PRAKTEK 1: Identifikasi Aset & Ancaman: Difference between revisions

From OnnoCenterWiki
Jump to navigationJump to search
No edit summary
Line 43: Line 43:
==Langkah 2 — Identifikasi Aset==
==Langkah 2 — Identifikasi Aset==
Mahasiswa mengidentifikasi semua aset yang bernilai, dibagi menjadi tiga kategori:
Mahasiswa mengidentifikasi semua aset yang bernilai, dibagi menjadi tiga kategori:
A. Aset Data
 
===A. Aset Data===
Contoh pada SIAKAD:
Contoh pada SIAKAD:
Data mahasiswa (NIM, nama, alamat)
* Data mahasiswa (NIM, nama, alamat)
Nilai akademik
* Nilai akademik
KRS & KHS
* KRS & KHS
Data dosen
* Data dosen
Password pengguna
* Password pengguna
Log aktivitas sistem
* Log aktivitas sistem
B. Aset Sistem
 
Server aplikasi
===B. Aset Sistem===
Database server
* Server aplikasi
Website / portal akademik
* Database server
Jaringan kampus
* Website / portal akademik
Backup data
* Jaringan kampus
C. Aset Pengguna
* Backup data
Mahasiswa
 
Dosen
===C. Aset Pengguna===
Admin akademik
* Mahasiswa
Operator IT
* Dosen
* Admin akademik
* Operator IT
 
Prinsip penting:
Prinsip penting:
Jika aset hilang, rusak, atau bocor → ada dampak.
Jika aset hilang, rusak, atau bocor → ada dampak.


Langkah 3 — Identifikasi Ancaman
==Langkah 3 — Identifikasi Ancaman==
Untuk setiap aset, mahasiswa mengidentifikasi ancaman yang mungkin terjadi, baik sengaja maupun tidak sengaja.
Untuk setiap aset, mahasiswa mengidentifikasi ancaman yang mungkin terjadi, baik sengaja maupun tidak sengaja.
Contoh ancaman umum:
Contoh ancaman umum:
Human error
* Human error
Password lemah
* Password lemah
Akun tidak dicabut
* Akun tidak dicabut
Salah konfigurasi server
* Salah konfigurasi server
Serangan phishing
* Serangan phishing
Ransomware
* Ransomware
Server down
* Server down
Langkah 4 — Pemetaan Ancaman ke CIA Triad
 
==Langkah 4 — Pemetaan Ancaman ke CIA Triad==
Setiap ancaman dipetakan ke aspek CIA yang terdampak.
Setiap ancaman dipetakan ke aspek CIA yang terdampak.
Contoh Tabel CIA Impact
Contoh Tabel CIA Impact
Line 171: Line 177:
Kesalahan kecil dapat berdampak besar
Kesalahan kecil dapat berdampak besar
Keamanan bukan alat, tetapi cara berpikir
Keamanan bukan alat, tetapi cara berpikir


==Pranala Menarik==
==Pranala Menarik==


* [[Keamanan Informasi: Kuliah]]
* [[Keamanan Informasi: Kuliah]]

Revision as of 00:06, 12 February 2026

PRAKTEK 1: Identifikasi Aset & Ancaman

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti modul ini, mahasiswa mampu:

  • Mengidentifikasi aset informasi dan aset sistem pada sebuah sistem nyata
  • Mengidentifikasi ancaman keamanan terhadap aset tersebut
  • Menganalisis dampak keamanan berdasarkan CIA Triad
  • Menyajikan hasil analisis dalam bentuk diagram dan tabel yang terstruktur

Fokus utama modul ini adalah membangun cara berpikir keamanan, bukan konfigurasi teknis.

Konsep Inti yang Digunakan

  • CIA Triad
    • Confidentiality (Kerahasiaan)
    • Integrity (Keutuhan)
    • Availability (Ketersediaan)
  • Asset – Threat – Impact
    • Asset: apa yang bernilai dan harus dilindungi
    • Threat: apa yang dapat merusak aset
    • Impact: apa akibatnya jika ancaman terjadi

Tools yang Digunakan

Mahasiswa tidak membutuhkan tools teknis khusus. Gunakan:

  • Kertas / Whiteboard (diskusi manual)
  • draw.io / Excalidraw → membuat diagram aset & ancaman
  • Spreadsheet (Excel / Google Sheets / LibreOffice) → tabel analisis CIA

Langkah Praktikum (Step-by-Step)

Langkah 1 — Memilih Sistem Nyata

Mahasiswa memilih satu sistem yang familiar. Contoh:

  • Sistem Akademik Kampus
  • WhatsApp
  • Aplikasi E-Commerce
  • Sistem Absensi Online
  • Website UMKM

Catatan: Sistem tidak harus kompleks—yang penting nyata dan digunakan sehari-hari. Contoh pilihan sistem (digunakan di modul ini):

Sistem Akademik Kampus (SIAKAD)

Langkah 2 — Identifikasi Aset

Mahasiswa mengidentifikasi semua aset yang bernilai, dibagi menjadi tiga kategori:

A. Aset Data

Contoh pada SIAKAD:

  • Data mahasiswa (NIM, nama, alamat)
  • Nilai akademik
  • KRS & KHS
  • Data dosen
  • Password pengguna
  • Log aktivitas sistem

B. Aset Sistem

  • Server aplikasi
  • Database server
  • Website / portal akademik
  • Jaringan kampus
  • Backup data

C. Aset Pengguna

  • Mahasiswa
  • Dosen
  • Admin akademik
  • Operator IT

Prinsip penting:

Jika aset hilang, rusak, atau bocor → ada dampak.

Langkah 3 — Identifikasi Ancaman

Untuk setiap aset, mahasiswa mengidentifikasi ancaman yang mungkin terjadi, baik sengaja maupun tidak sengaja.

Contoh ancaman umum:

  • Human error
  • Password lemah
  • Akun tidak dicabut
  • Salah konfigurasi server
  • Serangan phishing
  • Ransomware
  • Server down

Langkah 4 — Pemetaan Ancaman ke CIA Triad

Setiap ancaman dipetakan ke aspek CIA yang terdampak. Contoh Tabel CIA Impact Aset Ancaman Confidentiality Integrity Availability Dampak Data nilai mahasiswa Akun admin bocor ❌ ❌ ✔️ Nilai dapat diubah Database akademik Server down ✔️ ✔️ ❌ KRS tidak bisa diakses Password pengguna Phishing ❌ ❌ ❌ Akses ilegal Sistem akademik Ransomware ❌ ❌ ❌ Sistem lumpuh

✔️ = aman ❌ = terganggu Catatan penting: Satu ancaman bisa merusak lebih dari satu aspek CIA sekaligus.


Langkah 5 — Analisis Dampak Mahasiswa mendiskusikan: Siapa yang terdampak? Seberapa serius dampaknya? Apakah dampaknya teknis, akademik, finansial, atau reputasi? Contoh dampak: Mahasiswa tidak bisa KRS Nilai salah → kelulusan tertunda Hilangnya kepercayaan terhadap sistem Potensi pelanggaran regulasi data pribadi

Output yang Harus Dikumpulkan 1. Diagram Aset & Ancaman Menggunakan draw.io / Excalidraw: Aset data Aset sistem Ancaman utama Hubungan antar komponen Contoh isi diagram: Mahasiswa → Login → SIAKAD → Database Nilai

                   ↑
               Phishing / Ransomware

2. Tabel Analisis CIA Impact Minimal berisi: Aset Ancaman Dampak ke Confidentiality Dampak ke Integrity Dampak ke Availability


Evaluasi Penilaian Penilaian bukan berdasarkan benar-salah teknis, tetapi pada kualitas berpikir keamanan: Aspek Bobot Ketepatan identifikasi aset 30% Kelengkapan ancaman 30% Ketepatan pemetaan CIA 30% Kejelasan presentasi 10%




Refleksi Penutup Modul Mahasiswa diharapkan menyadari bahwa: Keamanan dimulai dari memahami apa yang bernilai Ancaman tidak selalu canggih—seringkali sederhana Kesalahan kecil dapat berdampak besar Keamanan bukan alat, tetapi cara berpikir

Pranala Menarik