PRAKTEK 4: Analisis Trafik Jaringan: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| Line 137: | Line 137: | ||
Password bisa dicuri tanpa hacking akun | Password bisa dicuri tanpa hacking akun | ||
==Praktik 3 — Capture Trafik HTTPS (Aman)== | |||
Akses HTTPS | Akses HTTPS | ||
curl https://httpbin.org/get | curl https://httpbin.org/get | ||
Filter: | Filter: | ||
tls | |||
tls | |||
Atau: | Atau: | ||
tcp.port == 443 | |||
tcp.port == 443 | |||
Apa yang Terlihat | Apa yang Terlihat | ||
TLS Handshake | * TLS Handshake | ||
Certificate exchange | * Certificate exchange | ||
Encrypted Application Data | * Encrypted Application Data | ||
Payload tidak terbaca | Payload tidak terbaca | ||
{| class="wikitable" | |||
|+ Perbandingan HTTP vs HTTPS | |||
|- | |||
! Aspek !! HTTP !! HTTPS | |||
|- | |||
| Payload || Terbaca ||Terenkripsi | |||
|- | |||
| Password || Bocor || Aman | |||
|- | |||
| Integrity || Tidak ada || Ada | |||
|- | |||
| Authentication || Tidak ada || Sertifikat | |||
|} | |||
==Praktik 4 — Analisis Metadata HTTPS== | |||
Walaupun isi terenkripsi, metadata tetap terlihat | |||
Yang masih bisa dilihat: | |||
* IP tujuan | |||
* Domain (SNI) | |||
* Waktu koneksi | |||
* Ukuran data | |||
Ini penting untuk: | Ini penting untuk: | ||
Traffic analysis | * Traffic analysis | ||
Censorship | * Censorship | ||
Monitoring | * Monitoring | ||
Diskusi Keamanan | Diskusi Keamanan | ||
HTTPS melindungi isi, bukan pola | * HTTPS melindungi isi, bukan pola | ||
VPN menyembunyikan metadata sebagian | * VPN menyembunyikan metadata sebagian | ||
Keamanan = layered decision | * Keamanan = layered decision | ||
Praktik 5 — Capture & Analisis dengan Python (Advanced) | |||
==Praktik 5 — Capture & Analisis dengan Python (Advanced)== | |||
Install Library | Install Library | ||
sudo apt install python3-pip -y | sudo apt install python3-pip -y | ||
pip install scapy | pip install scapy | ||
Script Capture Packet Sederhana | Script Capture Packet Sederhana | ||
from scapy.all import sniff | from scapy.all import sniff | ||
def analyze(packet): | |||
if packet.haslayer("IP"): | |||
print(packet["IP"].src, "->", packet["IP"].dst) | |||
sniff(prn=analyze, count=10) | |||
'''Catatan:''' | |||
Python cocok untuk: | Python cocok untuk: | ||
Automation | * Automation | ||
Detection | * Detection | ||
Logging | * Logging | ||
Bukan GUI inspection (Wireshark tetap utama) | Bukan GUI inspection (Wireshark tetap utama) | ||
Output yang Wajib Dikumpulkan | |||
==Output yang Wajib Dikumpulkan== | |||
Screenshot | Screenshot | ||
HTTP payload terbaca | * HTTP payload terbaca | ||
HTTPS payload terenkripsi | * HTTPS payload terenkripsi | ||
Filter yang digunakan | * Filter yang digunakan | ||
Laporan Singkat (1–2 halaman) | |||
==Laporan Singkat (1–2 halaman)== | |||
Wajib menjawab: | Wajib menjawab: | ||
Apa perbedaan HTTP & HTTPS dari hasil capture? | * Apa perbedaan HTTP & HTTPS dari hasil capture? | ||
Data apa yang berisiko bocor? | * Data apa yang berisiko bocor? | ||
Mengapa HTTPS lebih aman? | * Mengapa HTTPS lebih aman? | ||
Apakah HTTPS sepenuhnya aman? Jelaskan. | * Apakah HTTPS sepenuhnya aman? Jelaskan. | ||
==Refleksi Penting untuk Mahasiswa== | |||
Keamanan jaringan bukan teori kriptografi. | |||
Ia terlihat jelas saat kamu membuka packet. | |||
==Pranala Menarik== | ==Pranala Menarik== | ||
* [[Keamanan Informasi: Kuliah]] | * [[Keamanan Informasi: Kuliah]] | ||
Latest revision as of 00:37, 23 January 2026
Modul ini dirancang praktis dan membumi, seperti yang biasa dibutuhkan di keamanan jaringan nyata: membaca trafik, memahami apa yang benar-benar lewat di kabel, dan menyadari perbedaan fundamental antara komunikasi aman dan tidak aman.
Semua praktik menggunakan Ubuntu Linux 24.04, open-source tools, tanpa software proprietary, dan reproducible di lab kampus maupun laptop pribadi.
Tujuan
Setelah modul ini, mahasiswa mampu:
- Membaca dan memahami trafik jaringan mentah
- Mengidentifikasi packet, protocol, dan payload
- Menemukan data sensitif yang bocor
- Membandingkan trafik tidak aman (HTTP) vs trafik aman (HTTPS/TLS)
- Menarik kesimpulan keamanan berbasis bukti
Mindset penting: Keamanan jaringan bukan asumsi — tapi hasil observasi.
Konsep Dasar (Wajib Dipahami)
Packet
Unit data terkecil di jaringan. Satu request web → puluhan packet.
Setiap packet berisi:
- Header (alamat, protokol)
- Payload (isi data)
Protocol
Aturan komunikasi, contoh:
- HTTP → teks polos
- HTTPS (TLS) → terenkripsi
- DNS → pencarian nama
- TCP/UDP → transport
Payload
Bagian paling berbahaya jika tidak dienkripsi
Contoh payload:
- Username
- Password
- Token login
- Cookie sesi
Jika payload terbaca, maka siapa pun di jaringan bisa membacanya
Tools Utama
Wireshark
- Network protocol analyzer
- Open source
- Digunakan oleh:
- Network engineer
- Security analyst
- Forensic investigator
Persiapan Lingkungan (Ubuntu 24.04)
Install Wireshark
sudo apt update sudo apt install wireshark -y
Saat instalasi:
Pilih Yes → allow non-root users capture packets Tambahkan user ke group wireshark:
sudo usermod -aG wireshark $USER newgrp wireshark
Cek Interface Jaringan
ip a
Biasanya:
eth0 (LAN) wlan0 (WiFi)
Praktik 1 — Capture Trafik HTTP (Tidak Aman)
Tujuan
- Melihat data sensitif terbaca jelas
Langkah 1 — Jalankan Wireshark
wireshark
Pilih interface aktif → Start Capture
Langkah 2 — Akses Website HTTP
Gunakan terminal:
curl http://httpbin.org/get
Atau buka browser:
http://neverssl.com
Langkah 3 — Filter HTTP di Wireshark
Di filter bar:
http
Klik salah satu packet → lihat:
- Request Method
- Host
- URI
- Payload
Analisis
Perhatikan:
- URL terbaca
- Parameter GET terbaca
- Header lengkap
Kesimpulan sementara:
HTTP tidak melindungi isi komunikasi
Praktik 2 — Simulasi Data Sensitif Bocor
Kirim Data Login Palsu (HTTP)
curl -X POST http://httpbin.org/post \ -d "username=student&password=rahasia123"
Di Wireshark:
- Expand HTML Form URL Encoded
- Password terlihat jelas
Fakta Penting
Jika ini:
- WiFi publik
- Jaringan kampus
- Jaringan kantor
Password bisa dicuri tanpa hacking akun
Praktik 3 — Capture Trafik HTTPS (Aman)
Akses HTTPS
curl https://httpbin.org/get
Filter:
tls
Atau:
tcp.port == 443
Apa yang Terlihat
- TLS Handshake
- Certificate exchange
- Encrypted Application Data
Payload tidak terbaca
| Aspek | HTTP | HTTPS |
|---|---|---|
| Payload | Terbaca | Terenkripsi |
| Password | Bocor | Aman |
| Integrity | Tidak ada | Ada |
| Authentication | Tidak ada | Sertifikat |
Praktik 4 — Analisis Metadata HTTPS
Walaupun isi terenkripsi, metadata tetap terlihat
Yang masih bisa dilihat:
- IP tujuan
- Domain (SNI)
- Waktu koneksi
- Ukuran data
Ini penting untuk:
- Traffic analysis
- Censorship
- Monitoring
Diskusi Keamanan
- HTTPS melindungi isi, bukan pola
- VPN menyembunyikan metadata sebagian
- Keamanan = layered decision
Praktik 5 — Capture & Analisis dengan Python (Advanced)
Install Library
sudo apt install python3-pip -y pip install scapy
Script Capture Packet Sederhana
from scapy.all import sniff
def analyze(packet):
if packet.haslayer("IP"):
print(packet["IP"].src, "->", packet["IP"].dst)
sniff(prn=analyze, count=10)
Catatan:
Python cocok untuk:
- Automation
- Detection
- Logging
Bukan GUI inspection (Wireshark tetap utama)
Output yang Wajib Dikumpulkan
Screenshot
- HTTP payload terbaca
- HTTPS payload terenkripsi
- Filter yang digunakan
Laporan Singkat (1–2 halaman)
Wajib menjawab:
- Apa perbedaan HTTP & HTTPS dari hasil capture?
- Data apa yang berisiko bocor?
- Mengapa HTTPS lebih aman?
- Apakah HTTPS sepenuhnya aman? Jelaskan.
Refleksi Penting untuk Mahasiswa
Keamanan jaringan bukan teori kriptografi. Ia terlihat jelas saat kamu membuka packet.