Membalik Aliran Devisa Melalui Open Source: Difference between revisions
From OnnoCenterWiki
Jump to navigationJump to search
Onnowpurbo (talk | contribs) New page: ==Filosofy Dasar== Filosofi naif yang akan mendasari adalah: Dimana-mana konsumen harus mengeluarkan uang Produsen yang akan menarik keuntungan dan memperoleh rejeki ==Kenyataan Indon... |
Onnowpurbo (talk | contribs) No edit summary |
||
| Line 6: | Line 6: | ||
Produsen yang akan menarik keuntungan dan memperoleh rejeki | Produsen yang akan menarik keuntungan dan memperoleh rejeki | ||
Kita harus mengubah bangsa ini agar menjadi produsen, bukan pembeli / konsumen semata. Ada banyak langkah yang harus dilakukan agar perubahan itu dapat terjadi. | |||
* Sebagian besar bangsa Indonesia masih menggunakan produk proprietary | |||
* | ==Kenyataan Pahit== | ||
* Sebagian besar bangsa Indonesia masih menggunakan produk proprietary. Sebagian besar bahkan bajakan. | |||
* Bangsa Indonesia membayar dalam jumlah besar (ratusan juta dollar) / tahun ke pembuat [[software]] proprietary, padahal hanya untuk secarik kertas yang menyatakan "software legal". | |||
| Line 17: | Line 20: | ||
* Lebih banyak bertumpu pada segelintir aktifis [[open source]] yang militan. | * Lebih banyak bertumpu pada segelintir aktifis [[open source]] yang militan. | ||
* Pemerintah tidak terlalu berpihak pada [[open source]] | * Pemerintah "lupa" akan Pencanangan [[IGOS]]. Pemerintah tidak terlalu berpihak pada [[open source]]. Masih ada lembaga pemerintah yang masih ngotot menggunakan [[software]] proprietary. | ||
===Target=== | ===Target=== | ||
* Minimal sekitar 2 juta pengguna [[open source]] baru / tahun. | |||
==Perhitungan== | |||
* | |||
==Strategi Membentuk Demand Masa Datang== | ==Strategi Membentuk Demand Masa Datang== | ||
* | * Ubah kurikulum pelajaran komputer / IT di sekolah. | ||
* Iming-iming tenaga kerja, kesempatan kerja | * Iming-iming tenaga kerja, kesempatan kerja | ||
* | * | ||
| Line 38: | Line 46: | ||
==Strategi Personal / Penggiat Open Source== | |||
* Tidak bersedia membaca dokumen dengan formar proprietary. | |||
| Line 43: | Line 54: | ||
* [[Sejarah Internet Indonesia:analisa strategi IT Indonesia]] | * [[Sejarah Internet Indonesia:analisa strategi IT Indonesia]] | ||
* [[Filosofi Naif Kehidupan Dunia Cyber]] | |||
* [[Linux Howto]] | * [[Linux Howto]] | ||
Revision as of 03:29, 29 September 2010
Filosofy Dasar
Filosofi naif yang akan mendasari adalah:
Dimana-mana konsumen harus mengeluarkan uang Produsen yang akan menarik keuntungan dan memperoleh rejeki
Kita harus mengubah bangsa ini agar menjadi produsen, bukan pembeli / konsumen semata. Ada banyak langkah yang harus dilakukan agar perubahan itu dapat terjadi.
Kenyataan Pahit
- Sebagian besar bangsa Indonesia masih menggunakan produk proprietary. Sebagian besar bahkan bajakan.
- Bangsa Indonesia membayar dalam jumlah besar (ratusan juta dollar) / tahun ke pembuat software proprietary, padahal hanya untuk secarik kertas yang menyatakan "software legal".
Perkiraan Target Perubahan
Asumsi
- Lebih banyak bertumpu pada segelintir aktifis open source yang militan.
- Pemerintah "lupa" akan Pencanangan IGOS. Pemerintah tidak terlalu berpihak pada open source. Masih ada lembaga pemerintah yang masih ngotot menggunakan software proprietary.
Target
- Minimal sekitar 2 juta pengguna open source baru / tahun.
Perhitungan
Strategi Membentuk Demand Masa Datang
- Ubah kurikulum pelajaran komputer / IT di sekolah.
- Iming-iming tenaga kerja, kesempatan kerja
Strategi Persiapan Infrastruktur
- Terjemahkan semua manual software open source ke bahasa Indonesia.
- Terjemahkan semua antarmuka software open source ke bahasa Indonesia.
Strategi Personal / Penggiat Open Source
- Tidak bersedia membaca dokumen dengan formar proprietary.