Circuit Dasar dan Perhitungan Elektronika: Difference between revisions

From OnnoCenterWiki
Jump to navigationJump to search
Onnowpurbo (talk | contribs)
New page: Circuit Dasar dan Perhitungan Sumber: Sunarto ­ YB0USJ Elektromagnet Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, setiap ada listrik tentu ada magnet dan sebaliknya. M...
 
Onnowpurbo (talk | contribs)
No edit summary
 
(34 intermediate revisions by 2 users not shown)
Line 1: Line 1:
Circuit Dasar dan Perhitungan
[[Image:Orari.jpg|right|100px|thumb|[[Organisasi Amatir Radio Indonesia]]]]
Sumber:  Sunarto ­ YB0USJ
 
Elektromagnet
Sumber:  Sunarto ­ YB0USJ/SK
Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, setiap ada listrik tentu ada magnet dan sebaliknya. Misalnya ada gulungan kawat tembaga dan pada gulungan tersebut kita alirkan listrik, maka akan timbul medan magnet, sebaliknya apabila kita menggerakkan magnet dekat gulungan tersebut, akan timbul listrik dalam gulungan itu.
 
Kalau kita  mempelajari  sifat­sifat listrik, maka  kita bayangkan listrik itu sebagai air. Ia dapat tertampung dan diam pada suatu  tempat dan bisa juga mengalir melalui suatu pipa. Listrik akan  mengalir bila ada perbedaan potensial atau perbedaan tekanan (voltage). Gaya yang menyebabkan listrik mengalir dinamakan Elektromotive Force (EMF).
 
Kalau listrik mengalir akan timbul gaya yang menahan lajunya aliran itu, gaya ini disebut Resistansi. Bahan yang mudah sekali mengalirkan listrik dinamakan  Konduktor  dan yang tidak bisa mengalirkan listrik dinamakan  Isolator.  Perak, tembaga, emas dan aluminum berturut­turut adalah  konduktor yang baik. Bahan yang pada kondisi tertentu menjadi konduktor dan pada kondisi lain menjadi isolator disebut Semikonduktor.
==Elektromagnet==
Komponen elektronik yang dibuat untuk menahan aliran listrik dinamakan Resistor. Suatu Kondensator adalah komponen elektronik yang dibuat untuk dapat mewadahi listrik. Suatu kumparan kalau dialiri listrik bisa menimbulkan  medan  magnet dan timbulnya  medan magnet, komponen elektronik ini disebut Induktor.
Listrik bisa mengalir ke satu arah saja dinamakan arus searah atau DC dan bisa juga alirannya bolak­balik disebut arus bolak­balik atau AC. Jumlah bolak­balik arah setiap detiknya dinamakan Frekuensi.
Magnet
Apabila kawat tembaga yang dililitkan pada sebatang besi dialiri listrik, batang besi tersebut akan menjadi magnetis. Tetapi kalau aliran listrik diputus, besi tidak magnetis lagi. Batang besi itu disebut megnet temporer, misalnya terdapat pada reley. Bila setelah listrik diputus, besi masih magnetis, maka batang besi itu disebut magnet permanen.
Solenoid
Arah medan magnet sesuai hukum Corkscrew dari Maxwell, kalau diputar ke kanan menuju ke depan (yang depan itu kutub utara magnet).


Permeability
Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, setiap ada listrik tentu ada magnet dan sebaliknya. Misalnya ada gulungan kawat tembaga dan pada gulungan tersebut kita alirkan listrik, maka akan timbul medan magnet, sebaliknya apabila kita menggerakkan magnet dekat gulungan tersebut, akan timbul listrik dalam gulungan itu.
Permeability relatif bahan untuk inti lilitan adalah:


Kalau kita  mempelajari  sifat-­sifat listrik, maka  kita bayangkan listrik itu sebagai air. Ia dapat tertampung dan diam pada suatu  tempat dan bisa juga mengalir melalui suatu pipa. Listrik akan  mengalir bila ada perbedaan potensial atau perbedaan tekanan (voltage). Gaya yang menyebabkan listrik mengalir dinamakan Elektromotive Force (EMF).


Kalau listrik mengalir akan timbul gaya yang menahan lajunya aliran itu, gaya ini disebut Resistansi. Bahan yang mudah sekali mengalirkan listrik dinamakan  Konduktor  dan yang tidak bisa mengalirkan listrik dinamakan  Isolator.  Perak, tembaga, emas dan aluminum berturut­turut adalah  konduktor yang baik. Bahan yang pada kondisi tertentu menjadi konduktor dan pada kondisi lain menjadi [[isolator]] disebut [[Semikonduktor]].


B = flux density
Komponen elektronik yang dibuat untuk menahan aliran listrik dinamakan [[Resistor]]. Suatu [[Kondensator]] adalah komponen elektronik yang dibuat untuk dapat mewadahi listrik. Suatu kumparan kalau dialiri listrik bisa menimbulkan  [[medan magnet]] dan timbulnya  [[medan magnet]], komponen elektronik ini disebut Induktor.
H = gaya magnetik


Gelombang elektromagnet.
Listrik bisa mengalir ke satu arah saja dinamakan [[arus searah]] atau [[DC]] dan bisa juga alirannya bolak­ balik disebut [[arus bolak­ balik]] atau [[AC]]. Jumlah bolak­balik arah setiap detiknya dinamakan Frekuensi.
Dalam perambatannya, gelombang magnet dan listrik selalu bersama­sama. Medan magnet selalu tegaklurus dengan medan listrik dan kedua-­duanya tegak lurus dengan arah perambatan.  
Magnet


Listrik
Apabila kawat tembaga yang dililitkan pada sebatang besi dialiri listrik, batang besi tersebut akan menjadi magnetis. Tetapi kalau aliran listrik diputus, besi tidak magnetis lagi. Batang besi itu disebut megnet temporer, misalnya terdapat pada reley. Bila setelah listrik diputus, besi masih magnetis, maka batang besi itu disebut magnet permanen.
Untuk keperluan perhitungan listrik dan untuk pembuatan rumus­rumus, digunakan symbol serta satuan­-satuan listrik sebagai berikut ini.


                                SYMBOL DAN SATUAN LISTRIK
NAMA SYMBOL SATUAN SINGKATAN
Muatan Listrik q Coulomb
Arus I Ampere A
Voltage E atau V Volt V
Waktu t Detik s


Resistansi R Ohm
==Solenoid==
Kapasitansi C Farad F
Induktansi L Henry H
Power W atau P Watt W
Frekuensi f Hertz Hz


Panj.Gelombang Meter m
Arah medan magnet sesuai hukum Corkscrew dari Maxwell, kalau diputar ke kanan menuju ke depan (yang depan itu kutub utara magnet).


Ekspresi Numerik Dalam Elektronika
Agar rumus dan perhitungan menjadi lebih praktis, angka­angka yang besar sekali dan yang kecil sekali diberikan ekspresi ringkas.


GIGA   (G) = 1.000.000.000
MEGA   (M) = 1.000.000
KILO   (k) = 1.000
MILLI   (m) = 0.001
MIKRO (μ) = 0.000.001
NANO   (n) = 0.000.000.001
PIKO   (p) = 0.000.000.000.001


Dalam  penulisan, singkatan­-singkatan tersebut digunakan sebagai pengganti tanda baca koma, misalnya 1,5K dituliskan 1K5 dan sebagainya.
==Permeability==


Hukum Ohm
Permeability relatif bahan untuk inti lilitan adalah:
Besarnya arus listrik yang mengalir dalam suatu konduktor sama dengan perbedaan potensial dibagi dengan resistansinya.


[[Image:Rums-permeability.jpg|center|100px|thumb]]


B = flux density
H = gaya magnetik


I  =  arus dalam Ampere
E =  emf dalam Volt
R = resistansi dalam Ohm.


Hukum Kirchoff 1
Jumlah arus menuju suatu titik cabang sama dengan jumlah arus yang meninggalkannya.
Hukum Kirchoff 2
Jumlah EMF dan penurunan potensial dalam suatu circuit tertutup sama dengan nol.


==Gelombang elektromagnet==


Voltage Puncak dan Voltage Root­Mean­Square (RMS)
Dalam perambatannya, gelombang magnet dan listrik selalu bersama­sama. Medan magnet selalu tegaklurus dengan medan listrik dan kedua-­duanya tegak lurus dengan arah perambatan.  
Bila kita mengukur voltage arus bolak­balik, maka yang terukur adalah Voltage Root­ Mean­
Square (RMS) yang disebut juga Voltage effektif.


VP =  1.414 Vrms
Vrms =  0.707 VP


VP =  Voltage puncak
Vrms = Voltage rms


Daya Listrik (Power)
==Listrik==
Untuk menghitung daya suatu arus listrik digunakan rumus.


Untuk keperluan perhitungan listrik dan untuk pembuatan rumus­rumus, digunakan symbol serta satuan­-satuan listrik sebagai berikut ini.


'''Simbol dan Satuan Listrik'''


P =  power dalam Watt : E = EMF dalam Volt ; I = arus dalam Ampere.
{|
|NAMA
|SYMBOL
|SATUAN
|SINGKATAN
|-
|Muatan Listrik
|q
|Coulomb
|
|-
|Arus
|I
|Ampere
|A
|-
|Voltage
|E atau V
|Volt
|V
|-
|Waktu
|t
|Detik
|s
|-
|Resistansi
|R
|Ohm
|-
|Kapasitansi
|C
|Farad
|F
|-
|Induktansi
|L
|Henry
|H
|-
|Power
|W atau P
|Watt
|W
|-
|Frekuensi
|f
|Hertz
|Hz
|-
|Panjang Gelombang
|
|Meter
|m
|}


Pengertian dB (decibel)
Untuk menyatakan perbandingan dua power, misalnya P1 dan P2 dalam elektronika
digunakan decibel.




==Ekspresi Numerik Dalam Elektronika==


Untuk menyatakan Gain suatu amplifier / penguat, bila impedansi input dan outputnya sama,
Agar rumus dan perhitungan menjadi lebih praktis, angka­angka yang besar sekali dan yang kecil sekali diberikan ekspresi ringkas.
digunakan.  


GIGA   (G) = 1.000.000.000
MEGA   (M) = 1.000.000
KILO   (k) = 1.000
MILLI   (m) = 0.001
MIKRO    (μ) = 0.000.001
NANO   (n) = 0.000.000.001
PIKO   (p) = 0.000.000.000.001


atau


Dalam  penulisan, singkatan­-singkatan tersebut digunakan sebagai pengganti tanda baca koma, misalnya 1,5K dituliskan 1K5 dan sebagainya.


Resistansi
Tahanan terhadap mengalirnya arus listrik


Resistor Seri
==Hukum Ohm==
Resistor yang dihubungkan secara seri, resitansi totalnya membesar.


Besarnya arus listrik yang mengalir dalam suatu konduktor sama dengan perbedaan potensial dibagi dengan resistansinya.
[[Image:Rumus-ohm.jpg|center|100px|thumb]]
I =  arus dalam Ampere
E =  emf dalam Volt
R = resistansi dalam Ohm.






==Hukum Kirchoff 1==


Resistor Paralel
Jumlah arus menuju suatu titik cabang sama dengan jumlah arus yang meninggalkannya.  
Resistor yang dihubungkan paralel, resitansi totalnya menjadi lebih kecil.




==Hukum Kirchoff 2==


Jumlah EMF dan penurunan potensial dalam suatu circuit tertutup sama dengan nol.




==Voltage Puncak dan Voltage Root­Mean­Square (RMS)==


Bila kita mengukur voltage arus bolak­balik, maka yang terukur adalah Voltage Root­ Mean­
Square (RMS) yang disebut juga Voltage effektif.


VP =  1.414 Vrms
Vrms =  0.707 VP


VP =  Voltage puncak
Vrms = Voltage rms


Kapasitansi
Kemampuan menyimpan muatan listrik dalam suatu dialekrik.


Kapasitor Paralel
Kapasitorr yang dihubungkan paralel, kapasitansi totalnya membesar.


==Daya Listrik (Power)==


Untuk menghitung daya suatu arus listrik digunakan rumus.
[[Image:Rumus-power.jpg|center|150px|thumb]]
P = power dalam Watt
E = EMF dalam Volt
I = arus dalam Ampere.






==Pengertian dB (decibel)==


Untuk menyatakan perbandingan dua power, misalnya P1 dan P2 dalam elektronika
digunakan decibel.
[[Image:Rumus-db-power.jpg|center|150px|thumb]]
Untuk menyatakan Gain suatu amplifier / penguat, bila impedansi input dan outputnya sama,
digunakan.
[[Image:Rumus-db-v.jpg|center|150px|thumb]]
atau
[[Image:Rumus-db-i1.jpg|center|150px|thumb]]




Kapasitor Seri
Kapasiotor yang dihubungkan seri, kapasitansi totalnya menjadi kecil.


==Resistansi==


Tahanan terhadap mengalirnya arus listrik




Capacitive Reactance
Tahanan arus listrik AC dalam kapasitor disebut reaktansi kapasitif () dalam Ohm


==Resistor Seri==


Resistor yang dihubungkan secara seri, resitansi totalnya membesar.
[[Image:Resistansi-seri.jpg|center|150px|thumb]]


Resistansi total adalah jumlah nilai tahanan.
[[Image:Rumus-resistansi-seri.jpg|center|150px|thumb]]


f  =  frekuensi dalam Hertz ; C = kapasitansi dalam Farad


Induktansi
Kemampuan conductor membangkitkan induksi listrik bila arus AC melewatinya


Induktor Seri
==Resistor Paralel==
Induktor yang dihubungkan seri, induktansi totalnya menjadi  lebih besar.


Resistor yang dihubungkan paralel, resitansi totalnya menjadi lebih kecil.
[[Image:Resistansi-paralel.jpg|center|150px|thumb]]
[[Image:Rumus-resistansi-paralel.jpg|center|150px|thumb]]




Induktor Paralel
Induktor yang dihubungkan paralel, induktansi totalnya menjadi  lebih kecil.


==Kapasitansi==
Kemampuan menyimpan muatan listrik dalam suatu dialekrik.




==Kapasitor Paralel==


Inductive Reactance
Kapasitor yang dihubungkan paralel, kapasitansi totalnya membesar.
Tahanan arus listrik AC dalam induktor disebut reaktansi induktif () dalam Ohm
[[Image:Capasitor-paralel.jpg|center|150px|thumb]]
Kapasitansi total adalah jumlah nilai kapasitor yang di paralel.
[[Image:Rumus-capasitor-paralel.jpg|center|150px|thumb]]




==Kapasitor Seri==


f = frekuensi dalam Hertz ; L = induktansi dalam Henry
Kapasiotor yang dihubungkan seri, kapasitansi totalnya menjadi kecil.
[[Image:Rumus-capasitor-seri.jpg|center|150px|thumb]]


Impedansi
Kombinasi  resistansi  dengan  reaktansi  disebut  Impedansi  (Z).  Resistansi  dan reaktansi tersebut dapat paralel dan dapat juga seri.


Circuit Seri


==Capacitive Reactance==


Circuit Paralel
Tahanan arus listrik AC dalam kapasitor disebut reaktansi kapasitif ( Xc ) dalam Ohm
[[Image:Rumus-capasitive-reactance.jpg|center|150px|thumb]]
f = frekuensi dalam Hertz
C = kapasitansi dalam Farad






Efek Piezoelectric
==Induktansi==
Jenis-­jenis kristal tertentu mempunyai sifat dapat membangkitkan muatan listrik bila pada permukaannya diberikan tekanan mekanik dan sebaliknya akan dapat menimbulkan tegangan mekanik bila pada permukaan tersebut diberikan muatan listrik, sifat in disebut efek piezoelectric.


Transformator
Kemampuan conductor membangkitkan induksi listrik bila arus AC melewatinya
Trafo adalah dua kumparan di atas suatu  inti.  Kumparan input disebut  primer (p) dan kumparan output disebut sekunder (s).






I = arus dalam Ampere ; V = voltage dalam Volt ; N = jumlah lilitan.
==Induktor Seri==


Circuit Rectifier atau Penyearah
Induktor yang dihubungkan seri, induktansi totalnya menjadi  lebih besar.
[[Image:Rumus-induktor-seri.jpg|center|150px|thumb]]


Frequency pada Resonance Circuit
Dalam resonance circuit jumlah capacitive dan inductive reactansinya nol, frekuensi resonansinya adalah:




                                                     
==Induktor Paralel==


Faktor Q suatu Resonance Circuit
Induktor yang dihubungkan paralel, induktansi totalnya menjadi  lebih kecil.
Faktor Q suatu resonance circuit menggambarkan kualitasnya. Yang berpengaruh besar terhadap faktor Q adalah induktornya.
[[Image:Rumus-induktor-paralel.jpg|center|150px|thumb]]






atau
==Inductive Reactance==


Tahanan arus listrik AC dalam induktor disebut reaktansi induktif ( XL ) dalam Ohm
[[Image:Rumus-induktive-reactance.jpg|center|150px|thumb]]
f = frekuensi dalam Hertz
L = induktansi dalam Henry


==Impedansi==


Dimana . Bila resistansi kawat induktor kecil, maka faktor Q menjadi besar, berarti kualitas resonance circuit makin tinggi.
Kombinasi  resistansi  dengan  reaktansi  disebut  Impedansi  (Z).   Resistansi  dan reaktansi tersebut dapat paralel dan dapat juga seri.  
Antena
Panjang gelombang radio di udara adalah :




===Circuit Seri===
[[Image:Rumus-impedansi-seri.jpg|center|150px|thumb]]


Panjang gelombang radio pada logam (antena) adalah:
===Circuit Paralel===
[[Image:Rumus-impedansi-paralel.jpg|center|150px|thumb]]




 
=  panjang gelombang dalam meter.
  f =  frekuensi dalam MHz.


Radiation Resistance
==Efek Piezoelectric==
Antena yang ideal merupakan resonance circuit, hanya mempunyai resistansi murni yang disebut  Radiation Resistance. Misalnya radiation resistance suatu antena diketahui 50 OHM, sedangkan arus antena sebesar 1 Ampere, maka didapatkan Power pancaran antena adalah:


Jenis-­jenis kristal tertentu mempunyai sifat dapat membangkitkan muatan listrik bila pada permukaannya diberikan tekanan mekanik dan sebaliknya akan dapat menimbulkan tegangan mekanik bila pada permukaan tersebut diberikan muatan listrik, sifat in disebut efek piezoelectric.






Amplifier
==Transformator==
Berbagai circuit dasar amplifier transistor adalah  common base,  common emitor dan common colector, sebagai berikut ini.
                                                 
Oscilator
Suatu  bagian  penting  pada  pesawat  radio  adalah  osilator.  Osilator  dapat  dibuat dengan kristal atau dengan L­C circuit, ada dua jenis osilator L­C yang terkenal, yaitu,


Osilator Hartley
Trafo adalah dua kumparan di atas suatu  inti.  Kumparan input disebut  primer (p) dan kumparan output disebut sekunder (s).
[[Image:Rumus-transformator.jpg|center|150px|thumb]]
I = arus dalam Ampere
V = voltage dalam Volt
N = jumlah lilitan.






==Circuit Rectifier atau Penyearah==








==Frequency pada Resonance Circuit==


Dalam resonance circuit jumlah capacitive dan inductive reactansinya nol, frekuensi resonansinya adalah:
[[Image:Rumus-frekuensi-resonansi.jpg|center|150px|thumb]]


                                                     


==Faktor Q suatu Resonance Circuit==


Oscilator Colpitts
Faktor Q suatu resonance circuit menggambarkan kualitasnya. Yang berpengaruh besar terhadap faktor Q adalah induktornya.
[[Image:Rumus-faktor-q1.jpg|center|150px|thumb]]
atau
[[Image:Rumus-faktor-q2.jpg|center|150px|thumb]]
Dimana .
[[Image:Rumus-faktor-q3.jpg|center|150px|thumb]]


Bila resistansi kawat induktor kecil, maka faktor Q menjadi besar, berarti kualitas resonance circuit makin tinggi.






==Antena==


Panjang gelombang radio di udara adalah :
[[Image:Rumus-panjang-gelombang-udara.jpg|center|150px|thumb]]
Panjang gelombang radio pada logam (antena) adalah:
[[Image:Rumus-panjang-gelombang-logam.jpg|center|150px|thumb]]
λ = panjang gelombang dalam meter.
f = frekuensi dalam MHz.






Circuit Dasar Filter
Beberapa circuit dasar low­pass, high pass dan band­pass filter terlihat pada gambar berikut ini.


Low Pass Filter
==Radiation Resistance==


Antena yang ideal merupakan resonance circuit, hanya mempunyai resistansi murni yang disebut  Radiation Resistance. Misalnya radiation resistance suatu antena diketahui 50 OHM, sedangkan arus antena sebesar 1 Ampere, maka didapatkan Power pancaran antena adalah:
[[Image:Rumus-power-pancaran.jpg|center|150px|thumb]]






==Amplifier==


High Pass Filter
Berbagai circuit dasar amplifier transistor adalah  common base,  common emitor dan common colector, sebagai berikut ini.
           


                                     
==Oscilator==


Suatu  bagian  penting  pada  pesawat  radio  adalah  osilator.  Osilator  dapat  dibuat dengan kristal atau dengan L­C circuit, ada dua jenis osilator L­C yang terkenal, yaitu,


===Osilator Hartley===
[[Image:Oscillator-hartley.jpg|center|200px|thumb]]


===Oscilator Colpitts===
[[Image:Oscillator-collpits.jpg|center|200px|thumb]]






==Circuit Dasar Filter==
Beberapa circuit dasar low­pass, high pass dan band­pass filter terlihat pada gambar berikut ini.


===Low Pass Filter===
[[Image:Filter-low-pass.jpg|center|200px|thumb]]


Band Pass Filter  
===High Pass Filter===
[[Image:Filter-high-pass.jpg|center|200px|thumb]]


===Band Pass Filter===
[[Image:Filter-band-pass.jpg|center|200px|thumb]]






==Kelas RF Amplifier==




Kelas A : Output linear satu gelombang penuh.
Kelas AB : Output setengah gelombang lebih
Kelas B : Output setengah gelombang
Kelas C : Output kurang dari 1/2 gelombang, efisiensi sampai 80%.


Kelas A biasanya  digunakan  untuk  signal  kecil  atau  power  RF  amplifier  single  ended,
sedangkan kelas B dab AB digunakan pada RF amplifier push­pull. Kelas C lebih banyak digunakan di pemancar frekuensi tinggi terutama jika digunakan modulasi FM.




Kelas RF Amplifier                                             


Kelas A : Output linear satu gelombang penuh.


Kelas AB : Output setengah gelombang lebih
==Pranala Menarik==
Kelas B : Output setengah gelombang
Kelas C : Output kurang dari 1/2 gelombang, efisiensi sampai 80%.


Kelas A biasanya  digunakan  untuk  signal  kecil  atau  power  RF  amplifier  single  ended,
* [[Panduan Amatir Radio]]
sedangkan kelas B dab AB digunakan pada RF amplifier push­pull. Kelas C lebih banyak digunakan di pemancar frekuensi tinggi terutama jika digunakan modulasi FM.
** [[Kode Etik Amatir Radio]]
** [[Sejarah Amatir Radio Indonesia]]
** [[Aktifitas Amatir Radio]]
** [[Organisasi Amatir Radio Indonesia]]
** [[Aturan Kegiatan Amatir Radio]]
** [[Tata Cara Berkomunikasi]]
** [[Berkomunikasi Menggunakan Kode Morse]]
** [[Konsep Dasar Radio]]
** [[Dasar Elektronika]]
** [[Elektronika Radio]]
** [[Antenna Amatir Radio]]
** [[Propagasi]]

Latest revision as of 03:05, 25 September 2011

Organisasi Amatir Radio Indonesia

Sumber: Sunarto ­ YB0USJ/SK


Elektromagnet

Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, setiap ada listrik tentu ada magnet dan sebaliknya. Misalnya ada gulungan kawat tembaga dan pada gulungan tersebut kita alirkan listrik, maka akan timbul medan magnet, sebaliknya apabila kita menggerakkan magnet dekat gulungan tersebut, akan timbul listrik dalam gulungan itu.

Kalau kita mempelajari sifat-­sifat listrik, maka kita bayangkan listrik itu sebagai air. Ia dapat tertampung dan diam pada suatu tempat dan bisa juga mengalir melalui suatu pipa. Listrik akan mengalir bila ada perbedaan potensial atau perbedaan tekanan (voltage). Gaya yang menyebabkan listrik mengalir dinamakan Elektromotive Force (EMF).

Kalau listrik mengalir akan timbul gaya yang menahan lajunya aliran itu, gaya ini disebut Resistansi. Bahan yang mudah sekali mengalirkan listrik dinamakan Konduktor dan yang tidak bisa mengalirkan listrik dinamakan Isolator. Perak, tembaga, emas dan aluminum berturut­turut adalah konduktor yang baik. Bahan yang pada kondisi tertentu menjadi konduktor dan pada kondisi lain menjadi isolator disebut Semikonduktor.

Komponen elektronik yang dibuat untuk menahan aliran listrik dinamakan Resistor. Suatu Kondensator adalah komponen elektronik yang dibuat untuk dapat mewadahi listrik. Suatu kumparan kalau dialiri listrik bisa menimbulkan medan magnet dan timbulnya medan magnet, komponen elektronik ini disebut Induktor.

Listrik bisa mengalir ke satu arah saja dinamakan arus searah atau DC dan bisa juga alirannya bolak­ balik disebut arus bolak­ balik atau AC. Jumlah bolak­balik arah setiap detiknya dinamakan Frekuensi. Magnet

Apabila kawat tembaga yang dililitkan pada sebatang besi dialiri listrik, batang besi tersebut akan menjadi magnetis. Tetapi kalau aliran listrik diputus, besi tidak magnetis lagi. Batang besi itu disebut megnet temporer, misalnya terdapat pada reley. Bila setelah listrik diputus, besi masih magnetis, maka batang besi itu disebut magnet permanen.


Solenoid

Arah medan magnet sesuai hukum Corkscrew dari Maxwell, kalau diputar ke kanan menuju ke depan (yang depan itu kutub utara magnet).


Permeability

Permeability relatif bahan untuk inti lilitan adalah:

B = flux density 
H = gaya magnetik


Gelombang elektromagnet

Dalam perambatannya, gelombang magnet dan listrik selalu bersama­sama. Medan magnet selalu tegaklurus dengan medan listrik dan kedua-­duanya tegak lurus dengan arah perambatan.


Listrik

Untuk keperluan perhitungan listrik dan untuk pembuatan rumus­rumus, digunakan symbol serta satuan­-satuan listrik sebagai berikut ini.

Simbol dan Satuan Listrik

NAMA SYMBOL SATUAN SINGKATAN
Muatan Listrik q Coulomb
Arus I Ampere A
Voltage E atau V Volt V
Waktu t Detik s
Resistansi R Ohm
Kapasitansi C Farad F
Induktansi L Henry H
Power W atau P Watt W
Frekuensi f Hertz Hz
Panjang Gelombang Meter m


Ekspresi Numerik Dalam Elektronika

Agar rumus dan perhitungan menjadi lebih praktis, angka­angka yang besar sekali dan yang kecil sekali diberikan ekspresi ringkas.

GIGA	  (G)	= 1.000.000.000 
MEGA	  (M)	= 1.000.000 
KILO	  (k)	= 1.000 
MILLI	  (m)	= 0.001 
MIKRO    (μ)	= 0.000.001 
NANO	  (n)	= 0.000.000.001 
PIKO	  (p)	= 0.000.000.000.001 


Dalam penulisan, singkatan­-singkatan tersebut digunakan sebagai pengganti tanda baca koma, misalnya 1,5K dituliskan 1K5 dan sebagainya.


Hukum Ohm

Besarnya arus listrik yang mengalir dalam suatu konduktor sama dengan perbedaan potensial dibagi dengan resistansinya.

I =  arus dalam Ampere
E =  emf dalam Volt
R = resistansi dalam Ohm.


Hukum Kirchoff 1

Jumlah arus menuju suatu titik cabang sama dengan jumlah arus yang meninggalkannya.


Hukum Kirchoff 2

Jumlah EMF dan penurunan potensial dalam suatu circuit tertutup sama dengan nol.


Voltage Puncak dan Voltage Root­Mean­Square (RMS)

Bila kita mengukur voltage arus bolak­balik, maka yang terukur adalah Voltage Root­ Mean­ Square (RMS) yang disebut juga Voltage effektif.

VP	=  1.414 Vrms
Vrms	=  0.707 VP 
VP	=  Voltage puncak 
Vrms	= Voltage rms 


Daya Listrik (Power)

Untuk menghitung daya suatu arus listrik digunakan rumus.

P = power dalam Watt
E = EMF dalam Volt
I = arus dalam Ampere.


Pengertian dB (decibel)

Untuk menyatakan perbandingan dua power, misalnya P1 dan P2 dalam elektronika digunakan decibel.

Untuk menyatakan Gain suatu amplifier / penguat, bila impedansi input dan outputnya sama, digunakan.

atau


Resistansi

Tahanan terhadap mengalirnya arus listrik


Resistor Seri

Resistor yang dihubungkan secara seri, resitansi totalnya membesar.

Resistansi total adalah jumlah nilai tahanan.


Resistor Paralel

Resistor yang dihubungkan paralel, resitansi totalnya menjadi lebih kecil.


Kapasitansi

Kemampuan menyimpan muatan listrik dalam suatu dialekrik.


Kapasitor Paralel

Kapasitor yang dihubungkan paralel, kapasitansi totalnya membesar.

Kapasitansi total adalah jumlah nilai kapasitor yang di paralel.


Kapasitor Seri

Kapasiotor yang dihubungkan seri, kapasitansi totalnya menjadi kecil.


Capacitive Reactance

Tahanan arus listrik AC dalam kapasitor disebut reaktansi kapasitif ( Xc ) dalam Ohm

f = frekuensi dalam Hertz
C = kapasitansi dalam Farad 


Induktansi

Kemampuan conductor membangkitkan induksi listrik bila arus AC melewatinya


Induktor Seri

Induktor yang dihubungkan seri, induktansi totalnya menjadi lebih besar.


Induktor Paralel

Induktor yang dihubungkan paralel, induktansi totalnya menjadi lebih kecil.


Inductive Reactance

Tahanan arus listrik AC dalam induktor disebut reaktansi induktif ( XL ) dalam Ohm

f = frekuensi dalam Hertz
L = induktansi dalam Henry

Impedansi

Kombinasi resistansi dengan reaktansi disebut Impedansi (Z). Resistansi dan reaktansi tersebut dapat paralel dan dapat juga seri.


Circuit Seri

Circuit Paralel


Efek Piezoelectric

Jenis-­jenis kristal tertentu mempunyai sifat dapat membangkitkan muatan listrik bila pada permukaannya diberikan tekanan mekanik dan sebaliknya akan dapat menimbulkan tegangan mekanik bila pada permukaan tersebut diberikan muatan listrik, sifat in disebut efek piezoelectric.


Transformator

Trafo adalah dua kumparan di atas suatu inti. Kumparan input disebut primer (p) dan kumparan output disebut sekunder (s).

I = arus dalam Ampere
V = voltage dalam Volt
N = jumlah lilitan. 


Circuit Rectifier atau Penyearah

Frequency pada Resonance Circuit

Dalam resonance circuit jumlah capacitive dan inductive reactansinya nol, frekuensi resonansinya adalah:


Faktor Q suatu Resonance Circuit

Faktor Q suatu resonance circuit menggambarkan kualitasnya. Yang berpengaruh besar terhadap faktor Q adalah induktornya.

atau

Dimana .

Bila resistansi kawat induktor kecil, maka faktor Q menjadi besar, berarti kualitas resonance circuit makin tinggi.


Antena

Panjang gelombang radio di udara adalah :

Panjang gelombang radio pada logam (antena) adalah:

λ = panjang gelombang dalam meter.
f = frekuensi dalam MHz. 



Radiation Resistance

Antena yang ideal merupakan resonance circuit, hanya mempunyai resistansi murni yang disebut Radiation Resistance. Misalnya radiation resistance suatu antena diketahui 50 OHM, sedangkan arus antena sebesar 1 Ampere, maka didapatkan Power pancaran antena adalah:


Amplifier

Berbagai circuit dasar amplifier transistor adalah common base, common emitor dan common colector, sebagai berikut ini.


Oscilator

Suatu bagian penting pada pesawat radio adalah osilator. Osilator dapat dibuat dengan kristal atau dengan L­C circuit, ada dua jenis osilator L­C yang terkenal, yaitu,

Osilator Hartley

Oscilator Colpitts


Circuit Dasar Filter

Beberapa circuit dasar low­pass, high pass dan band­pass filter terlihat pada gambar berikut ini.

Low Pass Filter

High Pass Filter

Band Pass Filter


Kelas RF Amplifier

Kelas A	: Output linear satu gelombang penuh. 
Kelas AB	: Output setengah gelombang lebih 
Kelas B	: Output setengah gelombang 
Kelas C	: Output kurang dari 1/2 gelombang, efisiensi sampai 80%. 

Kelas A biasanya digunakan untuk signal kecil atau power RF amplifier single ended, sedangkan kelas B dab AB digunakan pada RF amplifier push­pull. Kelas C lebih banyak digunakan di pemancar frekuensi tinggi terutama jika digunakan modulasi FM.



Pranala Menarik