp;diff=63899</id>
		<title>Mirror Web Internet</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Mirror_Web_Internet&amp;diff=63899"/>
		<updated>2021-11-22T04:24:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Salah satu cara agar informasi yang ada di web Internet dapat diakses secara lokal tanpa Internet adalah dengan cara mengambil informasi tersebut dan di copy ke server Web lok...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Salah satu cara agar informasi yang ada di web Internet dapat diakses secara lokal tanpa Internet adalah dengan cara mengambil informasi tersebut dan di copy ke server Web lokal. Teknik ini dikenal dengan istilah web mirror.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk keperluan web mirror tersebut, kita membutuhkan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
operasi wget - untuk mengcopy halaman web dari Internet ke harddisk server lokal.&lt;br /&gt;
apache - server web lokal yang akan menampilkan ke jaringan lokal.&lt;br /&gt;
konfigurasi apache - agar mengenali copy-an web Internet sebagai virtual server.&lt;br /&gt;
DNS server (BIND) - agar bisa &amp;quot;menipu&amp;quot; user di jaringan lokal agar mengakses informasi web di server lokal bukan di server Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah perintah untuk melakukan web mirror&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
mkdir -p /var/www/html/webmirror&lt;br /&gt;
cd /var/www/html/webmirror&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
wget \&lt;br /&gt;
     --recursive \&lt;br /&gt;
     --no-clobber \&lt;br /&gt;
     --page-requisites \&lt;br /&gt;
     --html-extension \&lt;br /&gt;
     --convert-links \&lt;br /&gt;
     --restrict-file-names=windows \&lt;br /&gt;
     --domains itts.ac.id \&lt;br /&gt;
         www.itts.ac.id&lt;br /&gt;
atau&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
wget --mirror --convert-links --adjust-extension --page-requisites \&lt;br /&gt;
--html-extension --wait=2 --no-parent https://www.itts.ac.id/&lt;br /&gt;
wget -mkEpnp https://www.itts.ac.id/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
atau&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
wget -mk -w 20 https://www.itts.ac.id/&lt;br /&gt;
wget --mirror --convert-links --html-extension \&lt;br /&gt;
--wait=2 -o log https://www.itts.ac.id/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ubah permission&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
chmod -Rf 777 /var/www/html/webmirror&lt;br /&gt;
chown -Rf nobody: /var/www/html/webmirror&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kita melakukan copy/mirror web di Internet, yang perlu kita lakukan selanjutnya hanya dua (2) hal saja, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
menset virtual host di apache agar mengarahkan permintaan dengan nama web tersebut ke folder mirror.&lt;br /&gt;
menset DNS Server lokal agar menipu pengguna, agar permintaan akses ke alamat web di arahkan ke IP address server Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setting DNS server lokal, dapat dideduksi dari penjelasan di proses instalasi DNS server lokal yang dijelaskan pada bagian lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apache memungkinkan kita untuk menjalankan beberapa situs dalam sebuah server apache. Ubuntu menggunakan dua (2) directory untuk virtual host, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
/etc/apache2/sites-available&lt;br /&gt;
/etc/apache2/sites-enabled&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Folder site-enabled berisi symlink ke site-available, dengan cara ini kita dapat mengkonfigurasi dengan aman di site-available jika di disable dengan cara menghilangkan symlink.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memperoleh/membuat file Konfigurasi Virtual Host Apache yang baik, cara paling mudah adalah copy / contek default.conf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sudo cp /etc/apache2/sites-available/000-default.conf \&lt;br /&gt;
        /etc/apache2/sites-available/darmajaya.ac.id.conf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isinya kira-kira&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;VirtualHost *:80&amp;gt;&lt;br /&gt;
    # The ServerName directive sets the request scheme, hostname and port that&lt;br /&gt;
    # the server uses to identify itself. This is used when creating&lt;br /&gt;
    # redirection URLs. In the context of virtual hosts, the ServerName&lt;br /&gt;
    # specifies what hostname must appear in the request&#039;s Host: header to&lt;br /&gt;
    # match this virtual host. For the default virtual host (this file) this&lt;br /&gt;
    # value is not decisive as it is used as a last resort host regardless.&lt;br /&gt;
    # However, you must set it for any further virtual host explicitly.&lt;br /&gt;
    #ServerName www.example.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    ServerAdmin webmaster@localhost&lt;br /&gt;
    DocumentRoot /var/www&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    # Available loglevels: trace8, ..., trace1, debug, info, notice, warn,&lt;br /&gt;
    # error, crit, alert, emerg.&lt;br /&gt;
    # It is also possible to configure the loglevel for particular&lt;br /&gt;
    # modules, e.g.&lt;br /&gt;
    #LogLevel info ssl:warn&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/error.log&lt;br /&gt;
    CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/access.log combined&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    # For most configuration files from conf-available/, which are&lt;br /&gt;
    # enabled or disabled at a global level, it is possible to&lt;br /&gt;
    # include a line for only one particular virtual host. For example the&lt;br /&gt;
    # following line enables the CGI configuration for this host only&lt;br /&gt;
    # after it has been globally disabled with &amp;quot;a2disconf&amp;quot;.&lt;br /&gt;
    #Include conf-available/serve-cgi-bin.conf&lt;br /&gt;
&amp;lt;/VirtualHost&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ubah di sesuaikan dengan virtual host kita, misalnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;VirtualHost *:80&amp;gt;&lt;br /&gt;
    ServerName www.itts.ac.id&lt;br /&gt;
    ServerAlias itts.ac.id&lt;br /&gt;
    DocumentRoot /usr/local/src/webmirror/www.itts.ac.id/&lt;br /&gt;
    &amp;lt;Directory /usr/local/src/webmirror/www.itts.ac.id&amp;gt;&lt;br /&gt;
        Options -Indexes +FollowSymLinks +MultiViews&lt;br /&gt;
        AllowOverride All&lt;br /&gt;
        Require all granted&lt;br /&gt;
    &amp;lt;/Directory&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/www.itts.ac.id-error.log &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    # Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,&lt;br /&gt;
    # alert, emerg.&lt;br /&gt;
    LogLevel warn&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/www.itts.ac.id-access.log combined &lt;br /&gt;
 &amp;lt;/VirtualHost&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Arti masing-masing parameter adalah sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ServerName dan ServerAlias: Memberitahukan Apache akan virtual host yang akan di akses&lt;br /&gt;
DocumentRoot: Ubah sesuai dengan folder tempat meletakan file untuk host tersebut&lt;br /&gt;
Options -Indexes:: -Indexes menghentikan orang untuk bisa masuk ke directory dan melihat file yang ada di situ.&lt;br /&gt;
AllowOverride: Set ke &amp;quot;all&amp;quot; untuk allow .htaccess files di virtual host (dan sub-directory)&lt;br /&gt;
ErrorLog, CustomLog: Buat log file untuk domain virtual tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengaktifkan sebuah virtual host, misalnya kita mempunyai konfigurasi virtual host (itts.ac.id.conf) di /etc/apache2/sites-available/itts.ac.id.conf yang belum di enable. Untuk mengaktifkannya cukup menggunakan perintah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sudo a2ensite itts.ac.id.conf	# meng-enable symlink agar site-available&lt;br /&gt;
sudo service apache2 reload	# reload agar host virtual masuk&lt;br /&gt;
sudo systemctl reload apache2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendisable,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sudo a2dissite itts.ac.id.conf	# remove symlink&lt;br /&gt;
sudo service apache2 reload&lt;br /&gt;
sudo systemctl reload apache2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya kita perlu menset satu per satu untuk masing-masing web copy / web mirror dari situs yang kita copy dari Internet.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=CONTENT:_e-Learning_Internet_OFFLINE&amp;diff=63896</id>
		<title>CONTENT: e-Learning Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=CONTENT:_e-Learning_Internet_OFFLINE&amp;diff=63896"/>
		<updated>2021-11-22T04:23:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan membahas tentang materi ajar yang diberikan di Internet OFFLINE. Pada dasarnya materi ajar yang disediakan di server Internet Offline sama dengan server e-Learning biasa. Dalam bahasa yang lebih sederhana, materi Internet OFFLINE merupakan copy dari materi ajar yang biasa kita berikan di LMS / e-Learning di Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Media untuk memberikan materi ajar tidak berbeda dengan pola e-Learning biasa, media dapat berupa:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide&lt;br /&gt;
Mirror Web&lt;br /&gt;
Video&lt;br /&gt;
eBook (pdf)&lt;br /&gt;
dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja, pada sistem Internet OFFLINE, perlu dipastikan semua materi ini tersedia pada server lokal bukan di Internet yang besar. Hal ini diperlukan agar semua materi dapat diakses dengan mudah dari jaringan lokal tanpa perlu akses ke Internet yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Restore Backup Course e-Learning]]&lt;br /&gt;
* [[Perpustakaan Digital Offline]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=CONTENT:_e-Learning_Internet_OFFLINE&amp;diff=63894</id>
		<title>CONTENT: e-Learning Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=CONTENT:_e-Learning_Internet_OFFLINE&amp;diff=63894"/>
		<updated>2021-11-22T04:22:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini, kita akan membahas tentang materi ajar yang diberikan di Internet OFFLINE. Pada dasarnya materi ajar yang disediakan di server Internet Offline sama dengan server e-Learning biasa. Dalam bahasa yang lebih sederhana, materi Internet OFFLINE merupakan copy dari materi ajar yang biasa kita berikan di LMS / e-Learning di Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Media untuk memberikan materi ajar tidak berbeda dengan pola e-Learning biasa, media dapat berupa:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide&lt;br /&gt;
Mirror Web&lt;br /&gt;
Video&lt;br /&gt;
eBook (pdf)&lt;br /&gt;
dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja, pada sistem Internet OFFLINE, perlu dipastikan semua materi ini tersedia pada server lokal bukan di Internet yang besar. Hal ini diperlukan agar semua materi dapat diakses dengan mudah dari jaringan lokal tanpa perlu akses ke Internet yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[Restore Backup Course e-Learning]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI_Server_RaspberryPi_Internet_OFFLINE&amp;diff=63891</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI Server RaspberryPi Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI_Server_RaspberryPi_Internet_OFFLINE&amp;diff=63891"/>
		<updated>2021-11-22T04:19:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik= */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini akan dijelaskan teknik instalasi dan konfigurasi berbagai aplikasi yang dibutuhkan untuk membangun server untuk operasi Internet OFFLINE di mesin kecil RaspberryPi. Secara umum kita mempunyai dua (2) pilihan besar yang dapat digunakan dengan perangkat RaspberryPi, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan Sistem Operasi MoodleBox. Sistem Operasi ini sudah lengkap di dalamnya dengan moodle e-learning, DHCP server dll. Sehingga memudahkan kita yang ingin mengoperasikan sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Menggunakan Sistem Operasi Raspbian. Sistem Operasi ini merupakan sistem operasi standard yang biasanya digunakan di RaspberryPi. Sistem Operasi Raspbian ini kosong, tidak berisi aplikasi apa2 sehingga kita harus menambahkan semua aplikasi yang kita butuhkan agar bisa menjalankan sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aplikasi tambahan yang akan sangat menarik untuk pembelajaran adalah Kiwix.  Kiwix memungkinkan membuat Wikipedia agar menjadi OFFLINE. Wikipedia diletakan di server RaspberryPi tersebut sehingga bisa di akses tanpa Internet sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[MOODLEBOX]]&lt;br /&gt;
* [[MOODLEBOX: Download &amp;amp; membuat microsd]]&lt;br /&gt;
* [[MOODLEBOX: Setup Jaringan &amp;amp; Admin Login]]&lt;br /&gt;
* [[RASPBIAN]]&lt;br /&gt;
* [[RASPBIAN: Burn SD]]&lt;br /&gt;
* [[RASPBIAN: Instalasi SSH Server]]&lt;br /&gt;
* [[RASPBIAN: Instalasi Apache Web Server]]&lt;br /&gt;
* [[RASPBIAN: DNS Server]]&lt;br /&gt;
* [[KIWIX armhf: Download &amp;amp; Install wikipedia OFFLINE]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=RASPBIAN:_Instalasi_Apache_Web_Server&amp;diff=63888</id>
		<title>RASPBIAN: Instalasi Apache Web Server</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=RASPBIAN:_Instalasi_Apache_Web_Server&amp;diff=63888"/>
		<updated>2021-11-22T04:18:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Web merupakan aplikasi yang banyak digunakan untuk menampilkan informasi dari Server. Salah satu aplikasi Web yang sering digunakan adalah Apache. Cara instalasinya tidak terl...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Web merupakan aplikasi yang banyak digunakan untuk menampilkan informasi dari Server. Salah satu aplikasi Web yang sering digunakan adalah Apache. Cara instalasinya tidak terlalu sulit menggunakan perintah berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sudo su&lt;br /&gt;
apt update&lt;br /&gt;
apt install apache2 php php-xmlrpc php-mysql php-gd php-cli php-curl&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk start/stop/restart server Apache menggunakan perintah berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	sudo su&lt;br /&gt;
/etc/init.d/apache2 start&lt;br /&gt;
/etc/init.d/apache2 stop&lt;br /&gt;
/etc/init.d/apache2 restart&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
service apache2 start&lt;br /&gt;
service apache2 stop&lt;br /&gt;
service apache2 restart&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=RASPBIAN:_Instalasi_SSH_Server&amp;diff=63886</id>
		<title>RASPBIAN: Instalasi SSH Server</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=RASPBIAN:_Instalasi_SSH_Server&amp;diff=63886"/>
		<updated>2021-11-22T04:17:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: Created page with &amp;quot;Aplikasi yang sangat dibutuhkan dalam sebuah server adalah SSH. SSH digunakan agar admin server dapat melakukan remote login ke server. Cara instalasi SSH adalah sebagai berik...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Aplikasi yang sangat dibutuhkan dalam sebuah server adalah SSH. SSH digunakan agar admin server dapat melakukan remote login ke server. Cara instalasi SSH adalah sebagai berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sudo su&lt;br /&gt;
apt update&lt;br /&gt;
apt install openssh-server&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk start/stop/restart server SSH menggunakan perintah berikut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	sudo su&lt;br /&gt;
/etc/init.d/ssh start&lt;br /&gt;
/etc/init.d/ssh stop&lt;br /&gt;
/etc/init.d/ssh restart&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI_Server_RaspberryPi_Internet_OFFLINE&amp;diff=63883</id>
		<title>INSTALASI &amp; KONFIGURASI Server RaspberryPi Internet OFFLINE</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=INSTALASI_%26_KONFIGURASI_Server_RaspberryPi_Internet_OFFLINE&amp;diff=63883"/>
		<updated>2021-11-22T04:17:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;124.158.181.198: /* Pranala Menarik= */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada bagian ini akan dijelaskan teknik instalasi dan konfigurasi berbagai aplikasi yang dibutuhkan untuk membangun server untuk operasi Internet OFFLINE di mesin kecil RaspberryPi. Secara umum kita mempunyai dua (2) pilihan besar yang dapat digunakan dengan perangkat RaspberryPi, yaitu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan Sistem Operasi MoodleBox. Sistem Operasi ini sudah lengkap di dalamnya dengan moodle e-learning, DHCP server dll. Sehingga memudahkan kita yang ingin mengoperasikan sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
Menggunakan Sistem Operasi Raspbian. Sistem Operasi ini merupakan sistem operasi standard yang biasanya digunakan di RaspberryPi. Sistem Operasi Raspbian ini kosong, tidak berisi aplikasi apa2 sehingga kita harus menambahkan semua aplikasi yang kita butuhkan agar bisa menjalankan sistem Internet OFFLINE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aplikasi tambahan yang akan sangat menarik untuk pembelajaran adalah Kiwix.  Kiwix memungkinkan membuat Wikipedia agar menjadi OFFLINE. Wikipedia diletakan di server RaspberryPi tersebut sehingga bisa di akses tanpa Internet sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
* [[MOODLEBOX]]&lt;br /&gt;
* [[MOODLEBOX: Download &amp;amp; membuat microsd]]&lt;br /&gt;
* [[MOODLEBOX: Setup Jaringan &amp;amp; Admin Login]]&lt;br /&gt;
* [[RASPBIAN]]&lt;br /&gt;
* [[RASPBIAN: Burn SD]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>124.158.181.198</name></author>
	</entry>
</feed>