E-voting, tamparan dari Jembrana Bali: Difference between revisions

From OnnoCenterWiki
Jump to navigationJump to search
Onnowpurbo (talk | contribs)
New page: Date: Thu, 11 Feb 2010 20:00:35 +0700 From: "as@jmn.net.id" <as@jmn.net.id> Reply-To: Telematika@yahoogroups.com To: Telematika@yahoogroups.com, egov-indonesia@yahoogroups.com Subject...
 
Onnowpurbo (talk | contribs)
 
(5 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 1: Line 1:
Date: Thu, 11 Feb 2010 20:00:35 +0700
Date: Thu, 11 Feb 2010 20:00:35 +0700
  From: "as@jmn.net.id" <as@jmn.net.id>
  From: "as@jmn.net.id" <as@jmn.net.id>
  Reply-To: Telematika@yahoogroups.com
  Reply-To: Telematika@yahoogroups.com
Line 6: Line 6:




e-voting, sebuah tamparan dari Bali
[[e-voting]], sebuah tamparan dari Bali


Melihat e-voting di Jembrana Bali dan kesederhanaan
Melihat [[e-voting]] di Jembrana Bali dan kesederhanaan
penuturna dari Bupati Bali dan staf IT yang telihat,
penuturna dari Bupati Bali dan staf [[IT]] yang telihat,
terbayang bagaimana kesajahaan itu membuahkan
terbayang bagaimana kesajahaan itu membuahkan
hasil yang ternilai.
hasil yang ternilai.
Line 17: Line 17:
saja belum pernah namun didisain sebuah sistem yang
saja belum pernah namun didisain sebuah sistem yang
memungkinkan siapa saja bisa melakukan proses voting
memungkinkan siapa saja bisa melakukan proses voting
secara elektronik secara sederhana. Bahkan dilakukan oleh
secara [[elektronik]] secara sederhana. Bahkan dilakukan oleh
orang-orang tua yang belum tentu bisa membaca dan
orang-orang tua yang belum tentu bisa membaca dan
menulis.
menulis.


Proses e-voting sederhana sekali, yaitu hanya terjadi dua
Proses [[e-voting]] sederhana sekali, yaitu hanya terjadi dua
tahap, yaitu verifikasi data dan voting dengan touch screen
tahap, yaitu verifikasi data dan voting dengan [[touch screen]]
pada foto yang dipilih.
pada foto yang dipilih.


Di verifikasi data, ini smartnya, KTP tinggal diletakkan diatas
Di verifikasi data, ini smartnya, KTP tinggal diletakkan diatas
scanner da kemudian layar akan menjelaskan foto dan nama
[[scanner]] da kemudian layar akan menjelaskan foto dan nama
pemilih. Proses verifikasi ini saya yakin juga didata buka hanya
pemilih. Proses verifikasi ini saya yakin juga didata buka hanya
untuk mengetahui keabsahan calon pemilih, juga untuk mendeteksi
untuk mengetahui keabsahan calon pemilih, juga untuk mendeteksi
pengguinaan KTP yang tidak dikeluarkan atau dididsain oleh
pengguinaan KTP yang tidak dikeluarkan atau dididsain oleh
Kabupaten Jembrana untuk tujuan e-voting dengan menggunakan
Kabupaten Jembrana untuk tujuan [[e-voting]] dengan menggunakan
mungkin bar-code.
mungkin [[bar-code]].


Ini tentu saja bukan hanya akan membuat perkembangan bisa
Ini tentu saja bukan hanya akan membuat perkembangan bisa
diikuti secara real time, tetapi juga verifikasi pemilih yang berhak.
diikuti secara real time, tetapi juga verifikasi pemilih yang berhak.
Hal ini dimungkinkan oleh  wireless comunication system antara
Hal ini dimungkinkan oleh  [[wireless]] comunication system antara
pusat-pusat informasi diseluruh kabupaten Jembrana untuk
pusat-pusat informasi diseluruh kabupaten Jembrana untuk
berkomunikasi data.  Disain program saya yakin telah
berkomunikasi data.  Disain program saya yakin telah
Line 47: Line 47:
Disain touch screen sungguh sebuah inovasi techno-sosial yang luar
Disain touch screen sungguh sebuah inovasi techno-sosial yang luar
biasa. Sangat efektif dan efisien untuk menyelesaikan masalah
biasa. Sangat efektif dan efisien untuk menyelesaikan masalah
IT devide bagi masyarakat Jembrana yang sebagian lanjut usia,
[[IT]] devide bagi masyarakat Jembrana yang sebagian lanjut usia,
tidak berpendidikan, sudah lanjut usia, namun berhak atas pemilihan.
tidak berpendidikan, sudah lanjut usia, namun berhak atas pemilihan.


Teknologi touch screen dengan foto dan KTP scanner sungguh sebuah
Teknologi [[touch screen]] dengan foto dan KTP scanner sungguh sebuah
disain system yang pantas diacungi jempol. Apalagi, pemilu kemarin
disain system yang pantas diacungi jempol. Apalagi, pemilu kemarin
kita baru saja disuguhi tontonan tidak mutu dengan amburadulnya
kita baru saja disuguhi tontonan tidak mutu dengan amburadulnya
Line 64: Line 64:
sebuah terobosan luar biasa bagi kemajuan negeri yang layak
sebuah terobosan luar biasa bagi kemajuan negeri yang layak
diangkat di tingkat dunia. Seakan menyindir pemilu yang
diangkat di tingkat dunia. Seakan menyindir pemilu yang
menghabiskan dana puluhan trilyun namun IT nya tampak segan
menghabiskan dana puluhan trilyun namun [[IT]] nya tampak segan
untuk unjuk diri.
untuk unjuk diri.


Line 79: Line 79:
peradaban pun tidak diakui dan harus melalui Judicial Review.
peradaban pun tidak diakui dan harus melalui Judicial Review.


==Referensi==
* http://www.jembranakab.go.id/main.php?module=e-voting
* http://www.jembranakab.go.id/main.php?module=detailberita&id=788
* http://guslong.wordpress.com/2009/12/18/mengupas-e-voting-di-jembrana/
* http://www.facebook.com/album.php?aid=2042045&id=1601358390
* http://metrotvnews.com/index.php/metromain/newsprograms/2010/02/04/4576/176/E-Voting
* http://www.beritabali.com/index.php?reg=&kat=&s=news&id=201002130001


==Pranala Menarik==
==Pranala Menarik==


* [[Tip Teknologi Informasi]]
* [[Tip Teknologi Informasi]]
* [[Teknologi Internet]]
* [[Tip Internet]]

Latest revision as of 22:17, 13 February 2010

Date: Thu, 11 Feb 2010 20:00:35 +0700

From: "as@jmn.net.id" <as@jmn.net.id>
Reply-To: Telematika@yahoogroups.com
To: Telematika@yahoogroups.com, egov-indonesia@yahoogroups.com
Subject: [Telematika] e-voting, tamparan dari Jembrana Bali


e-voting, sebuah tamparan dari Bali

Melihat e-voting di Jembrana Bali dan kesederhanaan penuturna dari Bupati Bali dan staf IT yang telihat, terbayang bagaimana kesajahaan itu membuahkan hasil yang ternilai.

Bayangkan, lompatan tak terhingga, sebuha quantum leap bagi masyarakat pedesaan yang bahwakan pegang compi saja belum pernah namun didisain sebuah sistem yang memungkinkan siapa saja bisa melakukan proses voting secara elektronik secara sederhana. Bahkan dilakukan oleh orang-orang tua yang belum tentu bisa membaca dan menulis.

Proses e-voting sederhana sekali, yaitu hanya terjadi dua tahap, yaitu verifikasi data dan voting dengan touch screen pada foto yang dipilih.

Di verifikasi data, ini smartnya, KTP tinggal diletakkan diatas scanner da kemudian layar akan menjelaskan foto dan nama pemilih. Proses verifikasi ini saya yakin juga didata buka hanya untuk mengetahui keabsahan calon pemilih, juga untuk mendeteksi pengguinaan KTP yang tidak dikeluarkan atau dididsain oleh Kabupaten Jembrana untuk tujuan e-voting dengan menggunakan mungkin bar-code.

Ini tentu saja bukan hanya akan membuat perkembangan bisa diikuti secara real time, tetapi juga verifikasi pemilih yang berhak. Hal ini dimungkinkan oleh  wireless comunication system antara pusat-pusat informasi diseluruh kabupaten Jembrana untuk berkomunikasi data.  Disain program saya yakin telah meperhitungkan satu KTP satu suara sehingga kehawatiran KTP atau pemilh double pasti tidak dimungkinkan tanpa proses yang sulit karena tidak mungkin seorang pemilih yang telah memilih di sebua tempat kemudian pergi ke tampat lain untuk memilih lagi. Petugas yang mengawasi dari jauh proses verifikasi yang dilakukan sendiri oleh pemilih pasti tahu atau system pasti sudah di disain untuk memberi tahu.   Disain touch screen sungguh sebuah inovasi techno-sosial yang luar biasa. Sangat efektif dan efisien untuk menyelesaikan masalah IT devide bagi masyarakat Jembrana yang sebagian lanjut usia, tidak berpendidikan, sudah lanjut usia, namun berhak atas pemilihan.

Teknologi touch screen dengan foto dan KTP scanner sungguh sebuah disain system yang pantas diacungi jempol. Apalagi, pemilu kemarin kita baru saja disuguhi tontonan tidak mutu dengan amburadulnya DPT dan DPS. Bahkan , berita menyesakkan dada, pilkada di Jatim pun, yang pemilu lalu bermasalah dengan DPT hingga Kapoldanya dipanggil ke Mabes seperti penjelasan Deni Indrayana staf khusus Presiden dalam acara debat di TV One, masih bermasalah dengan DPS. Seakan tidak berkaca kepada pengalaman masa lalau dan tidak ada proses pembelajaran kepada pengalaman.

Kabupaten Jembrana dengan segala kesederhaan dan kerendahan hatinya, termasuk keterbatasan anggarannya, mampu membuat sebuah terobosan luar biasa bagi kemajuan negeri yang layak diangkat di tingkat dunia. Seakan menyindir pemilu yang menghabiskan dana puluhan trilyun namun IT nya tampak segan untuk unjuk diri.

Apa yang terjadi dengan kabupaten Jembrana seakan menampar realita bernegara. e-voting tidak diakui karena peraturan mengatur pemilu yang sah adalah di coblos atau di conrtreng.......; gedubraaakak !!!

Indonesiana !!! segala hal bisa terjadi

Maka, jangan pernah berpikir atau melihat daerah hanya dari Jakarta. Lihatlah pula kiprah para  BUPATI BUKAN BIASA di Kick Andy dan bandingkan dengan keangkuhan serta kejumawaaan para penguasa negeri seakan merekalh yang paling ............ hingga sebuah kemajuan peradaban pun tidak diakui dan harus melalui Judicial Review.

Referensi

Pranala Menarik