KI: Contoh Penggunaan STRIDE dalam Threat Modeling: Difference between revisions

From OnnoCenterWiki
Jump to navigationJump to search
Created page with "Contoh Penggunaan STRIDE dalam Threat Modeling Pada sistem akademik: Spoofing: akun dosen dipalsukan Tampering: nilai diubah Repudiation: tidak ada log perubahan Information D..."
 
 
(One intermediate revision by the same user not shown)
Line 1: Line 1:
Contoh Penggunaan STRIDE dalam Threat Modeling
==Contoh Penggunaan STRIDE dalam Threat Modeling==
Pada sistem akademik:
Pada sistem akademik:
Spoofing: akun dosen dipalsukan
* Spoofing: akun dosen dipalsukan
Tampering: nilai diubah
* Tampering: nilai diubah
Repudiation: tidak ada log perubahan
* Repudiation: tidak ada log perubahan
Information Disclosure: data mahasiswa bocor
* Information Disclosure: data mahasiswa bocor
Denial of Service: server KRS down
* Denial of Service: server KRS down
Elevation of Privilege: mahasiswa menjadi admin
* Elevation of Privilege: mahasiswa menjadi admin
 
STRIDE memastikan tidak ada kategori ancaman penting yang terlewat.
STRIDE memastikan tidak ada kategori ancaman penting yang terlewat.
STRIDE adalah alat berpikir yang kuat namun sederhana untuk memahami ancaman keamanan. Dengan STRIDE:
STRIDE adalah alat berpikir yang kuat namun sederhana untuk memahami ancaman keamanan. Dengan STRIDE:
ancaman dapat diidentifikasi secara sistematis,
* ancaman dapat diidentifikasi secara sistematis,
diskusi keamanan menjadi terstruktur dan objektif,
* diskusi keamanan menjadi terstruktur dan objektif,
dan analisis risiko menjadi lebih lengkap dan rasional.
* dan analisis risiko menjadi lebih lengkap dan rasional.
STRIDE mengajarkan bahwa keamanan bukan tentang paranoia, tetapi tentang memahami cara sistem bisa gagal sebelum kegagalan itu terjadi.
STRIDE mengajarkan bahwa keamanan bukan tentang paranoia, tetapi tentang memahami cara sistem bisa gagal sebelum kegagalan itu terjadi.
Contoh Tabel Risk Scoring (Manual)
 
==Contoh Tabel Risk Scoring (Manual)==
Skala Penilaian (Disepakati di Awal)
Skala Penilaian (Disepakati di Awal)
Likelihood (Kemungkinan Terjadi)
Likelihood (Kemungkinan Terjadi)
1 = Sangat jarang
1 = Sangat jarang
2 = Jarang
2 = Jarang
3 = Mungkin terjadi
3 = Mungkin terjadi
4 = Sering
4 = Sering
5 = Sangat sering
5 = Sangat sering
 
Impact (Dampak Jika Terjadi)
Impact (Dampak Jika Terjadi)
1 = Dampak sangat kecil
1 = Dampak sangat kecil
2 = Dampak kecil
2 = Dampak kecil
3 = Dampak sedang
3 = Dampak sedang
4 = Dampak besar
4 = Dampak besar
5 = Dampak sangat besar / kritikal
5 = Dampak sangat besar / kritikal
 
Rumus sederhana
Rumus sederhana
Risk Score = Likelihood × Impact
Risk Score = Likelihood × Impact
Tabel Analisis Risiko
 
ID Risiko
Aset
Ancaman
Kerentanan
CIA Terdampak
Likelihood (1–5)
Impact (1–5)
Risk Score
Level Risiko
Catatan
R1
Data nilai mahasiswa
Akun admin bocor
Password lemah
C, I
3
4
12
Tinggi
Perlu MFA
R2
Sistem KRS
Server down
Tidak ada failover
A
4
3
12
Tinggi
Gangguan akademik
R3
Database akademik
Ransomware
Backup tidak rutin
C, I, A
2
5
10
Tinggi
Risiko kritikal
R4
Akun dosen
Phishing
Edukasi rendah
C, I
4
2
8
Sedang
Perlu pelatihan
R5
Website kampus
Deface
Patch terlambat
I
2
2
4
Rendah
Dampak reputasi


{| class="wikitable"
|+ Tabel Analisis Risiko
|-
! ID Risiko !! Aset !! Ancaman !! Kerentanan !! CIA Terdampak !! Likelihood (1–5) !! Impact (1–5) !! Risk Score !! Level Risiko !! Catatan
|-
| R1 || Data nilai mahasiswa || Akun admin bocor || Password lemah || C, I || 3 || 4 || 12 || Tinggi || Perlu MFA
|-
| R2 || Sistem KRS || Server down || Tidak ada failover || A || 4 || 3 || 12 || Tinggi || Gangguan akademik
|-
| R3 || Database akademik Ransomware || Backup tidak rutin || C, I, A || 2 || 5 || 10 || Tinggi || Risiko kritikal
|-
| R4 || Akun dosen || Phishing || Edukasi rendah || C, I || 4 || 2 || 8 || Sedang || Perlu pelatihan
|-
| R5 || Website kampus || Deface || Patch terlambat || I || 2 || 2 || 4 || Rendah || Dampak reputasi
|}


Klasifikasi Level Risiko (Contoh)
Risk Score
Level Risiko
1 – 4
Rendah
5 – 9
Sedang
10 – 14
Tinggi
15 – 25
Sangat Tinggi / Kritikal








{| class="wikitable"
|+ Klasifikasi Level Risiko (Contoh)
|-
! Risk Score !! Level Risiko
|-
| 1 – 4 || Rendah
|-
| 5 – 9 || Sedang
|-
| 5 – 9 || Sedang
|-
| 10 – 14 || Tinggi
|-
| 15 – 25 || Sangat Tinggi / Kritikal
|}


'''Catatan penting:'''


Catatan penting:
Batas level dapat disesuaikan, yang penting konsisten dan logis.
Batas level dapat disesuaikan, yang penting konsisten dan logis.
Contoh Interpretasi (Untuk Laporan Mahasiswa)
Contoh Interpretasi (Untuk Laporan Mahasiswa)
R1 (Risk Score 12 – Tinggi)
 
Risiko kebocoran akun admin memiliki dampak besar terhadap integrity nilai mahasiswa dan perlu diprioritaskan.
* R1 (Risk Score 12 – Tinggi) - Risiko kebocoran akun admin memiliki dampak besar terhadap integrity nilai mahasiswa dan perlu diprioritaskan.
R3 (Risk Score 10 – Tinggi)
* R3 (Risk Score 10 – Tinggi) - Walaupun kemungkinan tidak sering, dampak ransomware sangat besar karena melanggar seluruh aspek CIA.
Walaupun kemungkinan tidak sering, dampak ransomware sangat besar karena melanggar seluruh aspek CIA.
* R5 (Risk Score 4 – Rendah) - Risiko deface website berdampak terbatas dan dapat ditangani setelah risiko kritikal.
R5 (Risk Score 4 – Rendah)
 
Risiko deface website berdampak terbatas dan dapat ditangani setelah risiko kritikal.
Versi Ringkas (Untuk Kelas Non-Teknis)
Versi Ringkas (Untuk Kelas Non-Teknis)
Jika ingin lebih sederhana, gunakan tabel berikut:
Jika ingin lebih sederhana, gunakan tabel berikut:
Aset
Ancaman
Likelihood
Impact
Risk
Prioritas
Data nilai
Akun bocor
Sedang
Tinggi
Tinggi
1
Sistem KRS
Server down
Tinggi
Sedang
Tinggi
2
Website
Deface
Rendah
Rendah
Rendah
4


{| class="wikitable"
|+ Caption text
|-
! Aset !! Ancaman !! Likelihood !! Impact !! Risk !! Prioritas
|-
| Data nilai || Akun bocor || Sedang || Tinggi || Tinggi || 1
|-
| Sistem KRS || Server down || Tinggi || Sedang || Tinggi || 2
|-
| Website || Deface || Rendah || Rendah || Rendah || 4
|}


Skill yang Dilatih dengan Tabel Ini


Skill yang Dilatih dengan Tabel Ini
Mahasiswa belajar bahwa:
Mahasiswa belajar bahwa:
Risiko bukan tebakan, tetapi hasil penilaian terstruktur
* Risiko bukan tebakan, tetapi hasil penilaian terstruktur
Angka membantu diskusi, bukan kebenaran absolut
* Angka membantu diskusi, bukan kebenaran absolut
Prioritas keamanan harus rasional, bukan emosional
* Prioritas keamanan harus rasional, bukan emosional
Keamanan adalah keputusan, bukan sekadar teknologi
* Keamanan adalah keputusan, bukan sekadar teknologi
 


==Pranala Menarik==
==Pranala Menarik==


* [[Keamanan Informasi: Kuliah]]
* [[Keamanan Informasi: Kuliah]]

Latest revision as of 00:09, 13 February 2026

Contoh Penggunaan STRIDE dalam Threat Modeling

Pada sistem akademik:

  • Spoofing: akun dosen dipalsukan
  • Tampering: nilai diubah
  • Repudiation: tidak ada log perubahan
  • Information Disclosure: data mahasiswa bocor
  • Denial of Service: server KRS down
  • Elevation of Privilege: mahasiswa menjadi admin

STRIDE memastikan tidak ada kategori ancaman penting yang terlewat.

STRIDE adalah alat berpikir yang kuat namun sederhana untuk memahami ancaman keamanan. Dengan STRIDE:

  • ancaman dapat diidentifikasi secara sistematis,
  • diskusi keamanan menjadi terstruktur dan objektif,
  • dan analisis risiko menjadi lebih lengkap dan rasional.

STRIDE mengajarkan bahwa keamanan bukan tentang paranoia, tetapi tentang memahami cara sistem bisa gagal sebelum kegagalan itu terjadi.

Contoh Tabel Risk Scoring (Manual)

Skala Penilaian (Disepakati di Awal)

Likelihood (Kemungkinan Terjadi)

1 = Sangat jarang
2 = Jarang
3 = Mungkin terjadi
4 = Sering
5 = Sangat sering

Impact (Dampak Jika Terjadi)

1 = Dampak sangat kecil
2 = Dampak kecil
3 = Dampak sedang
4 = Dampak besar
5 = Dampak sangat besar / kritikal

Rumus sederhana

Risk Score = Likelihood × Impact


Tabel Analisis Risiko
ID Risiko Aset Ancaman Kerentanan CIA Terdampak Likelihood (1–5) Impact (1–5) Risk Score Level Risiko Catatan
R1 Data nilai mahasiswa Akun admin bocor Password lemah C, I 3 4 12 Tinggi Perlu MFA
R2 Sistem KRS Server down Tidak ada failover A 4 3 12 Tinggi Gangguan akademik
R3 Database akademik Ransomware Backup tidak rutin C, I, A 2 5 10 Tinggi Risiko kritikal
R4 Akun dosen Phishing Edukasi rendah C, I 4 2 8 Sedang Perlu pelatihan
R5 Website kampus Deface Patch terlambat I 2 2 4 Rendah Dampak reputasi



Klasifikasi Level Risiko (Contoh)
Risk Score Level Risiko
1 – 4 Rendah
5 – 9 Sedang
5 – 9 Sedang
10 – 14 Tinggi
15 – 25 Sangat Tinggi / Kritikal

Catatan penting:

Batas level dapat disesuaikan, yang penting konsisten dan logis. Contoh Interpretasi (Untuk Laporan Mahasiswa)

  • R1 (Risk Score 12 – Tinggi) - Risiko kebocoran akun admin memiliki dampak besar terhadap integrity nilai mahasiswa dan perlu diprioritaskan.
  • R3 (Risk Score 10 – Tinggi) - Walaupun kemungkinan tidak sering, dampak ransomware sangat besar karena melanggar seluruh aspek CIA.
  • R5 (Risk Score 4 – Rendah) - Risiko deface website berdampak terbatas dan dapat ditangani setelah risiko kritikal.

Versi Ringkas (Untuk Kelas Non-Teknis) Jika ingin lebih sederhana, gunakan tabel berikut:

Caption text
Aset Ancaman Likelihood Impact Risk Prioritas
Data nilai Akun bocor Sedang Tinggi Tinggi 1
Sistem KRS Server down Tinggi Sedang Tinggi 2
Website Deface Rendah Rendah Rendah 4

Skill yang Dilatih dengan Tabel Ini

Mahasiswa belajar bahwa:

  • Risiko bukan tebakan, tetapi hasil penilaian terstruktur
  • Angka membantu diskusi, bukan kebenaran absolut
  • Prioritas keamanan harus rasional, bukan emosional
  • Keamanan adalah keputusan, bukan sekadar teknologi

Pranala Menarik